Kemensos Kirim Logistik Darurat dan Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir Mataram

Senin, 7 Juli 2025 - 15:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kemensos Kirim Logistik Darurat dan Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir Mataram. (Foto: Lombokini.com/Kemensos).

Kemensos Kirim Logistik Darurat dan Dirikan Dapur Umum untuk Korban Banjir Mataram. (Foto: Lombokini.com/Kemensos).

LOMBOKINI.com Kementerian Sosial (Kemensos) mengirim bantuan logistik darurat dan mendirikan dapur umum untuk merespons banjir di Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melalui keterangan resminya, Senin 7 Juli 2025 mengatakan telah mengerahkan Tim guna mengevakuasi korban, mendata kerusakan, dan berkoordinasi dengan aparat setempat.

Tim gabungan yang terdiri dari Kemensos, Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Timur, Tagana Provinsi Nusa Tenggara Timur, Dinas Sosial Kota Mataram, dan Tagana Kota Mataram juga telah melakukan upaya penanganan yaitu membantu melakukan proses evakuasi dan asesmen cepat dampak bencana yang ditimbulkan.

Baca Juga :  Nursalim Sebut Ada Perintah 'Gubernur Iqbal' di Balik Munculnya Kasus Gratifikasi Dana Siluman DPRD NTB

Banjir akibat hujan intensif dan angin kencang, sejak Ahad 6 Juli 2025 memicu luapan sungai yang merendam enam kecamatan: Sekarbela, Selaparang, Mataram, Ampenan, Sandubaya, dan Cakranegara.

Data Tagana NTB mencatat 20.000 warga terdampak, 520 orang mengungsi, dan 15 luka-luka.

Baca Juga :  Iqbal Lantik Abul Chair sebagai Sekda NTB dan 13 Pejabat Eselon II

Tim gabungan Kemensos, Disos NTB, dan Tagana memfokuskan upaya pada:

  • Evakuasi warga terjebak banjir
  • Pendirian 2 dapur umum di PPSLU Mandalika dan Pendopo Wali Kota

Distribusi logistik darurat:

  • 4.200 kg beras
  • 450 paket makanan siap saji
  • 276 lembar selimut
  • 30 lembar kasur
  • Paket keluarga dan anak

“Kami memperkuat koordinasi dengan pemda setempat untuk menyiapkan shelter pengungsian,” tegas Gus Ipul. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Unram Bubarkan Pemutaran Film ‘Pesta Babi’ di Area Kampus, Mahasiswa Protes
Cuaca Tak Menentu dan Harga Fluktuatif, Petani Vanili Lenek Duren Tetap Bertahan
Jurnalis Warga Kampanyekan Irigasi Tetes di Lahan Kering Lombok Timur
Zulhas: Koperasi Merah Putih Menjadi Offtaker, Agen Pupuk Bersubsidi dan Penyalur Gas 3 Kg
Tiga Produk UMKM Binaan Persit Lolos Kurasi dan Dikirim ke Jakarta untuk ‘Persit Bisa 2’
Bupati Lombok Timur Lepas 393 JCH Kloter 9 Embarkasi Lombok
Prabowo Keluarkan Keppres Satgas PHK untuk Lindungi Buruh
Prabowo Buka Baju dan Peluk Buruh Usai Pidato May Day di Monas

Berita Terkait

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:21 WITA

Di Balik Narasi Akselerasi: Menguji Klaim Keadilan Pertumbuhan di Lombok Timur

Minggu, 3 Mei 2026 - 19:31 WITA

Swasembada Pangan di Era Presiden Prabowo: Apakah Sudah Tercapai? 

Rabu, 22 April 2026 - 10:52 WITA

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Berita Terbaru

​Warga menunjukkan titik lokasi hilangnya seorang anak kepada anggota Polres Lombok Timur di Bendungan Pandandure, Kamis sore 7 Mei 2026. Insiden ini kembali memicu kewaspadaan warga di sekitar bendungan. (Foto: Lombokini.com/Humas Polres Lotim).

Lombok Timur

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA