IAIH Pancor Perkuat Komitmen Lingkungan dengan Tanam Pohon di Bali

Sabtu, 13 Juli 2024 - 15:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

IAIH Pancor Perkuat Komitmen Lingkungan dengan Tanam Pohon di Bali. (sumber; istimewa)

IAIH Pancor Perkuat Komitmen Lingkungan dengan Tanam Pohon di Bali. (sumber; istimewa)

LOMBOKINI.com – Sivitas Akademika IAIH Pancor kembali menunjukkan komitmen terhadap pelestarian lingkungan melalui kegiatan KKN Nasional di Bali. Kampus yang dipimpin oleh Tuan Guru Bajang, Dr. KH. Muhammad Zaenul Majdi, MA, melaksanakan penanaman seratus pohon di wilayah Candi Kuning, Bedugul, Bali.

Kegiatan yang telah berlangsung selama satu bulan penuh ini menjadi puncak dari rangkaian KKN Nasional yang juga mencakup pendidikan dan dakwah.

Penanaman pohon dilakukan secara bertahap mulai dari Kamis, 4 Juli hingga 9 Juli 2024 di area pondok Yayasan al-Hidayah, Bali. Melibatkan kelompok masyarakat setempat yang peduli terhadap lingkungan.

Baca Juga :  TP-PKK NTB dan Lombok Timur Kolaborasi Wujudkan Desa Sakra sebagai Model Desa Berdaya

Kelompok mahasiswa KKN Nasional IAIH Pancor bekerja sama dengan Ketua KPA Mallon Danu, Ustadz Khairil Anwar, SE, dalam mengajukan permohonan bibit pohon ke Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan BPBDASHL Unda Anyar.

Permohonan tersebut disetujui dan seratus bibit pohon disediakan untuk ditanam di daerah Candikuning, Bedugul.

Sebelumnya, kelompok KKN Internasional IAIH Pancor di Thailand juga melaksanakan kegiatan serupa di Provinsi Narathiwat dan Pattani. Penanaman pohon di Bali ini adalah wujud nyata komitmen sivitas akademika IAIH Pancor dalam menjaga lingkungan.

Wakil Rektor IAI Hamzanwadi Pancor, Dr Abdul Hayyi Akrom, menyatakan bahwa IAIH Pancor selalu memberi perhatian besar terhadap gerakan pelestarian lingkungan.

Baca Juga :  Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Menurutnya, lingkungan sangat penting karena berhubungan langsung dengan kehidupan. Oleh karena itu, semua pihak diharapkan ikut berpartisipasi dalam upaya pelestarian dan perbaikan lingkungan.

“Kegiatan penanaman pohon oleh kelompok KKN Nasional IAIH Pancor di Bali adalah salah satu bentuk partisipasi sivitas akademika dalam menjaga lingkungan,”jelas Dr. Hayi.

Lebih lanjut, IAIH Pancor berkomitmen terus berpartisipasi dalam kegiatan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari menjalani perintah agama dan menjaga Tanah Air. (lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya
Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman
DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI
TP-PKK NTB dan Lombok Timur Kolaborasi Wujudkan Desa Sakra sebagai Model Desa Berdaya
Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)
Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi
Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI
Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Kamis, 18 Juni 2026 - 02:31 WITA

Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman

Jumat, 12 Juni 2026 - 22:06 WITA

Gigaduka: Penderitaan Modern dari Akal Imitasi (AI)

Jumat, 12 Juni 2026 - 15:00 WITA

Sastra Menjadi ‘Suaka’ di Tengah Absurditas Era Digitalisasi

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:28 WITA

Menjaga Kewarasan di Era Digital: Haul ke-4 Buya Syafii Maarif di Selong Kupas Tuntas Eksistensi Manusia dan AI

Senin, 1 Juni 2026 - 10:30 WITA

Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Minggu, 24 Mei 2026 - 15:54 WITA

Pusat Keluarkan Bantuan Revitalisasi Sekolah untuk Lombok Timur Usulan DPR dan DPD, Kadis Dikbud Lotim Ungkapkan Hal Ini

Minggu, 24 Mei 2026 - 12:50 WITA

Kemendikdasmen Tegaskan Guru Non-ASN Tetap Boleh Mengajar di Sekolah Negeri

Berita Terbaru