Mahasiswi IAIH Pancor Raih Juara Pertama Tafsir Al-Qur’an di MTQ Provinsi NTB

Senin, 22 Juli 2024 - 09:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Arsy Salsabila, peraih juara pertama pada lomba Tafsir al-Qur’an Bahasa Indonesia di MTQ ke-30 tingkat Provinsi NTB. (foto: ong/istimewa)

Arsy Salsabila, peraih juara pertama pada lomba Tafsir al-Qur’an Bahasa Indonesia di MTQ ke-30 tingkat Provinsi NTB. (foto: ong/istimewa)

LOMBOKINI.com – Bidang kemahasiswaan kampus Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor kembali meraih prestasi membanggakan.

Kali ini, prestasi tersebut datang dari Arsy Salsabila, mahasiswi Program Studi Bimbingan dan Konseling Islam (BKI) Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIH Pancor.

Arsy Salsabila, berhasil meraih juara pertama pada lomba Tafsir al-Qur’an Bahasa Indonesia di Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-30 tingkat Provinsi NTB yang diselenggarakan di Kabupaten Sumbawa Barat.

Arsy Salsabila, yang akrab dipanggil Arsy, mengaku bahwa keberhasilannya tidak lepas dari doa dan dukungan orang tua, guru-guru (dosen), dan teman-temannya.

“Alhamdulillah, saya merasa sangat bersyukur dan beruntung Allah Swt memilih saya dan memberikan kesempatan untuk membawa nama baik daerah dan kampus saya, berkat doa dari orang tua, bimbingan dari guru-guru, serta teman-teman semua,” ucapnya, menjawab lombokini.com pada Senin, 22 Juli 2024.

Mahasiswi semester II Program Studi BKI ini bercerita bahwa ini bukan pertama kalinya dia mengikuti lomba MTQ. Arsy sudah mulai berpartisipasi sejak berada di jenjang Sekolah Dasar (SD) di berbagai mata lomba.

Baca Juga :  Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

“Saya sudah mengikuti MTQ sejak kelas 2 SD, mulai dari cabang lomba Tartil, Tahfidz 30 Juz, hingga Tafsir Al-Qur’an,” ujarnya.

Mengenai harapan dan targetnya di tingkat Nasional nanti, Arsy berharap bisa memberikan yang terbaik untuk daerah dan kampus, serta lebih mensyiarkan Al-Qur’an.

“Pada MTQ Nasional nanti, insyaallah saya akan berusaha keras membawa nama baik Nusa Tenggara Barat dan mensyiarkan Al-Qur’an lebih luas lagi. Saya mohon doa dan dukungan dari orang tua, guru-guru, kampus, teman-teman, dan seluruh masyarakat NTB,” harapnya.

Kepala Program Studi BKI Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIH Pancor, Hasaniah Zulfiani, M.Psi, menyampaikan ucapan selamat kepada Arsy Salsabila.

“Kami ucapkan selamat kepada Arsy yang telah berhasil meraih prestasi ini. Harapan kami, semoga ke depannya muncul prestasi-prestasi mahasiswa lainnya.”katanya.

Baca Juga :  Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik

Hasaniah juga berharap Arsy dapat meraih juara di tingkat Nasional. “Kami mohon doa dari semua pihak agar mahasiswa kita berhasil meraih juara di tingkat nasional nanti,” harapnya.

Sementara Dekan Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam IAIH Pancor, Dr. Ahmad Muzayyin, berharap agar raihan Arsy Salsabila menjadi pemicu prestasi-prestasi lainnya.

“Kami mengucapkan selamat kepada Arsy atas prestasi yang diraihnya. Ini merupakan kebanggaan bagi Fakultas Dakwah dan Institusi IAIH Pancor,” ujarnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan IAIH Pancor, Dr. Abdul Hayyi Akrom, juga mengaku sangat bersyukur atas capaian Arsy Salsabila.

Dia mengatakan, semua mahasiswa dan mahasiswi IAIH Pancor yang berhasil meraih prestasi, akan diberi penghargaan sesuai dengan arahan Rektor IAIH Pancor, Dr. TGKH. Muhammad Zaenul Majdi, MA.

“IAIH Pancor akan terus memberikan dukungan dan penghargaan kepada semua mahasiswa dan mahasiswi yang berhasil meraih prestasi di berbagai ajang, baik tingkat lokal, nasional, maupun internasional,” tegasnya.***

Penulis : Ong

Berita Terkait

Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu
Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman
DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI
Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)
Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi
Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI
Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:24 WITA

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:12 WITA

80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WITA

Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Berita Terbaru