Laskar Sasak Soroti Lambannya Penataan OPD di NTB

Rabu, 11 Februari 2026 - 12:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum DPP Laskar Sasak, Lalu Muhammad Ali Sadikin alias Miq Denta, memimpin rapat atau memberikan pengarahan kepada anggota organisasi dalam sebuah pertemuan beberapa waktu lalu. (Foto: Lombokini.com).

Ketua Umum DPP Laskar Sasak, Lalu Muhammad Ali Sadikin alias Miq Denta, memimpin rapat atau memberikan pengarahan kepada anggota organisasi dalam sebuah pertemuan beberapa waktu lalu. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Organisasi Laskar Sasak menyoroti kelembaman Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam menata Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berdasarkan Struktur Organisasi dan Tata Kerja (SOTK) yang baru. Mereka menilai kelambanan ini akan mengganggu roda pemerintahan.

Ketua Umum DPP Laskar Sasak, Lalu Muhammad Ali Sadikin alias Miq Denta, mengungkapkan penataan OPD di NTB sudah berlangsung terlalu lama.

“Roda pemerintahan harus terus berjalan. Lambannya penataan ini berdampak buruk bagi daerah,” ujarnya di Mataram, Rabu 11 Februari 2026.

Ia menyatakan kelambanan itu mengganggu beberapa pelayanan masyarakat. Menurutnya, banyak jabatan yang terlalu lama kosong dan seharusnya dapat segera diisi.

Baca Juga :  Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih

Miq Denta menyayangkan sikap pemerintah yang justru merumitkan proses pergeseran pejabat dengan berbagai alasan seperti melalui panitia seleksi (pansel), beauty contest, atau job fit. Padahal, Gubernur bisa melakukan pergeseran tanpa proses panjang tersebut.

“Gubernur punya hak prerogatif dalam memilih pejabat yang dipercaya. Harusnya itu dipergunakan. Tanpa melaksanakan pansel pun, Gubernur bisa memilih siapa yang akan menjadi pejabat,” tegasnya.

Ia mendorong Gubernur untuk tegas dan menggunakan kewenangannya langsung untuk mengisi jabatan secara cepat. Hal itu penting agar pemerintahan berjalan dan tidak terpengaruh bisikan-bisikan yang tidak jelas.

Baca Juga :  Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

Miq Denta memperingatkan, kelambanan ini bisa menggagalkan visi “NTB Makmur Mendunia”. Visi itu, lanjutnya, berpotensi hanya menjadi pajangan di baliho tanpa dampak nyata pada peningkatan SDM atau pembangunan.

“NTB Makmur Mendunia hanya akan jadi khayalan. Program-program yang digembor-gemborkan selama ini tidak bisa berjalan maksimal dan akan mengarah pada kemunduran daerah,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi NTB hingga saat ini masih melakukan penataan pada setiap OPD sesuai SOTK baru. ***

Penulis : Muhammad Asman

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia
Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi
Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C
Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih
Kapolri dan Titiek Soeharto Panen Bawang Putih dan Lakukan Peletakan Batu Pertama Gudang Benih Sembalun

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 08:00 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Pertanyaan Seputar Cerpen

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:34 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Warisan Ilmu Kecepatan Tangan

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Nasional

Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:31 WITA