Oknum Catut Nama Kadis Pertanian Lotim untuk Memeras Pengecer Pupuk Bersubsidi

Jumat, 16 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur Lalu Pathul Kasturi. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur Lalu Pathul Kasturi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Seorang oknum tidak dikenal memeras sejumlah pengecer pupuk bersubsidi dengan mencantumkan nama Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur. Oknum tersebut mengirim ancaman halus dan meminta sejumlah uang melalui aplikasi WhatsApp.

Salah satu pengecer di wilayah selatan mengungkapkan, oknum itu menghubunginya via WhatsApp. Pelaku membawa-bawa nama Kadis Pertanian untuk mengatur alokasi pupuk sekaligus meminta uang dengan menyertakan nomor rekening pribadi.

“Dia bilang ini perintah Kadis. Tapi kami curiga karena tidak ada surat resmi dan tidak pernah ada rapat koordinasi. Kami dimintai uang,” ungkap pengecer yang enggan disebut namanya, pada Kamis 15 Januri 2026.

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Lalu Pathul Kasturi, menegaskan instansinya tidak pernah mengeluarkan instruksi di luar regulasi resmi.

Baca Juga :  Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Ia menekankan bahwa seluruh distribusi pupuk wajib mengacu pada RDKK dan jalur administrasi yang jelas.

“Kami tidak pernah memberi perintah yang tidak tertulis. Kalau ada oknum mengatasnamakan dinas atau membawa nama pimpinan, itu murni tindakan individu dan bukan kebijakan kami,” tegasnya.

Karena Dinas Pertanian meminta para pengecer segera melapor jika ada pihak yang memaksa atau menekan di luar ketentuan hukum.

Pencatutan nama pejabat itu berpotensi merusak tatanan distribusi dan mengganggu pasokan pupuk kepada petani.

“Sedang kami telusuri, memang praktik seperti ini sering terjadi, dan tentu harus kami atensi penuh,” ujarnya.

Baca Juga :  DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Dinas juga mengimbau masyarakat, khususnya petani, agar tidak mudah percaya pada isu liar seputar “perintah pejabat” yang beredar. Mereka menegaskan bahwa mekanisme resmi bersifat terbuka dan tidak disampaikan melalui instruksi perorangan.

“Kalau ada yang mencatut nama Kadis, segera laporkan. Jangan diteruskan, jangan dijadikan dasar mengambil keputusan,” jelasnya.

Dinas Pertanian juga mendorong para pengecer untuk berani melapor. Laporan yang cepat akan mempermudah proses pelacakan dan penindakan terhadap oknum tersebut.

“Ini bukan hanya soal nama dicemarkan, tetapi merugikan pengecer dan mengganggu distribusi pupuk. Silakan lapor ke kami atau langsung ke aparat,” pungkasnya. ***

Editor : Namudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Drs. H. Haerul Warisin, M.Si. (Foto: Lombokini.com)

Opini

TPAKD Award 2026:Tanpa Kemiskinan  

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:20 WITA