Pedagang Pasar Paok Motong Resah, Pol PP Tertibkan Pasar Bayangan

Selasa, 25 November 2025 - 16:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang Pasar Paok Motong Resah, Satpol PP Lombok Timur Tertibkan Pasar Bayangan. (Foto: Lombokini.com).

Pedagang Pasar Paok Motong Resah, Satpol PP Lombok Timur Tertibkan Pasar Bayangan. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Pemerintah Daerah Lombok Timur melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Pol PP) bersama Dinas Perdagangan menertibkan pasar bayangan yang warga setempat buat di sekitar Pasar Paok Motong, Kecamatan Masbagik, Selasa 25 November 2025. Keberadaan pasar tanpa izin itu memicu keresahan di kalangan pedagang pasar.

Kasat Pol PP Lotim, Salmun Rahman, membenarkan aksi penertiban tersebut. Ia menegaskan bahwa warga membangun lapak dan tempat parkir liar di area pasar.

“Memang betul ada warga yang membuat lahan parkir dan pasar bayangan di areal pasar. Makanya itu yang kami tertibkan,” tegas Salmun.

Baca Juga :  Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan

Ia menjelaskan, para pelaku usaha liar itu juga tidak pernah menyetor kontribusi ke kas daerah. Pihaknya pun langsung memberikan peringatan.

“Kami ingatkan agar mereka mentaati aturan yang ada. Setelah kami ingatkan, warga tersebut akhirnya mengerti dan langsung membongkar lapak serta tempat parkir itu sendiri,” ujarnya.

Salmun menambahkan, pihaknya memperbolehkan masyarakat beraktivitas asalkan mematuhi regulasi. Menurutnya, Pasar Paok Motong memang perlu penataan.

Baca Juga :  Haroen: Potensi BBNKB di Samsat Selong Capai Rp 41 Miliar per Tahun

Senada dengan Salmun, Kepala Dinas Perdagangan Lotim, H. Hadi Fathurrahman, menyatakan bahwa pasar bayangan itu telah menimbulkan masalah. Ia menuding para pelaku pasar bayangan berusaha mengajak pedagang lain untuk berjualan di lokasi tersebut.

“Itu yang kita tertibkan. Keberadaan pasar bayangan ini meresahkan pedagang lainnya, apalagi selama ini mereka belum memberikan kontribusi ke daerah,” tegas Hadi Fathurrahman. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Hanya 6 dari 12 Armada Layak Operasi, Kadis Damkarmat Lotim Dorong Pengadaan Lewat Pokir Dewan
Damkarmat Lombok Timur Wajibkan Simulasi Kebakaran untuk Akreditasi Puskesmas
Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun
Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani
Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026
Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini
Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak
Kawal Fisik dan Mental Kafilah MTQ Lombok Timur, Tim Medis Antisipasi Stres dan Masalah Lambung

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:34 WITA

Damkarmat Lombok Timur Wajibkan Simulasi Kebakaran untuk Akreditasi Puskesmas

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:44 WITA

Masyarakat Desak Hak Ulayat di Tengah Penyusutan Lahan Bale Adat Desa Beleq Sembalun

Senin, 25 Mei 2026 - 19:10 WITA

Kabut Tebal Tunda Evakuasi Helikopter Pendaki Malaysia Cedera Tulang Belakang di Rinjani

Senin, 25 Mei 2026 - 14:55 WITA

Sekda Lotim Saksikan Bule Swiss Ucap Syahadat di Penutupan TC MTQ XXXI 2026

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 09:39 WITA

Kendalikan Harga Jelang Iduladha, Pemkab Lombok Timur Gelar Pasar Murah dan Sidak

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:09 WITA

Kawal Fisik dan Mental Kafilah MTQ Lombok Timur, Tim Medis Antisipasi Stres dan Masalah Lambung

Kamis, 21 Mei 2026 - 14:26 WITA

Danrem 162 dan Bupati Lombok Timur Tutup TMMD ke-128

Berita Terbaru

Seorang guru membagikan makanan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada siswa di salah satu sekolah. (Foto: Lombokini.com/Badan Gizi Nasional).

Opini

MBG ‘Big Push’ Bagi Sektor Pendidikan  

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:42 WITA