Gili Petelu, Surga Tersembunyi di Kabupaten Lombok Timur

Minggu, 18 Agustus 2024 - 14:40 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pulau kecil Gili Petelu menyajikan destinasi wisata bahari unggulan di Jerowaru, Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

Pulau kecil Gili Petelu menyajikan destinasi wisata bahari unggulan di Jerowaru, Lombok Timur. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Salah satu destinasi wisata yang menarik perhatian bagi wisatawan adalah Gili Petelu, tepatnya berada di Desa Sekaroh Kecamatan Jerowaru Kabupaten Lombok Timur (Lotim) Nusa Tenggara Barat (NTB).

Lokasinya berdekatan dengan Pantai Pink atau Pink Beach Jerowaru Lombok Timur.
Gili Petelu sebuah pulau kecil yang menawarkan keindahan alam bawah laut dan pasir putih yang memanjakan mata.

Wisatawan dapat melakukan beragam aktivitas di gili ini. Misalnya berenang, snorkeling, diving atau sekadar bermain pasir di pinggir pantai. Wisatawan juga dapat menjadikan panorama pantai ini sebagai spot foto yang menarik.

Nama dari pantai ini juga cukup unik, yaitu telu di dalam bahasa sasak yang berarti tiga, hal ini dikarenakan terdapat gugusan bukit kecil yang berjumlah tiga dan gili memiliki arti pulau kecil.

Baca Juga :  TGB Tegaskan Pemerintah Harus Jadi Fasilitator, Bukan Pesaing Rakyat

Gili Petelu juga ternyata tidak berpenghuni dan hanya dikunjungi oleh para wisatawan yang ingin berlibur.

Memiliki keindahan alam yang mempesona, Gili Petelu bak surga tersembunyi di Lombok Timur ini ternyata diam-diam menyimpan permata indah di sekelilingnya.

Air lautnya yang berwarna hijau tosca ini membuatnya seakan-akan seperti permata zamrud berkilauan.

Apalagi jika para pengunjung mulai menyelami lautan tersebut, keindahan biota laut di dalamnya akan senantiasa memanjakan mata.

Aktivitas yang bisa dilakukan oleh para wisatawan banyak sekali, salah satunya adalah snorkeling atau diving. Karena pulau ini dikelilingi oleh lautan, maka hal pertama yang dilakukan adalah menjelajahi keindahan biota laut yang menunggu untuk disapa.

Apalagi terumbu karang dan juga ikan kecil yang berhamburan, perpaduan sempurna untuk menikmati indahnya Gili Petelu.

Baca Juga :  Jumlah Penduduk Lombok Timur Tembus 1,47 Juta Jiwa, Pringgabaya dan Masbagik Terpadat

Selain itu, ada hal yang tidak boleh dilupakan yaitu pasir berwarna putih yang terlihat seperti butiran kecil yang berkilauan.

Pasir putih ini berhasil memadukan laut dan pantai menjadi kesatuan yang memikat hati para wisatawan yang mengunjunginya.

Fasilitas yang ditawarkan juga masih minim mengingat pulau ini adalah pulau yang tak berpenghuni. Namun telah disediakan tempat penyewaan jika kalian ingin melakukan aktivitas seperti snorkeling.

Tiket masuk di pulau ini tidak berbiaya alias gratis, namun para pengunjung harus membayar tiket penyebrangan menggunakan perahu kapal ke Gili Petelu dengan harga sekitar Rp 450.000 sampai Rp 600.000 dengan kapasitas 10 orang.

Gili Petelu adalah permata tersembunyi di Lombok dengan keindahan alam bawah laut, pantai dengan pasir putih yang indah serta suasana yang jauh dari keramaian.***

Berita Terkait

Polres Lombok Timur Raih Predikat A Pelayanan Prima, Nilai Tertinggi se-NTB
Jumlah Penduduk Lombok Timur Tembus 1,47 Juta Jiwa, Pringgabaya dan Masbagik Terpadat
Ribuan Warga Lombok Timur Desak Polres Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Bupati
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Bapenda Lombok Timur Luruskan Redaksi SPPT PBB: Rumah Wajib Pajak Tidak Akan Disita
KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur
KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara
Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Warga memaksa penutupan dan merusak sejumlah fasilitas kafe Pantai Lungkak, Keruak, Jumat 7 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Peristiwa

Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Jumat, 7 Agu 2026 - 19:43 WITA