Kesal Janji Bupati Molor, Warga Perigi Lombok Timur Bangun Jembatan Darurat Sendiri

Rabu, 24 Desember 2025 - 20:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kesal Janji Bupati Molor, Warga Pergi Lombok Timur Bangun Jembatan Darurat Sendiri. (Foto: Lombokini.com).

Kesal Janji Bupati Molor, Warga Pergi Lombok Timur Bangun Jembatan Darurat Sendiri. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Warga Dusun Aik Beta, Desa Perigi, Kecamatan Suela, Lombok Timur, membangun jembatan darurat dari bambu secara swadaya. Mereka mengambil inisiatif ini setelah menunggu perbaikan jembatan dari Pemerintah Kabupaten lebih dari sebulan.

Pembangunan mengatasi kesulitan warga beraktivitas ke ladang dan mengaji. Mereka mengumpulkan dana dan bahan secara mandiri.

“Kami sering menerima janji dari pemerintah akan segera membuat jembatan, namun hingga lebih dari sebulan janji itu tidak kunjung terealisasi,” ujar Amaq Yar, inisiator pembangunan, pada Rabu 24 Desember 2025.

Ia menyatakan kekecewaannya karena janji Bupati untuk membangun dalam hitungan hari tidak kunjung pemerintah penuhi.

Meski bersifat sementara, warga kini sudah dapat melintasi jembatan bambu itu dengan sepeda motor untuk mengangkut pupuk dan mengantarkan anak-anak mengaji.

“Warga urunan mulai dari Rp 5.000 hingga Rp 100.000. Dana terkumpul sekitar Rp2 juta. Ada juga yang menyumbang bambu,” jelas Amaq Yar.

Baca Juga :  Dandim 1615 Lotim Tegaskan Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan

Ia mengaku telah meminta izin kepada Kapolsek setempat dan memperoleh izin, meski Kepala Desa melarang dengan alasan jembatan akan segera pemerintah bangun.

“Nyatanya hingga hari ini mereka tidak kunjung membangunnya,” katanya dengan nada kesal.

Warga berharap Bupati segera merealisasikan janjinya, terlebih di musim hujan.

“Jangan hanya berjanji di depan warga, tanpa realisasi,” pungkasnya.

Jembatan ini merupakan satu-satunya akses ratusan KK dari Dusun Aik Beta ke Dusun Rembiga. Bahkan, jembatan ini menjadi akses tercepat menuju kawasan Puncak Jeringo.

Banjir bandang pada Rabu 19/11) sekitar pukul 14.00 WITA lalu menerjang dan memutus jembatan tersebut. Peristiwa itu mengakibatkan sekitar 150 Kepala Keluarga (KK) terisolasi.

Untuk beraktivitas menuju Kantor Desa Prigi, warga terpaksa menempuh jalur memutar sejauh 20 kilometer.

Kepala Desa Prigi, Darmawan, menjelaskan, jembatan yang putus itu menghubungkan transportasi desa dari Desa Prigi menuju Desa Puncak Jeringo. Jalan tersebut merupakan satu-satunya penghubung.

Baca Juga :  Bidik Posisi 3 Besar di MTQ XXXI NTB, Lombok Timur Gembleng 54 Kafilah dalam Training Center

Sebelumnya, Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, berjanji dalam kunjungannya pada Senin 24 November 2025.  Dia berjanji dalam waktu dekat akan memasang jembatan sementara.

“Jembatan ini bisa mobil yang membawa muatan 5 hingga 7 ton lewati,” ungkap Bupati Haerul Warisin di Desa Perigi, Senin 24 November 2025.

Selain itu, pemerintah daerah juga sedang menangani jembatan yang menghubungkan Desa Teko dengan Desa Apitaik.

Pengerjaan jembatan sementara itu hampir rampung dan menelan dana sekitar Rp 1 miliar.

Bupati juga telah berkomunikasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingat keduanya merupakan dampak bencana.

Ia berharap keberadaan jembatan sementara nantinya dapat kembali menghidupkan geliat ekonomi masyarakat, juga menjaga semangat siswa-siswi sekolah dalam menempuh pendidikan. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

LSM Garuda: Kami Siap Jadi Cooling System dan Jembatan Komunikasi Masyarakat-Pemerintah
Urus SIM Kini Lebih Praktis Lewat Aplikasi SINAR, Satpas Polres Lombok Timur Imbau Warga Manfaatkan Layanan Online
Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
BPS NTB Buka Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026 Secara Terbuka dan Berbasis Sistem
Lebih dari 4.000 Paket Daging Kurban Disalurkan Yayasan Cahaya Untuk Negeri ke Pelosok Lombok Timur
Bupati Tegaskan Petugas Sensus Ujung Tombak Ketepatan Perencanaan
Bupati Lombok Timur Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026
Menjelang Demo 2 Juni, GASAK NTB Ingatkan Aliansi PPS Soal Titik Vital

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:22 WITA

Presiden Prabowo Copot Dadan, Sony dan Lodewyk dari BGN

Selasa, 26 Mei 2026 - 23:42 WITA

BGN Luncurkan Aplikasi ‘Reviu MBG’ untuk Awasi Kualitas Program Makan Bergizi Gratis

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:37 WITA

Kakorlantas Tegaskan Transformasi Penegakan Hukum Lalu Lintas Berbasis ETLE 95 Persen

Minggu, 24 Mei 2026 - 13:13 WITA

Polri Luncurkan SIM Digital, Pengendara Cukup Tunjukkan di Ponsel

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Kamis, 21 Mei 2026 - 16:35 WITA

SMSI dan ABPEDNAS Jajaki Kolaborasi Nasional Perkuat Tata Kelola Desa

Selasa, 19 Mei 2026 - 18:53 WITA

Cadangan Beras RI Tembus Rekor 5,37 Juta Ton, Wamentan: Tertinggi dalam Sejarah

Minggu, 17 Mei 2026 - 14:01 WITA

Mulai 2027, Bahasa Inggris Menjadi Mata Pelajaran Wajib Bagi Siswa SD

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Copot Dadan Hindaya, Sony Sonjaya dan Lodewyk Pusung dari BGN. (Foto: Lombokini.com/Tamrin).

Nasional

Presiden Prabowo Copot Dadan, Sony dan Lodewyk dari BGN

Selasa, 2 Jun 2026 - 22:22 WITA