PEKKA Pada Mele Sukamulia Timur Dikunjungi Tim Inklusi

Jumat, 19 Januari 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim INKLUSI disambut hangat kelompok PEKKA Pada Mele Dusun dasan Tiga, Desa Sukamulia Timur, Kecamatan Sukamulia.(foto/ong).

Tim INKLUSI disambut hangat kelompok PEKKA Pada Mele Dusun dasan Tiga, Desa Sukamulia Timur, Kecamatan Sukamulia.(foto/ong).

LOMBOKINI.comKelompok Pemberdayaan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) Pada Mele, di dusun Dasan Tiga, Desa Sukamulia Timur, menerima kunjungan Tim Skretariat INKLUSI (Kementrian Australia-Indonesia menuju Masyarakat Inklusif). Kunjungan ini menjadi lanjutan setelah mereka bersama delegasi Australia, sebelumnya mengunjungi sekolah perempuan di Balai Desa Loyok, Kecamatan Sikur, sebagai bagian dari Australia Leadership Initiative (ARLI).

Fokus kunjungan kali ini adalah melihat secara langsung proses pembuatan kopi hitam dengan tiga parian rasa yang unik di PEKKA Pada Mele.

Baca Juga :  TGB Imbau Warga Lombok Timur Kompak Jaga Persatuan Jelang HUT ke-131

Meskipun sebelumnya Tim INKLUSI hanya melihat melalui media sosial dan video, mereka sangat tertarik dengan proses tradisional dan keunikan para janda yang mendominasi kelompok ini.

Fitriah, perwakilan dari PEKKA Pada Mele, menyatakan rasa terhormat kelompoknya mendapat kunjungan Tim INKLUSI.

“Kami siapkan bahan mentah kopi dan memperlihatkan seluruh proses pembuatannya, seperti yang telah mereka lihat dalam video yang dikirim waktu itu,” ujarnya pada Kamis, 19 Januari 2024.

Baca Juga :  Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Pemerintah Desa Sukamulia Timur juga merasa terhormat atas kunjungan tersebut, menyebut bahwa sejak keberadaan beberapa kelompok binaan, desa tersebut semakin dikenal di berbagai kalangan.

“Kedepannya Pemerintah Desa, terus meningkatkan kapasitas SDM dan fasilitas guna mendukung keberhasilan kelompok-kelompok seperti PEKKA Pada Mele,”ujar Saripudin, Sekretaris Desa Sukamulia Timur. ***

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terbaru

Anggota DPRD Lombok Timur YS Diduga Pamer Miras di Media Sosial, Perindo Beri Teguran Keras. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar)

Gaya Hidup

Perindo Tegur Keras Anggota DPRD Lotim YS Usai Story Botol Miras

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:31 WITA

Anggota DPRD Lombok Timur dari PAN, Ir. Baidullah. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WITA