Kanit Reskrim Polsek Jerowaru Dicopot Usai Viral Hina Etnis Sumbawa

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 22:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Usai Viral Hina Etnis Sumbawa, Kanit Reskrim Jerowaru Dicopot. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Usai Viral Hina Etnis Sumbawa, Kanit Reskrim Jerowaru Dicopot. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com Video viral oknum Kanit Reskrim Polsek Jerowaru, AS, melontarkan kata-kata rasis dan merendahkan suku Sumbawa. Aksi ini memicu kecaman keras netizen.

Merespons hal itu, Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan mengonfirmasi pencopotan AS dari jabatannya.

“Sudah kami copot dari jabatannya dan kami periksa di Propam,” egas Kapolda melalui pesan singkat, Sabtu 16 Agustus 2025.

Insiden berawal dini hari Senin (11/8) di sebuah villa Lombok Timur. AS menenggak minuman beralkohol bersama seorang kepala dusun. Saat pekerja villa menagih pembayaran, keributan terjadi.

Baca Juga :  KPK Buka JNBA 2026 dari Mataram, Usung Tema 'Dari Timur untuk Indonesia Berintegritas'

AS mengaku kehilangan uang secara beruntun: Rp 5 juta, Rp 10 juta, hingga Rp 17 juta. Ia membentak karyawan dan menolak membayar. Bahkan, AS membawa paksa seluruh karyawan ke Polsek Jerowaru.

Dalam video, AS melontarkan hinaan: “Kalian orang Sumbawa a.j.ng, padi pun tidak mau tumbuh di Sumbawa. Makanya kalian cari makan di Lombok”. Ucapan ini menyulut kemarahan warga Sumbawa di seluruh NTB.

Baca Juga :  Tak Sampai 24 Jam, Dua Begal HP di Rensing Bat Diringkus Satreskrim Polres Lombok Timur

Masyarakat pun mendesak pemberian sanksi berat hingga Pemberhentian Tanpa Hak (PTDH) untuk AS.

Kapolda menegaskan pihaknya tidak akan mentolerir perilaku arogan dan rasis yang mencoreng institusi Polri. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Pria Paruh Baya di Pringgasela Tewas Disayat Tetangga Menggunakan Sabit
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal
Geger, Mayat Bayi Ditemukan Mengambang di Saluran Irigasi Desa Pijot Keruak
KPK Buka JNBA 2026 dari Mataram, Usung Tema ‘Dari Timur untuk Indonesia Berintegritas’
Niat Usut Kasus Pelecehan, Polisi di Sembalun Malah Pergoki Tiga Pemuda Asyik Pesta Sabu
Bangun Reputasi Lewat Integritas, Bung Heru Besarkan Seniman Hukum Law Firm di NTB
Progres Kasus Santri Dibakar di Batukliang, Humas Polres Loteng: Penyidik Masih Kumpulkan Bukti
ICJR Kritik KUHAP Baru di Forum ADVOKAI: Kewenangan Advokat Masih Sebatas Teks

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:50 WITA

Kafilah Lombok Timur Raih Prestasi Gemilang di MTQ NTB, Selaras dengan Semangat Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H

Senin, 15 Juni 2026 - 21:45 WITA

TP-PKK NTB dan Lombok Timur Kolaborasi Wujudkan Desa Sakra sebagai Model Desa Berdaya

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:05 WITA

Pemprov NTB Hapus Denda dan Tunggakan Pajak Kendaraan Mulai 15 Juni hingga September 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:55 WITA

Bangun Reputasi Lewat Integritas, Bung Heru Besarkan Seniman Hukum Law Firm di NTB

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16 WITA

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:40 WITA

Tekan Inflasi, Pemprov NTB Gelar Pangan Murah di Lombok Barat

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:05 WITA

LSM Garuda: Kami Siap Jadi Cooling System dan Jembatan Komunikasi Masyarakat-Pemerintah

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:33 WITA

BPS NTB Buka Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026 Secara Terbuka dan Berbasis Sistem

Berita Terbaru

Dr. TGB Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Khazanah

TGB Peringatkan Akun Islami Pemecah Belah sebagai Proksi Dajjal

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:45 WITA