Truk Overload Galian C Merusak Jalan Utama Desa Kalijaga Timur

Selasa, 18 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Muatan pasir yang melebihi kapasitas angkut membuat truk-truk galian C merusak jalan utama di Desa Kalijaga Timur. [Foto: Lombokini.com]

Muatan pasir yang melebihi kapasitas angkut membuat truk-truk galian C merusak jalan utama di Desa Kalijaga Timur. [Foto: Lombokini.com]

LOMBOKINI.com – Aktivitas dump truck pengangkut pasir dari enam lokasi tambang galian C merusak parah akses jalan utama di Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel. Setiap truk melintas, debu tebal mengepung ruas jalan yang menjadi satu-satunya jalur keluar-masuk warga. Di musim hujan, genangan air dan lumpur memperparah kondisi jalan yang berlubang di sejumlah titik.

Truk-truk yang beroperasi setiap hari di jalur sempit itu mengancam infrastruktur dan membahayakan keselamatan pengguna jalan. Debu beterbangan juga mengganggu kesehatan warga.

Kepala Desa Kalijaga Timur, Ahmad Hiswaton, mengatakan mobilitas truk bermuatan berlebih (Overload) menjadi penyebab utama percepatan kerusakan jalan. “Beban berat yang bertumpuk secara terus-menerus mempercepat kerusakan infrastruktur,” ujarnya, Selasa (18/8).

Baca Juga :  TGB Buka Muswil II NWDI Sulbar, Tekankan Empat Pesan Perjuangan

Warga pun mendesak pemerintah daerah segera memprioritaskan perbaikan jalan. Mereka menilai jalur tersebut sebagai urat nadi perekonomian dan akses publik yang harus segera ditangani.

Pakar: Perbaikan Fisik Tak Cukup, Penyebab Harus Ditertibkan

Panel Pakar Gema Alam NTB, Muhammad Juaini, menilai perbaikan fisik saja tidak cukup. Ia menegaskan pemerintah harus menelusuri akar masalah.

“Pemerintah harus melihat akar penyebab kerusakan, bukan hanya di Jalan Kalijaga Timur, tapi juga di ruas jalan lain di Lombok Timur yang rusak parah akibat truk galian C,” tegas Juaini yang akrab disapa Bang Juen, kepada Lombokini.com, Selasa (18/8).

Menurutnya, aktivitas angkutan tambang dengan beban berlebih dan intensitas tinggi menjadi biang kerok kerusakan. Pemerintah, kata dia, harus menertibkan sumber persoalan, bukan sekadar mengulang perbaikan jalan.

Baca Juga :  Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

“Jangan sampai pemerintah menggunakan uang publik berulang kali untuk memperbaiki jalan, sementara aktivitas penyebab kerusakan terus berjalan tanpa pengendalian,” ujarnya.

Bang Juen juga meminta pemerintah menjamin keselamatan dan kesehatan warga. Debu, lalu lintas kendaraan berat, dan kerusakan jalan yang terus-menerus sangat membebani masyarakat.

Karena itu, ia mendesak pemerintah melibatkan warga dan menangani masalah ini secara transparan. Pemerintah perlu memeriksa tonase kendaraan, kondisi jalan, jalur angkutan, serta kepatuhan kegiatan tambang terhadap aturan lingkungan dan keselamatan. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TGB Buka Muswil II NWDI Sulbar, Tekankan Empat Pesan Perjuangan
IKADIN NTB Lantik dan Kukuhkan 25 Advokat, Tegaskan Integritas Profesi
DPC PDIP Lotim Siap Beri Sanksi Anggota DPRD jika Terbukti Kelola Dapur MBG
SPI NTB Sambangi Polres Lotim dan Polresta Loteng, Dukung Penuh Program Polri
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terkait

Minggu, 27 September 2026 - 21:32 WITA

TGB Buka Muswil II NWDI Sulbar, Tekankan Empat Pesan Perjuangan

Minggu, 27 September 2026 - 13:58 WITA

IKADIN NTB Lantik dan Kukuhkan 25 Advokat, Tegaskan Integritas Profesi

Selasa, 22 September 2026 - 23:22 WITA

DPC PDIP Lotim Siap Beri Sanksi Anggota DPRD jika Terbukti Kelola Dapur MBG

Jumat, 18 September 2026 - 19:59 WITA

SPI NTB Sambangi Polres Lotim dan Polresta Loteng, Dukung Penuh Program Polri

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Berita Terbaru

Wakil Bupati Lombok Timur H. Moh Edwin Hadiwijaya memaparkan dua raperda dalam Rapat Paripurna II Masa Sidang I DPRD Lombok Timur, Jumat (25/9/2026). Kedua raperda itu ialah Raperda Perubahan APBD Tahun 2026 dan Raperda Pelaksanaan Sub Kegiatan Tahun Jamak Pekerjaan Rehabilitasi Masjid Agung Al-Mujahiddin Selong. (Foto: Lombokini.com)

Pemerintahan

Wabup Lombok Timur Paparkan Dua Raperda dalam Paripurna DPRD

Jumat, 25 Sep 2026 - 22:52 WITA

Dr. H. Ali Bin Dachlan.  (Foto: Lombokini.com).

Nasional

Gibran Digugat di MK, Ali BD: Saya Ragu Hakim Akan Kabulkan

Rabu, 23 Sep 2026 - 21:46 WITA