Wabup Lombok Timur Resmikan Sekolah Lansia S2 Sehat Ceria Bagik Payung Selatan

Rabu, 9 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lombok Timur, Edwin Hadiwijaya, Kepala BKKBN NTB, Lalu Makripuddin, Relawan Sharing Happiness dan Yayasan Cahaya untuk Negeri Luncurkan dan Resmikan Sekolah Lansia "S2 Sehat Ceria" Desa Bagik Payung Selatan, Kecamatan Suralaga di Ballroom Kantor Bupati, Rabu 9 Juli 2025. (Foto: Lombokini.com/Diskominfo).

Wakil Bupati Lombok Timur, Edwin Hadiwijaya, Kepala BKKBN NTB, Lalu Makripuddin, Relawan Sharing Happiness dan Yayasan Cahaya untuk Negeri Luncurkan dan Resmikan Sekolah Lansia "S2 Sehat Ceria" Desa Bagik Payung Selatan, Kecamatan Suralaga di Ballroom Kantor Bupati, Rabu 9 Juli 2025. (Foto: Lombokini.com/Diskominfo).

LOMBOKINI.com Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, meluncurkan dan meresmikan Sekolah Lansia Standar 2 (S2) Sehat Ceria di Desa Bagik Payung Selatan (BPS), Kecamatan Suralaga, Rabu 9 Juli 2025. Acara berlangsung di Ballroom Kantor Bupati.

Program ini mewujudkan lansia menjadi SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, Bermartabat) dengan mengusung tema “Akademi Tingkat Akhir: Sehat, Berdaya, dan Bahagia Hingga Akhir”. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi NTB Lalu Makripuddin, Kepala OPD, Ketua GOW, Ketua DWP, Camat, serta calon siswa lansia menghadiri peluncuran ini.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Edwin Hadiwijaya menyampaikan harapan agar program ini bisa meluas ke seluruh kecamatan.

Baca Juga :  Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia

“Kita sangat membutuhkan sinergi dengan relawan. Jika sukses di Kecamatan Suralaga, kita akan replikasinya ke kecamatan lain,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi kontribusi Relawan Sharing Happiness dan Yayasan Cahaya untuk Negeri. DP3AKB Lombok Timur mengelola program ini.

Kepala DP3AKB Lotim, H. Ahmat, menjelaskan bahwa program ini merupakan praktik baik kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL) dan implementasi Sekolah Standar 2.

“Kami merancang program ini untuk memberikan pendidikan bermakna guna meningkatkan kualitas hidup serta memenuhi hak lansia agar tetap sehat, berdaya, dan produktif,” paparnya.

Baca Juga :  Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Sementara itu, Kepala BKKBN NTB Lalu Makripuddin menegaskan bahwa pembelajaran bagi lansia tidak boleh melebihi satu jam per sesi.

“Harapannya, lansia tetap produktif dan bahagia tanpa terbebani. Sekolah ini adalah wadah pemberdayaan,” jelasnya.

Ke depan, sekolah lansia akan melengkapi kegiatannya dengan makan bergizi gratis, pemeriksaan kesehatan rutin, senam sehat, dan siraman rohani. Syarat penting bagi peserta adalah memiliki hasil karya kerajinan tangan sebagai bukti produktivitas.

Acara menutup dengan penyerahan simbolis bantuan sembako kepada peserta lansia untuk mendukung kesejahteraan dan memotivasi mereka tetap aktif berdaya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
BAZNAS Lotim Tinjau Langsung Calon Penerima MAHYANI di Gili Beleq
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Kamis, 10 September 2026 - 14:48 WITA

Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terbaru