Distan Lombok Timur: Pemerintah Beli Jagung Rp 5.500/kg meski Pengepul Langka

Senin, 5 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petani Tak Perlu Khawatir, Distan Lombok Timur: Pemerintah Beli Jagung Rp 5.500/kg meski Pengepul Langka

Petani Tak Perlu Khawatir, Distan Lombok Timur: Pemerintah Beli Jagung Rp 5.500/kg meski Pengepul Langka

LOMBOKINI.com Plt. Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Lalu Kasturi, menegaskan pemerintah telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) jagung sebesar Rp 5.500 per kilogram untuk musim panen 2025.

Pernyataan ini sekaligus membantah isu bahwa pemerintah tidak melakukan intervensi terhadap harga jual jagung petani.

“Pemerintah secara aktif menetapkan HPP sebesar Rp5.500/kg untuk melindungi petani,” tegas Kasturi di kantornya, Senin 5 Mei 2025). Ia meminta semua pihak tidak menyebarkan isu yang merugikan citra pemerintah.

Baca Juga :  Wabup Lantik 61 Pj Kepala Desa, Bupati Lombok Timur Tegaskan Netralitas Jelang Pilkades 2027

Menghadapi musim panen 2025, Bulog akan tetap membeli hasil panen petani meskipun masih menyimpan stok jagung pembelian tahun 2024 sebanyak 483.000 ton. Pemerintah berencana melelang stok lama tersebut dengan harga Rp4.350/kg untuk mengosongkan gudang.

“Kami rela melelang di bawah HPP karena prioritas kami adalah menyelamatkan petani, bukan mencari keuntungan,” jelas Kasturi. Langkah ini diperlukan untuk menyediakan ruang penyimpanan bagi hasil panen baru.

Baca Juga :  Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Di beberapa daerah seperti Jerowaru, aktivitas pengepul dari luar daerah masih sangat minim dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kasturi mengakui fenomena ini terjadi secara nasional dan menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadi pembeli utama.

“Pemerintah memberikan jaminan pembelian hasil panen, menyediakan bibit gratis, dan subsidi pupuk. Petani tidak perlu khawatir merugi,” pungkas Kasturi. ***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terbaru

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA