Maidy Desak APH Tindak Tegas Dalang Pembakaran Alat Berat di Kalijaga Timur

Sabtu, 7 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Asosiasi Tambang Galian C, H. Maidy Desak APH Tindak Tegas Dalang Pembakaran Alat Berat di Kalijaga Timur. (Foto: Lombokini.com)

Ketua Asosiasi Tambang Galian C, H. Maidy Desak APH Tindak Tegas Dalang Pembakaran Alat Berat di Kalijaga Timur. (Foto: Lombokini.com)

LOMBOKINI.com – Ketua Asosiasi Tambang Galian C Lombok Timur, H. Maidy, mengecam oknum tidak bertanggung jawab yang merusak dan membakar alat berat di lokasi tambang galian C Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Jumat malam (6/6).

“Kami mengecam keras aksi ini dan mendesak aparat penegak hukum (APH) bertindak tegas,” kata Maidy saat dikonfirmasi media, Sabtu malm 7 Juni 2025.

Dia mendesak Polres Lombok Timur mengusut tuntas kasus ini karena termasuk tindak kriminal.

“Oknum tertentu memprovokasi masyarakat melalui pengeras suara masjid untuk melancarkan aksi malam itu,” ungkapnya.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Padahal, alat berat di lokasi tambang telah berhenti beroperasi beberapa hari sebelumnya. Namun, sebagian masyarakat masih mengira aktivitas tambang berjalan.

“Polres Lotim sering menangkap pelaku premanisme, tetapi pelaku perusakan alat berat tambang justru lolos,” ujarnya.

Mantan Anggota DPRD Lotim dari Partai Gerindra itu menambahkan bahwa kasus serupa telah terjadi berulang kali di wilayah tersebut.

“Pelaku dan penggeraknya sudah teridentifikasi bahkan terstruktur. Kini, kami menunggu komitmen Polres Lotim menindak tegas mereka,” tegasnya.

Baca Juga :  LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim

“Laporan sebelumnya masih berlaku, kini kasus serupa terulang. Kami minta Polres Lotim menegakkan hukum secara adil,” pungkasnya.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nikolas Osman, membenarkan kejadian tersebut. “Pemilik alat berat sudah melaporkan kasus pembakaran ke Reserse Kriminal,” katanya.

Saat ini, Polisi sedang menyelidiki lebih lanjut untuk memproses hukum pelaku pembakaran sekaligus menindak tegas pelanggaran yang dilakukan perusahaan tambang. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ekspansi Tambak Udang Ancam Selat Alas, Yayasan JARI dan WMC Dorong Aksi Kolektif Perempuan Pesisir
Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
Tata Kelola Pesisir: FGD Katadata Green Rumuskan Solusi Inklusif dan Berkelanjutan di Lombok Timur
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
Denny Minta MK Diskualifikasi Gibran, Sebut Persidangan Buktikan Gibran Tak Berijazah SMA
Atdikbud KBRI Singapura dan Canberra Tak Temukan Dokumen Pendidikan Gibran

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:59 WITA

Ekspansi Tambak Udang Ancam Selat Alas, Yayasan JARI dan WMC Dorong Aksi Kolektif Perempuan Pesisir

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:31 WITA

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Tata Kelola Pesisir: FGD Katadata Green Rumuskan Solusi Inklusif dan Berkelanjutan di Lombok Timur

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:25 WITA

LRC Perkuat Kapasitas 20 Sekdes di Lombok Timur untuk Mitigasi dan Adaptasi Iklim

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA