Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan Penghasil PAD yang Diabaikan Pemkab Lotim

Senin, 3 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kalijaga Timur blokir jalan, pada Senin 3 November 2025.  Mreka kecewa bupati ingkari janji perbaikan tahun ini. (Foto: Lombokini.com).

Warga Kalijaga Timur blokir jalan, pada Senin 3 November 2025. Mreka kecewa bupati ingkari janji perbaikan tahun ini. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Warga Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, memblokir jalan sepanjang 2,5 kilometer dengan menanam pohon pisang dan membangun blokade menggunakan batang pohon kelapa, Senin 3 November 2025.

Aksi protes ini mereka lakukan sebagai bentuk kekecewaan karena ruas jalan Bagiknyaka-Kalijaga Timur yang rusak parah tidak masuk dalam daftar prioritas perbaikan Pemerintah Daerah Lombok Timur tahun ini.

Kerusakan jalan tersebut terutama disebabkan oleh lalu lintas truk pengangkut material tambang galian C. Namun, pemerintah daerah justru mengabaikan ruas jalan ini dalam program perbaikannya.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Kekecewaan Memuncak, Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan Penghasil PAD yang Diabaikan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
Kekecewaan Memuncak, Warga Kalijaga Timur Blokir Jalan Penghasil PAD yang Diabaikan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

“Ruas jalan Bagiknyaka-Kalijaga Timur tidak masuk menjadi prioritas pengerjaan tahun ini. Padahal, masyarakat kami sudah lama menunggu realisasi janji perbaikan dari pemerintah daerah,” ungkap Kepala Desa Kalijaga Timur, Hiswaton, kepada media Senin 3 November 2025.

Dia menegaskan bahwa jalan tersebut merupakan akses vital yang menghubungkan aktivitas pertanian dan pertambangan. Jalan ini, menurutnya, turut menyumbang Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Timur.

Baca Juga :  Bupati Lotim dan Lobar Bersepakat, Solusi Nyata atau Sandiwara Birokrasi?

“Kami menagih janji Bapak Bupati. Mengapa jalan yang menjadi salah satu sumber PAD tidak masuk prioritas? Ini jelas membuat warga kecewa,” pungkasnya.

Warga Kalijaga Timur Tutup Jalan dengan pohon Kelapa, Protes Janji Perbaikan yang Mangkir.
Warga Kalijaga Timur Tutup Jalan dengan pohon Kelapa, Protes Janji Perbaikan yang Mangkir. (Foto: Lombokini.com).

Melalui aksi blokade ini, warga berharap pemerintah tidak hanya berjanji, tetapi segera mengambil langkah konkret. Mereka menegaskan bahwa jalan sepanjang 2,5 kilometer itu bukan sekadar kebutuhan desa, melainkan jalur vital yang mendukung roda perekonomian Lombok Timur secara keseluruhan. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA