Pemkab Lombok Timur Gelar Bimtek Gender, Libatkan Laki-laki Tekan Pernikahan Dini

Senin, 26 Mei 2025 - 18:38 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemkab Lombok Timur Gelar Bimtek Gender, Libatkan Laki-laki Tekan Pernikahan Dini. (Foto: Lomboktimurkab.go.id).

Pemkab Lombok Timur Gelar Bimtek Gender, Libatkan Laki-laki Tekan Pernikahan Dini. (Foto: Lomboktimurkab.go.id).

LOMBOKINI.com Pemerintah Kabupaten Lombok Timur menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengintegrasian Perencanaan Penganggaran Responsif Gender dengan melibatkan peran aktif laki-laki.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata untuk menekan kasus pernikahan anak yang sebelumnya viral di tingkat nasional.

Sekretaris Daerah Lombok Timur, HM. Juaini Taofik, membuka Bimtek di Ruang Rupatama II Kantor Bupati, Senin 26 Mei 2025. Ia menegaskan komitmen daerah sebagai proyek percontohan nasional dalam Pengarusutamaan Gender (PUG).

“Kunci keberhasilannya terletak pada integrasi. Upaya konvensional tidak akan efektif tanpa kolaborasi multisektor,” tegasnya sembari mengungkapkan keprihatinan atas viralnya video pernikahan anak di media sosial.

Baca Juga :  TGB Tegaskan Pemerintah Harus Jadi Fasilitator, Bukan Pesaing Rakyat

Dalam pemaparannya, Juaini Taofik menyoroti tiga tantangan utama, yakni Faktor keluarga, terutama masalah broken home sebagai akar masalah, Budaya perkawinan antar kampung yang masih mengabaikan kesetaraan gender, dan Kendala implementasi Perda/Perdes akibat rendahnya kesadaran masyarakat

“Kami sudah berani menyatakan mana yang salah. Namun, kami membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk pesantren,” tegasnya.

Juaini juga memaparkan sejumlah capaian pembangunan di Lombok Timur, seperti Indeks Pembangunan Manusia (IPM) naik dari peringkat 9 ke 7, Penurunan angka kematian ibu dan anak dan Pencapaian Universal Health Coverage (UHC) sejak 2023

Baca Juga :  Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C

“Tahun 2025, fokus kami beralih pada keaktifan peserta BPJS, bukan sekadar jumlah kepesertaan,” tambah Juaini.

Bimtek yang didukung UNFPA ini menekankan keterlibatan laki-laki dalam Pemahaman penggunaan alat kontrasepsi, Pencegahan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), dan Pendampingan kesehatan reproduksi

“Kami tidak mungkin menurunkan angka kematian ibu jika hanya mengandalkan layanan kesehatan tanpa perubahan perilaku,” tegasnya.

Acara ini dihadiri oleh perwakilan UNFPA, Bappeda, dan DP3AKB Lombok Timur. ***

Berita Terkait

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim
Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara
Pemkab Lotim dan PT Energi Selaparang Tandai Batas 25 Hektare Wisata Joben
Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C
Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 05:34 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Warisan Ilmu Kecepatan Tangan

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Kebudayaan di Nusa Tenggara Barat . (Foto: Lombokini.com).

Opini

Bermasalah: Roadmap Kebudayaan NTB 2027-2047

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:15 WITA

Okky Afriwan, SE, MBA: Dosen Fakultas Ilmu Komputer dan Kecerdasan Artifisial Universitas Teknologi Mataram (Foto: Istimewa)

Opini

Resensi Buku ‘Kebijakan Ekonomi Publik’

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:55 WITA