Haerul Warisin Serahkan Pimpinan Lombok Timur ke Edwin Hadiwijaya Selama Retret Kepala Daerah

Kamis, 20 Februari 2025 - 22:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Haerul Warisin Serahkan Pimpinan Lombok Timur ke Edwin Hadiwijaya Selama Retreat Kepala Daerah. (Foto: Lombokini.com).

Haerul Warisin Serahkan Pimpinan Lombok Timur ke Edwin Hadiwijaya Selama Retreat Kepala Daerah. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Wakil Bupati Lombok Timur, HM Edwin Hadiwijaya, akan memimpin sementara pemerintahan daerah selama sepekan. Hal ini disebabkan Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, harus mengikuti kegiatan retret atau orientasi kepala daerah di Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah, mulai 21 hingga 28 Februari 2025.

“Selama seminggu ke depan, sementara Pak Wabup yang memimpin Lombok Timur,” ujar Bupati Lombok Timur Haerul Warisin di Jakarta, usai pelantikan, Kamis 20 Februari 2025.

Retret ini bertujuan memberikan orientasi, pembekalan, dan pelatihan bagi kepala daerah yang baru dilantik. Kegiatan ini mencakup berbagai aktivitas seperti senam pagi, pelatihan kedisiplinan, pengarahan dari Presiden dan Wakil Presiden, serta materi mengenai pencegahan korupsi, pertumbuhan ekonomi, hilirisasi, dan reformasi birokrasi.

Baca Juga :  TGB Tegaskan Pemerintah Harus Jadi Fasilitator, Bukan Pesaing Rakyat

Pelaksanaan retret dibagi dalam dua gelombang. Gelombang pertama diikuti oleh 505 kepala daerah, sementara gelombang kedua diikuti oleh 40 kepala daerah yang masih menunggu putusan Mahkamah Konstitusi (MK) terkait hasil Pilkada 2024.

Setelah menyelesaikan program di Magelang, Bupati Haerul Warisin akan kembali memimpin Lombok Timur.

Dia mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban selama masa mengikuti kegiatan ini serta mengharapkan dukungan dari para tokoh masyarakat.

Baca Juga :  KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur

Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur dilaksanakan serentak bersama 959 kepala daerah terpilih lainnya. Prosesi ini berlangsung sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 13 Tahun 2025 tentang Tata Cara Pelantikan Kepala dan Wakil Kepala Daerah.

Dalam prosesi tersebut, Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur memulai acara dengan mengikuti kirab dari Monumen Nasional (Monas) menuju halaman Istana Merdeka.

Presiden Prabowo Subianto memimpin sumpah jabatan, yang diikuti oleh seluruh kepala daerah yang dilantik. Prosesi pelantikan ini berlangsung khidmat dan lancar.***

Berita Terkait

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim
Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara
Pemkab Lotim dan PT Energi Selaparang Tandai Batas 25 Hektare Wisata Joben
Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:34 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Warisan Ilmu Kecepatan Tangan

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Kebudayaan di Nusa Tenggara Barat . (Foto: Lombokini.com).

Opini

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:15 WITA

Okky Afriwan, SE, MBA: Dosen Fakultas Ilmu Komputer dan Kecerdasan Artifisial Universitas Teknologi Mataram (Foto: Istimewa)

Opini

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:55 WITA