Kemenag Gandeng Kemendes hingga Ma’had Aly dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat Daerah 3T

Kamis, 16 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kemenag Gandeng Kemendes hingga Ma’had Aly dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T). (Foto: Lombokini.com/Kemenag.go.id).

Kemenag Gandeng Kemendes hingga Ma’had Aly dalam Pemberdayaan Ekonomi Umat Daerah Tertinggal, Terdepan, Terluar (3T). (Foto: Lombokini.com/Kemenag.go.id).

LOMBOKINI.com – Kementerian Agama RI (Kemenag) menggandeng Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) serta Ma’had Aly dalam program KUA Pemberdayaan Ekonomi Umat (KUA PEU) di daerah tertinggal, terdepan, terluar (3T).

Kerja sama ini bertujuan memperkuat kapasitas penyuluh agama dan memberdayakan masyarakat, terutama di daerah terpencil.

Direktur Penerangan Agama Islam, Ahmad Zayadi menjelaskan pentingnya keterlibatan Kemendes PDTT dalam program KUA PEU, karena terdapat potensi irisan program antara kedua kementerian.

Zayadi menambahkan, dai yang pernah ditugaskan di daerah 3T juga akan dilibatkan dalam program ini, demi memperkuat dampak pemberdayaan di lapangan.

“Sinergi ini bertujuan untuk menciptakan dampak yang lebih besar, terutama bagi masyarakat terpencil”, ujar Zayadi di Jakarta, Kamis 16 Januari 2025 dilansir Lombokini.com dari kemenag.go.id.

Kemenag juga menggandeng Ma’had Aly untuk memperkuat kemampuan teknis penyuluh agama, terutama di bidang pemberdayaan zakat dan wakaf.

Baca Juga :  IKADIN NTB Lantik dan Kukuhkan 25 Advokat, Tegaskan Integritas Profesi

“Kerja sama dengan Ma’had Aly dirancang agar penyuluh dapat memberi dampak langsung bagi masyarakat, terutama di wilayah terpencil”,  jelas Zayadi.

Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Cecep mengungkapkan, Kemenag akan memetakan potensi ekonomi di 5.917 KUA di seluruh Indonesia. Data ini akan digunakan untuk mengembangkan sektor unggulan sesuai kebutuhan wilayah.

“Sebagai contoh, sektor perikanan berbasis teknologi bioflok bisa dikembangkan dengan dukungan lembaga seperti Biotrop,” ujar Cecep.

Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf, Waryono Abdul Ghafur menambahkan, pada 2025, program KUA PEU akan diintegrasikan dengan kebijakan KUA Revitalisasi.

Baca Juga :  Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

“Kami merancang program ini untuk mengelola Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di KUA dan memberi pembinaan khusus kepada kepala KUA serta penyuluh,” katanya.

Waryono juga menyampaikan, Ma’had Aly akan mendukung pendampingan intensif kepada penyuluh di 200 KUA prioritas.

“Kami berharap kolaborasi ini mampu meningkatkan kontribusi KUA dalam membangun kemandirian ekonomi umat, terutama di daerah 3T “,  ujar Waryono.

Dia menegaskan, program ini diharapkan membawa perubahan positif dan memberdayakan masyarakat secara efektif.

“Tahun ini menandai awal kolaborasi yang diharapkan memberikan dampak nyata bagi masyarakat”, pungkasnya. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes
Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta
Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik
Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN
Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun
Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan
Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan
Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 06:33 WITA

ADBMI dan AWO International Gelar Lokakarya Rencana Kerja Strategis BUMDes

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:01 WITA

Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:14 WITA

Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA