KKN Internasional IAIH Pancor di Thailand Melaksanakan Program Lingkungan

Senin, 1 Juli 2024 - 08:48 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Rektor IAIH Pancor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Abdul Hayyi Akrom, bersama dua orang peserta KKN dan warga setempat menanam pohon. (sumber : istimewa)

Wakil Rektor IAIH Pancor Bidang Kemahasiswaan, Dr. Abdul Hayyi Akrom, bersama dua orang peserta KKN dan warga setempat menanam pohon. (sumber : istimewa)

Peserta KKN Internasional Pancor melakukan penanaman pohon di Budo-Su-Ngai Padi National Park, Narathiwat. Kegiatan ini mendapat respon positif warga setempat.

LOMBOKini.com – Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Internasional IAIH Pancor dimulai dengan langkah nyata untuk lingkungan.

Pada Sabtu ( 29/62024), sekitar pukul 08.30 waktu setempat, para peserta KKN melakukan penanaman pohon di Budo-Su-Ngai Padi National Park, Narathiwat, Thailand.

Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan penanaman pohon di daerah Mayo, Pattani.

Gerakan lingkungan ini sudah dikomunikasikan dengan pihak terkait di Narathiwat dan mendapatkan respon positif.

Bibit pohon yang ditanam adalah jenis Chengai, salah satu varietas pohon raksasa asal Thailand, yang diperoleh dari warga Bachok, Narathiwat Fattani.

Baca Juga :  Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional

Dalam kegiatan ini, peserta KKN IAIH Pancor bekerja sama dengan warga setempat. Mahadi, seorang warga di sekitar lokasi penanaman, menyambut baik kegiatan ini.

“Saat ini jarang orang memperhatikan masalah lingkungan, jadi saya sangat bersemangat dengan penanaman pohon oleh KKN Internasional IAIH Pancor,” ujar Mahadi.

Ketua kelompok KKN Internasional IAIH Pancor di Thailand, Muhammad Ihsan, menyatakan rasa syukurnya atas kelancaran dan sambutan hangat dari warga sekitar.

“Kami sangat bersyukur kegiatan perdana ini dapat berjalan lancar,” katanya.

Baca Juga :  Hashim Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, Dorong Perempuan Awasi Program Pemerintah

Wakil Rektor IAIH Pancor bidang kemahasiswaan, Dr. Abdul Hayyi Akrom, yang turut mendampingi kegiatan ini, menyampaikan melalui sambungan telepon bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen sivitas akademika IAIH Pancor terhadap lingkungan.

“Lingkungan adalah tanggung jawab bersama, sehingga sangat penting bagi kampus untuk berpartisipasi dalam gerakan lingkungan,” jelasnya.

Lebih jauh, Abdul Hayyi Akrom menambahkan bahwa IAIH Pancor akan terus berpartisipasi dalam gerakan lingkungan tidak hanya di Indonesia, tetapi juga di berbagai tempat di mana sivitas akademika IAIH Pancor berada. (lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB
Hashim Lantik Pengurus Srikandi Jaga Desa se-Indonesia, Dorong Perempuan Awasi Program Pemerintah
Akademisi Puji Pidato Presiden Prabowo, Sebut Beri Pencerahan Visi Bangsa
APPMBGI Serahkan SK Pengurus DPD NTB, Kritisi Carut-marut Program MBG
Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional
Pertamina Pastikan Stok Pertalite Cukup dan Distribusi Normal
Soroti Relawan Minim Kompetensi, APJI Minta Nanik S. Deyang Perbaiki Juknis MBG

Berita Terkait

Selasa, 7 Juli 2026 - 11:24 WITA

Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas

Jumat, 3 Juli 2026 - 16:31 WITA

Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:12 WITA

80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 26 Juni 2026 - 05:49 WITA

Soroti Sengkarut Lotim, PMII: Guru Honorer Digaji Murah, Tambang Ilegal Malah Dipelihara

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:18 WITA

Melalui ‘Polantas Menyapa’, Polantas Lotim Pilih Edukasi Santai dan Ngopi Bareng Bina Klub Motor

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:13 WITA

Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu

Rabu, 24 Juni 2026 - 11:44 WITA

Dugaan Jual-Beli Titik Program MBG dan Tambang Ilegal, Massa PMII dan HMI Geruduk Kejari Lombok Timur

Berita Terbaru