Pelajar SMA IT Yarsi Mataram Tewas Jatuh ke Jurang Saat Turun dari Bukit Sempana

Senin, 18 Agustus 2025 - 12:17 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelajar SMA IT Yarsi Mataram Tewas Jatuh ke Jurang Saat Turun dari Bukit Sempana Sembalun. (Foto: Lombokini.com).

Pelajar SMA IT Yarsi Mataram Tewas Jatuh ke Jurang Saat Turun dari Bukit Sempana Sembalun. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Seorang pelajar SMA IT Yarsi Mataram, Dzulpanil Khoiri alias Zulpan (16), tewas setelah terjatuh ke jurang saat menuruni jalur pendakian Bukit Sempana, Sembalun Bumbung, Lombok Timur, pada Ahad, 17 Agustus 2025.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, IPTU Nicolas Oesman, membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya, masyarakat Sembalun pertama kali melaporkan kejadian itu kepada polisi sekitar pukul 20.30 WITA.

Lebih lanjut, Nicolas menjelaskan dalam keterangan resminya, Senin (18/8/2025), bahwa korban mendaki bersama tujuh temannya.

“Saat perjalanan turun, korban terpeleset dan kemudian jatuh ke jurang,” ujar Nicolas.

Korban diketahui merupakan pelajar kelas 2 SMA IT Yarsi Mataram, beralamat di Bertais, Sandubaya, Mataram. Ia memulai pendakian bersama tujuh rekannya: Dafa Ulil Makmun (16), Muhamada Riski Juliandika (16), Apdi Hartadi (15), Lalu Jepri (16), Muhamad Ray Zulfikri (15), Fathir Arya Ramadhan (16), dan Rozi Muhamad Hikam (16).

Baca Juga :  Api Ludeskan 9.500 DOC dan Kandang Ayam di Suralaga

Salah satu saksi, Fathir Arya Ramadhan, menyatakan ia berjalan sekitar 3-4 meter di belakang korban. Ia mengaku sempat mendengar korban berteriak minta tolong lalu melihatnya bergelantungan di tebing.

“Saya berusaha menolong, namun korban sudah terjatuh,” katanya.

Menyusul kejadian itu, pengelola Bukit Sempana bersama pendaki lain segera melakukan evakuasi. Akhirnya, tim evakuasi berhasil mengangkat korban sekitar pukul 18.00 WITA dan membawanya ke Puskesmas Sembalun.

Baca Juga :  Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Di puskesmas, dokter Haeratut Tazkiyah memastikan korban sudah meninggal dunia. Berdasarkan pemeriksaan medis, korban mengalami patah tulang, luka pada bahu kiri, serta robekan di paha bagian atas yang menyebabkan pendarahan hebat.

Keluarga korban tiba di Puskesmas Sembalun pada pukul 22.45 WITA lalu membawa pulang jenazah.

Nicolas menambahkan bahwa polisi memperkirakan korban jatuh sedalam 100 meter. “Keluarga menerima kejadian ini sebagai musibah dan menolak autopsi,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan
Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya
Kebakaran Hanguskan Gudang Bahan Bangunan MAN IC Lombok Timur
Satpam Terbatas, Tembok Rendah, CCTV Nihil: Warga Kritik Keras Pengembang Griya Pesona Alam
Api Ludeskan 9.500 DOC dan Kandang Ayam di Suralaga
Pemerintah Hampir Ratakan Pusat Informasi Geopark Rinjani, Kini Fasilitas Itu Mulai Beroperasi
Buka Rinjani 100, Plt Kadispora Lepas Pelari Kategori Ekstrem
Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:23 WITA

Bunda Literasi NTB Ingatkan Generasi Muda: Jangan Malas Berpikir karena AI

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:41 WITA

Bupati Lotim Lantik 87 Pj Kades, Wajibkan Perangkat Desa Daftar BPJS

Senin, 11 Mei 2026 - 16:49 WITA

Pemkab Lotim Siapkan Lahan 2 Hektar, Incar Hibah Bank Dunia untuk TPST

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:58 WITA

Kapolri Tunjuk Irjen Kalingga Pimpin Polda NTB Gantikan Irjen Edy Murbowo

Rabu, 6 Mei 2026 - 17:36 WITA

Bupati Lotim Terima Audiensi Bulog dan Disperindag NTB, Bahas Tiga Program Strategis

Selasa, 5 Mei 2026 - 21:04 WITA

Bupati Lombok Timur Serahkan Bantuan Rp 2 Juta ke Pedagang Korban Kebakaran Pasar Pringgabaya

Senin, 4 Mei 2026 - 14:04 WITA

Pemkab Lotim Evaluasi PAD, Bupati Sebut 2026 Tahun Berat

Selasa, 14 April 2026 - 17:30 WITA

Pemprov NTB Tegaskan Pengiriman Ternak ke Jabodetabek Lebih Tertata

Berita Terbaru