TGB Hadirkan Ulama Al-Azhar Bahas Pendidikan Karakter Generasi Islam di IAIH Pancor

Minggu, 18 Januari 2026 - 10:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rektor IAIH Pancor TGB Zainul Majdi menghadirkan ulama Al-Azhar Syaikh Alaa Mustofa Na’imah dalam seminar pembentukan karakter generasi Islam di Pancor, Sabtu 17 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com).

Rektor IAIH Pancor TGB Zainul Majdi menghadirkan ulama Al-Azhar Syaikh Alaa Mustofa Na’imah dalam seminar pembentukan karakter generasi Islam di Pancor, Sabtu 17 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Rektor Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor, Dr. TGB. Muhammad Zainul Majdi, MA., secara resmi menyambut kedatangan ulama muda terkemuka dari Universitas Al-Azhar Kairo, Maulana Syaikh Alaa Mustofa Na’imah, Sabtu 17 Januari 2026. Kemudian, pertemuan tersebut berlangsung dalam Seminar Internasional di Aula IAIH Pancor.

Seminar ini sendiri mengusung tema strategis “Pembentukan Karakter Generasi Islam melalui Integrasi Hikmah, Ilmu, dan Akhlak”. Acara itu berhasil menarik ratusan santri dan mahasiswa.

Dalam sambutannya, TGB menegaskan bahwa kehadiran Syaikh Alaa mencerminkan kedekatan emosional dan intelektual yang kuat antara Al-Azhar dengan Nahdlatul Wathan Diniyah Islamiyah (NWDI). Perlu diketahui, Syaikh Alaa sendiri merupakan anggota Dewan Pakar PB NWDI.

Baca Juga :  Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

“Kehadiran beliau menunjukkan kecintaan dan kepercayaan Al-Azhar terhadap institusi kita. Lebih jauh, beliau hadir sebagai representasi Al-Azhar yang selama lebih dari seribu tahun menjadi menara ilmu dan benteng Ahlussunnah wal Jamaah,” ujar TGB.

Seminar ini selanjutnya memfokuskan pembahasan pada konsep Tansyi’atul Ajyal atau pendidikan generasi muda. Dalam paparannya, TGB merujuk pada kitab Ayyuhal Walad karya Imam Al-Ghazali sebagai fondasi dalam mendidik pemuda. Ia lalu menekankan bahwa penguasaan ilmu pengetahuan harus membarengi penataan karakter yang kokoh.

“Oleh karena itu, tema ini adalah perhatian utama para ulama kita sejak dahulu. Artinya, generasi muda harus membekali diri dengan nilai-nilai dasar, hikmah, ilmu, dan akhlak agar mampu menjadi bagian dari umat terbaik (Khairul ummah),” tegas Ketua Umum PB NWDI tersebut.

Baca Juga :  Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Sebelumnya, Maulana Syaikh Alaa Mustofa Na’imah telah memberikan kuliah umum di MDQH NWDI Pancor. Pada sesi itu, ia membedah kitab karangannya yang mengulas Qawaidul Fiqhiyyah (Kaidah-Kaidah Fiqh), khususnya lima kaidah asasi yang menjadi pilar dalam syariat Islam.

Sebagai penutup, TGB mengharapkan kehadiran ulama dari Al-Azhar dapat memperluas cakrawala keilmuan para santri dan mahasiswa di lingkungan Pancor. Melalui langkah ini, ia berharap dapat memperkuat misi dakwah Islam yang moderat, toleran, dan rahmatan lil ‘alamin di Indonesia. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya
Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman
DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI
Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)
Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi
Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI
Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WITA

Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Senin, 1 Juni 2026 - 10:30 WITA

Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru