BPBD Lombok Timur Data Titik Rawan Abrasi dan Jembatan Rentan Banjir

Jumat, 4 Juli 2025 - 16:56 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kalak BPBD Lombok Timur Lalu Muliadi pimpin pendataan titik rawan abrasi dan jembatan rentan banjir, 3 Juni 2025. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Kalak BPBD Lombok Timur Lalu Muliadi pimpin pendataan titik rawan abrasi dan jembatan rentan banjir, 3 Juni 2025. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lombok Timur menunjukkan komitmen kuat mengantisipasi potensi bencana abrasi pantai dan banjir yang mengancam infrastruktur dan lahan pertanian masyarakat.

Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Lalu Muliadi, mengatkan bahwa Bupati Lombok Timur secara serius memperhatikan kondisi pesisir rentan abrasi, seperti di Ekas, Tanjung Luar, Pantai Sepolong, Labuhan Haji, Aik Manyir, Korleko, dan Dedalpak yang menjadi fokus pemantauan.

“BPBD Lombok Timur telah menyelesaikan survei dan pendataan titik rawan abrasi dari pesisir selatan hingga utara beberapa minggu lalu,” jelas Kalak BPBD Lombok Timur, Lalu Muliadi, di kantornya, Sabtu 5 Juli 2025.

Baca Juga :  Baznas Lombok Timur Salurkan Kursi Roda dan Santunan Pengobatan ke Desa Lando

Melalui program mitigasi, Pemkab Lombok Timur mengusulkan penanganan abrasi kepada BNPB, Kementerian PUPR, serta sejumlah anggota DPR RI.

“Kami akan memberikan pembaruan informasi jika ada perkembangan usulan ini,” tambah Muliadi.

Model penanganan setiap titik belum final karena proses belum memasuki tahap Detail Engineering Design (DED).

“Pembangunan pemecah gelombang atau penanggulangan tebing pantai baru bisa ditentukan setelah DED selesai,” tegasnya.

BPBD juga mendata jembatan rawan banjir di daerah aliran sungai (DAS), termasuk Kali Tanggek dan DAS Desa Tebeng Mambengi Daya.

Baca Juga :  Sembalun dan Ekas Jadi Sorotan, Ini Dampak Perda Pariwisata Baru

Dalam penanganan sementara, BPBD berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS). BWS akan menyediakan bronjong, sementara BPBD mengadakan batu dan tenaga kerja.

“Kami memastikan jembatan dan lahan pertanian tidak tergerus saat banjir,” kata Muliadi.

Seluruh upaya ini mencerminkan perhatian serius Bupati terhadap keselamatan warga pesisir dan daerah rawan bencana.

“Alhamdulillah, langkah antisipatif melalui survei, pendataan, dan pengajuan usulan ke pusat telah kami mulai,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa
IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 13:23 WITA

Pengamat: Tagline ‘Kolotan’ Sekda NTB Kontraproduktif

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Kamis, 9 April 2026 - 21:06 WITA

Nursalim Sebut Ada Perintah ‘Gubernur Iqbal’ di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Kamis, 9 April 2026 - 20:35 WITA

Asosiasi UMKM NTB Protes Keras BGN Hentikan Menu Kering MBG

Kamis, 9 April 2026 - 18:07 WITA

Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Rabu, 8 April 2026 - 18:44 WITA

Dukung Perpres Lahan Sawah, Didu: Jangan Sampai Tersandung Data Bermasalah

Minggu, 8 Maret 2026 - 22:17 WITA

LSM dan Mahasiswa NTB Bakal Gelar Unjuk Rasa Desak Pengusutan Dugaan Mark Up Anggaran MBG

Senin, 2 Maret 2026 - 04:35 WITA

Target Rasio Gini NTB 2029 Tercapai Lebih Cepat pada 2025

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menghadiri panen padi kemitraan bersama PT Agrinas dan mengajak petani mendukung kemandirian pangan di Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Kamis 13 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:52 WITA