Janda 65 Tahun dan Dua Anaknya Terpaksa Bertahan di Rumah Rusak Diterjang Angin

Kamis, 29 Januari 2026 - 10:08 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kondisi rumah seorang janda 65 tahun dan dua anaknya di Kebon Bongkot, Masbagik Lombok Timur, yang rusak setelah diterjang angin kencang. (Foto: Lombokini.com).

Kondisi rumah seorang janda 65 tahun dan dua anaknya di Kebon Bongkot, Masbagik Lombok Timur, yang rusak setelah diterjang angin kencang. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Angin kencang dan hujan deras beberapa waktu lalu menerjang dan merusak parah dinding bambu rumah Inaq Siti Raodah (65), seorang janda tua di Dusun Kebon Bongkot, Kecamatan Masbagik.

Perempuan itu terpaksa bertahan bersama dua anaknya yang masih bersekolah (SD dan Tsanawiyah) di dalam rumah beratap genteng rapuh yang nyaris roboh.

Kondisi rumah Inaq Odah itu sangat memprihatinkan. Sapuan angin kencang merontokkan dinding bambu dan kayu hingga struktur rumah tidak lagi stabil. Bangunan itu sudah tidak layak huni dan mengancam keselamatan ketiga penghuninya.

Baca Juga :  Majelis Ta’lim Darunnajah Gelar Ziarah Mahabbah Kubra, Rawat Sanad Keilmuan Ulama Lombok Timur

“Dinding rumah saya ini sudah jongkor, apalagi setelah angin dan hujan menerjang. Saya hanya pasrah dan berharap ada bantuan,” ungkap Inaq Odah kepada Lombokini.com, Kamis 29 Januari 2026.

Kematian suaminya beberapa tahun lalu semakin membebani kehidupan perempuan tua itu. Kini, ia hanya mengandalkan penghasilan tidak tetap untuk menghidupi dua anaknya. Keluarga itu tidak memiliki kemampuan ekonomi untuk membenahi rumah atau mencari tempat tinggal baru.

“Kami hidup serba kekurangan. Untuk makan sehari-hari saja susah, apalagi untuk memperbaiki rumah yang sudah seperti ini,” tambahnya dengan suara lirih.

Baca Juga :  Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Kerusakan akibat angin semakin memperparah keadaan mereka. Keluarga itu kini hidup dalam ketakutan, terutama saat hujan atau angin kencang berhembus, khawatir rumah akan runtuh menimpa mereka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada bantuan resmi yang datang untuk membangun kembali rumah atau mengevakuasi keluarga itu ke tempat yang lebih aman.

Nasib ketiganya kini bergantung pada uluran tangan serta kepedulian pihak berwenang dan masyarakat untuk memberikan pertolongan segera. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa
IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 16:40 WITA

Prabowo Lantik Enam Pejabat, dari Aktivis Buruh hingga Penasihat Khusus

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:07 WITA

Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:50 WITA

Pendaftaran Sudah Ditutup, BGN Minta Masyarakat Waspadai Penipuan Jual Beli Titik SPPG

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:15 WITA

Danantara Benahi Tata Kelola dan Perkuat Fondasi Keuangan BUMN

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:45 WITA

Buya Yahya Ajak Masyarakat Doakan Prabowo di Istana: ‘Jadi Presiden Itu Berat’

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:22 WITA

Pemerintah Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman Jelang Lebaran

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:33 WITA

Pakar Bantah Perjanjian Dagang dengan AS Bebani Indonesia: Rakyat Butuh Pekerjaan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:30 WITA

Prabowo Perintahkan Cadangan BBM Ditingkatkan Jadi Tiga Bulan

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menghadiri panen padi kemitraan bersama PT Agrinas dan mengajak petani mendukung kemandirian pangan di Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Kamis 13 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:52 WITA