Gubernur NTB Tegaskan Pelestarian Lingkungan sebagai Investasi Jangka Panjang

Selasa, 30 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Tegaskan Pelestarian Lingkungan sebagai Investasi Jangka Panjang. (Foto: Lombokini.com/

Gubernur NTB Tegaskan Pelestarian Lingkungan sebagai Investasi Jangka Panjang. (Foto: Lombokini.com/

LOMBOKINI.com – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menghadiri dan menegaskan pentingnya pelestarian lingkungan dalam kegiatan Yunales Peduli di Bendungan Meninting, Lombok Barat, Senin 29 Desember 2025.

Yayasan Unggul Alam Lestari menggelar kegiatan berupa penanaman pohon produktif dan pelepasan burung.

Gubernur Iqbal menilai kegiatan itu sederhana namun berdampak besar bagi kelestarian lingkungan dan kehidupan masyarakat.

Ia menegaskan bahwa isu lingkungan dan kehutanan tidak boleh masyarakat pandang dari sudut keuntungan jangka pendek.

“Urusan lingkungan dan hutan tidak kita desain untuk menghasilkan keuntungan instan. Dalam jangka pendek ini memang terlihat sebagai biaya, tetapi dalam jangka panjang akan menciptakan manfaat ekonomi dan sosial yang luar biasa,” ujarnya.

Menurutnya, kerusakan lingkungan dan hutan akan langsung berdampak pada sektor ekonomi lain. Masyarakat yang bergantung pada hutan akan kehilangan mata pencaharian jika hutan tidak terjaga, sehingga berpotensi memicu kemiskinan ekstrem.

Baca Juga :  Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya

“Di banyak tempat, kemiskinan ekstrem tumbuh di sekitar hutan yang rusak. Masyarakat yang turun-temurun hidup dari hutan akhirnya tidak lagi bisa bertahan karena ekosistemnya hancur,” jelasnya.

Ia juga menyoroti ancaman terhadap keanekaragaman hayati. Punahnya flora dan fauna merupakan kerugian besar yang akan sangat dirasakan generasi mendatang.

“Menjaga lingkungan adalah bentuk investasi jangka panjang. Mungkin bukan generasi saya yang menikmati hasilnya, tetapi anak cucu kita pasti akan merasakannya,” tegasnya.

Pada kesempatan itu, Gubernur mengapresiasi kelompok Geber yang bertransformasi dari gerakan politik menjadi gerakan lingkungan. Pemerintah Provinsi NTB akan mendukung setiap inisiatif pelestarian lingkungan yang konsisten dan berkelanjutan.

Baca Juga :  PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

“Kita tidak punya banyak waktu lagi. Jika ingin mewariskan lingkungan yang sehat dan aman bagi generasi mendatang, maka hari ini kita harus mulai bertindak,”pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Unggul Alam Lestari, Saiful Haq, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk refleksi menyambut tahun baru tanpa euforia berlebihan.

“Tahun ini kami memilih menyambut tahun baru dengan kegiatan yang bermanfaat bagi lingkungan. Selain penanaman pohon, kami juga melepas burung untuk membantu memulihkan ekosistem,” ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut, yayasan menanam 500 pohon produktif, seperti jati, sengon, dan jambu mete, yang diharapkan memberikan manfaat ekologis dan ekonomi bagi masyarakat di masa depan. ***

Penulis : Muhammad Asman

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG
Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang
Gema Alam NTB dan WRI Indonesia Libatkan Perempuan Desa Awasi Kawasan Hijau
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia
Kunjungan Putri Mahkota Swedia, Gubernur NTB Manfaatkan untuk Promosikan Kehidupan Masyarakat ke Dunia
Merawat Ruang Hidup di Hari Kemerdekaan: Komunitas Adat Batu Rentek Mengajak Warga Aikmel untuk Sadar Ekologis

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 21:38 WITA

333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Selasa, 1 September 2026 - 22:01 WITA

Tambang Menggali, Pangan Mulai Berkurang

Selasa, 1 September 2026 - 20:20 WITA

Gema Alam NTB dan WRI Indonesia Libatkan Perempuan Desa Awasi Kawasan Hijau

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA