LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menekankan pentingnya disiplin dan loyalitas kerja bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu. Ia menyampaikan penekanan itu saat menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada para PPPK Paruh Waktu di Halaman Kantor Bupati, Rabu 31 Desember 2025.
Haerul Warisin menyebut momen itu sebagai hari bersejarah yang mengakhiri penantian panjang para tenaga non-ASN. “Hari ini adalah hari yang sangat bersejarah. Apa yang menjadi penantian saudara semua akhirnya terwujud. Namun ini bukan akhir, melainkan awal pengabdian,” ujarnya.
Bupati menjelaskan perbedaan status mereka yang kini resmi menjadi bagian dari negara. “Sekarang saudara adalah milik negara. Gaji akan masuk melalui rekening daerah Lombok Timur,” jelas Haerul Warisin.
Ia pun menegaskan bahwa status paruh waktu tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan. “Jangan karena paruh waktu lalu separuh melayani masyarakat. Tetap patuhi aturan dan berikan pelayanan secara maksimal,” tegasnya.
Pada kesempatan tersebut, Bupati langsung memberikan instruksi penting. Ia memerintahkan Kepala BKPSDM Lombok Timur untuk mengusulkan peningkatan status para penerima SK menjadi PPPK Penuh Waktu. “Hari ini saudara terima SK, hari ini juga saya perintahkan Kepala BKPSDM untuk mengusulkan menjadi PPPK penuh waktu,” katanya.
Haerul Warisin menyebut kebutuhan aparatur di Lombok Timur, terutama di sektor kesehatan, masih tinggi. RSUD Masbagik dan rencana peningkatan status Puskesmas Sikur menjadi rumah sakit membutuhkan dukungan sumber daya manusia.
Sebagai bentuk apresiasi, Bupati juga menyerahkan hadiah masing-masing sebesar Rp5 juta kepada 10 PPPK Paruh Waktu yang akan memasuki masa pensiun.
Menutup sambutannya, Bupati berharap seluruh penerima SK dapat meningkatkan etos kerja. “Bekerjalah lebih cepat, lebih baik, dan lebih disiplin. Layani masyarakat dengan senyum,” pungkasnya.***
Penulis : Najamudi Anaji







