Kades Lombok Timur Datangi Tiga Kementerian: Tuntut Kejelasan Pilkades, Bansos, dan Anggaran Desa

Senin, 25 Agustus 2025 - 16:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan Kades Lombok Timur tuntut kejelasan Pilkades, data bansos, dan anggaran desa dengan mendatangi tiga kementerian di Jakarta, Senin 25 Agustus 2025. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Puluhan Kades Lombok Timur tuntut kejelasan Pilkades, data bansos, dan anggaran desa dengan mendatangi tiga kementerian di Jakarta, Senin 25 Agustus 2025. (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com Puluhan Kepala Desa (Kades) dari Lombok Timur mendatangi tiga kementerian di Jakarta pada Senin, 25 Agustus 2025.

Ketangan mereka untuk meminta kejelasan sejumlah kebijakan pusat yang menghambat pemerintahan desa.

Ketua Forum Komunikasi Kepala Desa (FKKD) Lombok Timur, M. Khairul Ihsan, memimpin langsung rombongan tersebut.

“Kami sengaja datang ke tiga kementerian untuk memprotes sejumlah persoalan krusial yang menghambat pemerintahan desa,” tegas Ihsan melalui pesan WhatsApp, Senin 25 Agustus 2025.

Di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), para Kades mempertanyakan penundaan penerbitan Peraturan Pemerintah (PP) tentang Pemilihan Kepada Desa (Pilkades).

Baca Juga :  Gandeng UMJ, Pemkab Lotim Matangkan Aplikasi EWS 'Gumi Sasak' Berbasis Kearifan Lokal

Ihsan menjelaskan bahwa ketiadaan aturan ini memaksa Pemkab Lombok Timur menunda Pilkades yang seharusnya berlangsung pada 2025 menjadi 2026.

“Kami meminta kejelasan agar pelaksanaan Pilkades tidak lagi gamang,” ujarnya.

Selanjutnya, di Kementerian Sosial (Kemensos), mereka menyoroti kekacauan data penerima bantuan sosial untuk masyarakat miskin.

“Data bantuan yang kacau ini justru memicu masalah sosial. Kami meminta kementerian memperbaiki dan memperjelas dasar datanya,” tambah Ihsan.

Baca Juga :  Wabup Lotim Tegaskan Pelaku Judi dan Pinjaman Online Satu KK Auto Dicoret dari Daftar Bantuan Bansos

Terakhir, di Kementerian Desa PDTT, para kades memperjelas persoalan terkait alokasi anggaran desa dan program pembangunan. Mereka menuntut kepastian mekanisme yang selama ini masih membingungkan.

Aksi ini mengeskalasikan kekecewaan pemerintah desa terhadap kebijakan pusat yang mereka anggap lambat dan tidak jelas. Imbasnya, pembangunan dan pelayanan di tingkat akar rumput pun mengalami stagnansi.

“Intinya, kami membawa seluruh persoalan ini langsung kepada para menteri. Kami meminta mereka segera mencari solusi terbaik,” pungkasnya. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Gandeng UMJ, Pemkab Lotim Matangkan Aplikasi EWS ‘Gumi Sasak’ Berbasis Kearifan Lokal
Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD, Bupati Lotim Paparkan Realisasi Pendapatan 101 Persen
BRI Kembalikan Dana Rp 1,4 Miliar ke Kas Daerah, Pemda Lotim Siap Salurkan Ulang Bantuan UMKM di APBD Perubahan 2026
Pemda Lombok Timur Tata Wajah Baru Kota Selong, Pembangunan Gedung MICE dan Food Court Center Dimulaikan pada Oktober 2026
Pemerintah Kabupaten Lombok Timur Terima Kunjungan Tim Monitoring Stunting dari Bank Dunia dan Pusat
Dukung Revitalisasi Keraton, TSB dan Kemenbud Sinergi Lindungi Cagar Budaya Nasional
Sepakati Win-Win Solution, Pilkades Serentak Lombok Timur Resmi Digelar 27 Januari 2027
Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:28 WITA

Londo Ireng dan Malu Menjadi Indonesia  (terbuka untuk Prabowo Subianto)

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:13 WITA

Iqbal-Dinda: Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di NTB      

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:53 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:44 WITA

Bangkitnya Kelas Menengah: Kurva Gajah   

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:11 WITA

Mendedah Era Reformasi: Sebuah Refleksi   

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:12 WITA

Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:48 WITA

ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Berita Terbaru