Tausiah UAS di Lotim: Kesejahteraan Bukan Harta, tapi Ketenteraman Hati

Sabtu, 24 Mei 2025 - 11:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan Warga Lombok Timur Padati Masjid Agung Al-Mujahidin Selong, Sabtu 24 Mei 2025, menghadiri tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS).

Ribuan Warga Lombok Timur Padati Masjid Agung Al-Mujahidin Selong, Sabtu 24 Mei 2025, menghadiri tabligh Akbar Ustadz Abdul Somad (UAS).

LOMBOKINI.comUstadz Abdul Somad (UAS) memukau ribuan jamaah dengan tausiah penuh hikmah di Masjid Agung Al-Mujahidin, Selong, Lombok Timur, Sabtu 24 Mei 2025. Warga memadati masjid sejak pagi untuk menyimak langsung ceramah dai kondang asal Riau tersebut.

Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati H. M. Edwin Hadiwijaya turut menyambut kedatangan UAS.

“Kami bersyukur Ustadz Abdul Somad berkenan hadir di Lombok Timur. Kehadiran beliau membawa keberkahan dan anugerah besar bagi kami,” ujar Haerul Warisin.

Baca Juga :  Api Ludeskan 9.500 DOC dan Kandang Ayam di Suralaga

Ia berharap UAS rutin berkunjung ke Lombok Timur. “Insya Allah, kami akan mengundang beliau setiap tahun untuk berbagi tausiah di sini,” tegasnya.

UAS menyampaikan pandangan mendalam tentang hakikat kesejahteraan. “Jangan ukur kesejahteraan dari harta saja. Ketenteraman hati dan keimanan kepada Allah SWT-lah tolok ukur sebenarnya,” tegas UAS.

Dai asal Riau itu mengingatkan, “Jika kesejahteraan dihitung dari materi, manusia tak akan pernah puas,” jelasnya.

Baca Juga :  Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 

UAS juga memuji kekayaan spiritual masyarakat Lombok. “Lombok memiliki banyak tuan guru dan penghafal Al-Qur’an. Ini modal berharga untuk membangun peradaban bermartabat,” katanya.

Di akhir tausiah, UAS menekankan pentingnya transparansi dalam kepemimpinan. “Setiap kepala keluarga wajib menjadi teladan yang adil dan amanah. Pimpinlah istri, anak, dan keluarga dengan transparansi,” pesannya.

“Jangan ada yang ditutup-tutupi, baik dalam keluarga maupun masyarakat,” pungkas UAS mengakhiri ceramah yang disambut khidmat jamaah. ***

Berita Terkait

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan
Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 
Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya Belum Dapat Kejelasan, Bantuan Stimulan Tak Tepat Sasaran
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur
Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis
Lantik Pengurus Kwarcab, Bupati Lombok Timur Minta Pramuka Perkuat Karakter Generasi Muda
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA