HMI Kecam Kekerasan Aparat, Ancam Gelar Aksi Besar

Jumat, 23 Januari 2026 - 14:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Umum HMI MPO Cabang Lombok Timur, Agamawan Salam. (Foto: Lombokini.com).

Ketua Umum HMI MPO Cabang Lombok Timur, Agamawan Salam. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lombok Timur mengecam keras dan menolak tindakan represif serta brutalitas aparat kepolisian Polres Lombok Timur. Mereka menyatakan sikap ini menyusul pengawalan aksi jilid II di halaman Kantor Bupati Lombok Timur, Kamis 22 Januari 2026.

Organisasi hijau hitam ini mengancam akan menggelar aksi besar-besaran jika tuntutannya tidak mereka penuhi.

Ketua Umum HMI Cabang Lombok Timur, Agamawan Salam, menegaskan bahwa aksi sebelumnya berlangsung damai. Massa aksi menyampaikan aspirasi tentang kebijakan pemerintahan kabupaten yang tidak pro rakyat, tata kelola pariwisata, serta pengambilalihan sejumlah destinasi wisata secara sepihak oleh pemerintah.

Baca Juga :  Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Aksi tersebut juga menuntut penyelesaian kasus premanisme terhadap massa aksi pertama di kantor bupati pada Selasa 20 Januari 2026.

“Kami mengecam tindakan aparat kepolisian yang bertindak arogan dan memukuli massa aksi. Tindakan ini menyebabkan sejumlah kader kami mengalami luka serius dan berdarah. Tindakan aparat jelas mencederai hak konstitusional rakyat untuk berekspresi dan menyampaikan pendapat,” tegas Agamawan dalam pernyataan tertulisnya, Jumat 23 Januari 2026.

Baca Juga :  IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud

Lebih lanjut, HMI Cabang Lombok Timur menyatakan mosi tidak percaya terhadap kinerja dan pengendalian aparat Polres Lombok Timur dalam menangani massa demonstran.

Sebagai konsekuensi, HMI mendesak Kapolri dan Kapolda Nusa Tenggara Barat untuk memecat Kapolres Lombok Timur. Mereka juga meminta Pemerintah Kabupaten Lombok Timur, khususnya Bupati dan Wakil Bupati, bertanggung jawab penuh atas insiden kekerasan tersebut.

“Jika tuntutan kami tidak segera mereka indahkan, maka HMI Cabang Lombok Timur tidak akan ragu menggelar aksi besar-besaran,” pungkasnya. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

TNI dan Pemda Lombok Timur Buka TMMD Ke-128, Satukan Langkah Membangun Desa
IPM Lotim Naik Signifikan, Tokoh Pendidikan Sebut Kontribusi Dinas Dikbud
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Massa Gempur Demo ke Kantor Bupati Lombok Timur, Protes Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Tokoh Pendidikan Pertanyakan Arah Kebijakan Strategis Pendidikan Lombok Timur
Istri Bupati Lombok Timur Bagikan Mi Instan dan Terigu ke Ibu Hamil, Langgar Juknis MBG
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Pedagang Bantah Klaim Wakil Bupati: Penutupan SPPG Tak Berdampak pada Ekonomi Warga

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 16:40 WITA

Prabowo Lantik Enam Pejabat, dari Aktivis Buruh hingga Penasihat Khusus

Kamis, 19 Maret 2026 - 16:07 WITA

Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026

Jumat, 6 Maret 2026 - 15:50 WITA

Pendaftaran Sudah Ditutup, BGN Minta Masyarakat Waspadai Penipuan Jual Beli Titik SPPG

Kamis, 5 Maret 2026 - 22:15 WITA

Danantara Benahi Tata Kelola dan Perkuat Fondasi Keuangan BUMN

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:45 WITA

Buya Yahya Ajak Masyarakat Doakan Prabowo di Istana: ‘Jadi Presiden Itu Berat’

Rabu, 4 Maret 2026 - 23:22 WITA

Pemerintah Pastikan Stok Pangan dan Energi Aman Jelang Lebaran

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:33 WITA

Pakar Bantah Perjanjian Dagang dengan AS Bebani Indonesia: Rakyat Butuh Pekerjaan

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:30 WITA

Prabowo Perintahkan Cadangan BBM Ditingkatkan Jadi Tiga Bulan

Berita Terbaru

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin menghadiri panen padi kemitraan bersama PT Agrinas dan mengajak petani mendukung kemandirian pangan di Desa Montong Baan, Kecamatan Sikur, Kamis 13 Maret 2025. (Foto: Lombokini.com).

Opini

Swasembada Pangan di Lombok Timur: Apakah Sudah Tercapai?

Rabu, 22 Apr 2026 - 10:52 WITA