Video Viral Pro-Kontra, Bupati Iron Buka Dasar Kebijakan Pariwisata Ekas

Rabu, 18 Juni 2025 - 18:37 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Video Viral Pro-Kontra, Bupati Iron Buka Dasar Kebijakan Pariwisata Ekas. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar)

Video Viral Pro-Kontra, Bupati Iron Buka Dasar Kebijakan Pariwisata Ekas. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar)

LOMBOKINI.com Bupati Lombok Timur Haerul Warisin akhirnya memberikan klarifikasi terkait video viral yang memicu pro-kontra di media sosial. Dalam keterangannya, ia menegaskan bahwa kebijakannya bertujuan membenahi kawasan wisata Ekas, bukan membatasi akses wisatawan.

Sebelumnya, Bupati menyoroti penurunan pemasukan pajak dari pelaku usaha pariwisata setempat. Para pengusaha mengaku, wisatawan yang biasanya menginap seminggu, kini hanya tinggal 1-2 hari sebelum berpindah ke lokasi lain.

“Kebijakan ini kami ambil untuk meningkatkan PAD dan menjaga kesejahteraan masyarakat lokal,” tegas Haerul Warusin, pada awak media, Rabu 18 Juni 2025.

Ia juga mengajak pelaku usaha mendukung regulasi pajak demi mempertahankan industri pariwisata Lombok Timur.

Baca Juga :  Sejarah Lahirnya Lombok Timur

Namun, kebijakan ini menuai kritik. Sejumlah pelaku wisata dan netizen menilai langkah ini terlalu restriktif. Forum Penggiat Pariwisata Teluk Awang pun meminta pemerintah pusat dan Provinsi NTB turun tangan.

Merespons hal ini, Satpol PP Lombok Timur mengerahkan petugas untuk berpatroli di kawasan wisata guna menjaga ketertiban.

Dalam video viral tersebut, Bupati yang akrap dipanggil Haji Iron itu menyatakan, “Kalian punya laut, punya segala macam, ke sana aja, jangan ke sini (Lombok Timur_red), biar masyarakat sama-sama dapat makan. Pernyataan ini ditujukan kepada pelaku wisata dari Lombok Tengah, yang ia anggap perlu memberi ruang bagi usaha lokal.

Baca Juga :  Truk Overload Galian C Merusak Jalan Utama Desa Kalijaga Timur

Bupati Iron mengaku, kebijakan ini berangkat dari keluhan pengusaha pariwisata Lombok Timur Selatan. “Saya melakukan ini karena mereka menyampaikan masalah yang terjadi bertahun-tahun tanpa mendapat perhatian pemerintah,” jelas Iron.

Ia juga mengungkapkan, pajak terus menurun seiring berkurangnya masa inap wisatawan. “Saya mengumpulkan mereka di Ekas untuk mencari solusi,” tambahnya.

Ke depan, diharapkan tercipta solusi terbaik agar tidak memicu polemik berkepanjangan. Dengan demikian, pariwisata Lombok Timur dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi optimal bagi PAD. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Balai TN Rinjani Buka Terbatas dan Hentikan Layanan eRinjani
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131
Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Jumat, 28 Agustus 2026 - 14:34 WITA

Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Rabu, 26 Agustus 2026 - 00:25 WITA

Merawat Ruang Hidup di Hari Kemerdekaan: Komunitas Adat Batu Rentek Mengajak Warga Aikmel untuk Sadar Ekologis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 19:48 WITA

Video Air Berbusa dari Tambak Udang Viral, Nelayan Protes Susah Cari Ikan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 06:42 WITA

KPPI dan FITRA NTB Desak DPRD Lotim Kawal Darurat Air-Sampah di Pesisir Selatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:01 WITA

Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16 WITA

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Selasa, 19 Mei 2026 - 19:29 WITA

NTB Jadi Tuan Rumah Forum Internasional Energi Terbarukan

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto. (Foto: Istimewa)

Nasional

Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029

Kamis, 3 Sep 2026 - 21:31 WITA

Peneliti Lombok Research Center (LRC),
Dr. Maharani. (Foto: Istimewa)

Lingkungan

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 Sep 2026 - 22:01 WITA