Distan Lombok Timur: Pemerintah Beli Jagung Rp 5.500/kg meski Pengepul Langka

Senin, 5 Mei 2025 - 23:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petani Tak Perlu Khawatir, Distan Lombok Timur: Pemerintah Beli Jagung Rp 5.500/kg meski Pengepul Langka

Petani Tak Perlu Khawatir, Distan Lombok Timur: Pemerintah Beli Jagung Rp 5.500/kg meski Pengepul Langka

LOMBOKINI.com Plt. Kepala Dinas Pertanian Lombok Timur, Lalu Kasturi, menegaskan pemerintah telah menetapkan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) jagung sebesar Rp 5.500 per kilogram untuk musim panen 2025.

Pernyataan ini sekaligus membantah isu bahwa pemerintah tidak melakukan intervensi terhadap harga jual jagung petani.

“Pemerintah secara aktif menetapkan HPP sebesar Rp5.500/kg untuk melindungi petani,” tegas Kasturi di kantornya, Senin 5 Mei 2025). Ia meminta semua pihak tidak menyebarkan isu yang merugikan citra pemerintah.

Baca Juga :  Ekonomi Lombok Timur Tumbuh Positif 7 Persen, Pertanian Jadi Penggerak Utama

Menghadapi musim panen 2025, Bulog akan tetap membeli hasil panen petani meskipun masih menyimpan stok jagung pembelian tahun 2024 sebanyak 483.000 ton. Pemerintah berencana melelang stok lama tersebut dengan harga Rp4.350/kg untuk mengosongkan gudang.

“Kami rela melelang di bawah HPP karena prioritas kami adalah menyelamatkan petani, bukan mencari keuntungan,” jelas Kasturi. Langkah ini diperlukan untuk menyediakan ruang penyimpanan bagi hasil panen baru.

Baca Juga :  Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila

Di beberapa daerah seperti Jerowaru, aktivitas pengepul dari luar daerah masih sangat minim dibanding tahun-tahun sebelumnya. Kasturi mengakui fenomena ini terjadi secara nasional dan menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadi pembeli utama.

“Pemerintah memberikan jaminan pembelian hasil panen, menyediakan bibit gratis, dan subsidi pupuk. Petani tidak perlu khawatir merugi,” pungkas Kasturi. ***

Berita Terkait

Sepakati Win-Win Solution, Pilkades Serentak Lombok Timur Resmi Digelar 27 Januari 2027
Pemkab, DPRD, dan FKKD Sepakati Pilkades Serentak Lombok Timur Digelar 27 Januari 2027
Sekda Lotim: Kepatuhan Birokrasi dan Kemandirian Calon PMI Jadi Kunci Tata Kelola Migrasi
DPRD Sebut Pelayanan Kesehatan di Lombok Timur Masih Jauh dari Ideal
Dorong Penguatan UMKM dan Ekonomi Kreatif, Wabup Edwin Buka Festival Muharram 1448 H di GOR Lalu Muslihin
Komisi IV DPRD Soroti ‘Darurat Data’ Infrastruktur, Anggaran Lombok Timur Terancam Meleset
Warga Suryawangi Tutup Paksa Tambang Galian C Ilegal
PDAM Lombok Timur Ungguli BUMD Lain dalam Kepuasan Publik

Berita Terkait

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:50 WITA

Kafilah Lombok Timur Raih Prestasi Gemilang di MTQ NTB, Selaras dengan Semangat Menyambut Tahun Baru Islam 1448 H

Senin, 15 Juni 2026 - 21:45 WITA

TP-PKK NTB dan Lombok Timur Kolaborasi Wujudkan Desa Sakra sebagai Model Desa Berdaya

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:05 WITA

Pemprov NTB Hapus Denda dan Tunggakan Pajak Kendaraan Mulai 15 Juni hingga September 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:55 WITA

Bangun Reputasi Lewat Integritas, Bung Heru Besarkan Seniman Hukum Law Firm di NTB

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:16 WITA

Gubernur NTB Rehabilitasi Lingkungan dan Apresiasi Perusahaan demi Perkuat Pembangunan Hijau

Jumat, 5 Juni 2026 - 14:40 WITA

Tekan Inflasi, Pemprov NTB Gelar Pangan Murah di Lombok Barat

Selasa, 2 Juni 2026 - 18:05 WITA

LSM Garuda: Kami Siap Jadi Cooling System dan Jembatan Komunikasi Masyarakat-Pemerintah

Minggu, 31 Mei 2026 - 13:33 WITA

BPS NTB Buka Rekrutmen Mitra Sensus Ekonomi 2026 Secara Terbuka dan Berbasis Sistem

Berita Terbaru

Dr. TGB Muhammad Zainul Majdi. (Foto: Lombokini.com/Istimewa).

Khazanah

TGB Peringatkan Akun Islami Pemecah Belah sebagai Proksi Dajjal

Sabtu, 20 Jun 2026 - 17:45 WITA