BPBD Lombok Timur dan Desa Puncak Jeringo Gelar Pelatihan Tanggap Bencana

Senin, 13 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hadapi Ancaman Bencana, 30 Relawan Puncak Jeringo Ikuti Pelatihan Tanggap Darurat Intensif. (Foto: Lombokini.com).

Hadapi Ancaman Bencana, 30 Relawan Puncak Jeringo Ikuti Pelatihan Tanggap Darurat Intensif. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lombok Timur bersama Pemerintah Desa Puncak Jeringo menggelar pelatihan tanggap darurat bencana selama tiga hari, dari 13 hingga 15 Oktober 2025. Pelatihan ini memberdayakan 30 anggota Taruna Siaga Bencana Desa (TSBD) setempat.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Lombok Timur, Rusman S.Pd., MM, secara resmi membuka pelatihan di aula Desa Puncak Jeringo. Dalam sambutannya, ia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

“Kemampuan tanggap darurat harus dimiliki setiap warga agar mereka dapat menyelamatkan diri, keluarga, dan lingkungan saat bencana terjadi,” tegas Rusman.

PJ Kepala Desa Puncak Jeringo, Mulyadi, menyambut baik sinergi ini. Ia mengapresiasi BPBD Lombok Timur atas perhatian dan pendampingan nyata bagi desanya. Mulyadi memaparkan kondisi geografis desanya yang rentan terhadap tanah longsor, kekeringan, angin puting beliung, kebakaran, dan gempa bumi.

Baca Juga :  Bupati Lotim dan Lobar Bersepakat, Solusi Nyata atau Sandiwara Birokrasi?

“Karena itu, kami memandang pelatihan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia kami sejak dini,” ujarnya.

Sebanyak 30 peserta yang terdiri dari karang taruna, tokoh perempuan, dan tokoh masyarakat mengikuti pelatihan ini dengan antusias. Selama dua hari pertama, para fasilitator dari BPBD Lombok Timur menyampaikan materi inti seperti manajemen bencana, kajian risiko, perencanaan evakuasi, dan penyusunan protap penanggulangan bencana (RENKON).

Memasuki hari ketiga, para peserta memraktikkan langsung seluruh teori dalam sebuah simulasi penanggulangan bencana. Simulasi puncak ini mengasah kemampuan teknis evakuasi, penyelamatan korban, serta koordinasi lapangan.

Selain itu, Ketua ORARI Lokal Lombok Timur membekali peserta dengan teknik komunikasi radio. Bekal ini memastikan mereka dapat menyampaikan informasi darurat dengan cepat meski jaringan seluler terganggu.

Baca Juga :  Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas

Ketua TSBD Desa Puncak Jeringo, Sujan, mengungkapkan rasa syukurnya. Ia mengakui pelatihan ini sebagai pembekalan paling lengkap yang pernah diterima TSBD.

“Kami berharap kemampuan baru ini menjadikan para anggota lebih tangguh dan siap diterjunkan di lapangan,” tuturnya.

Menutup kegiatan, Mulyadi berpesan agar hasil pelatihan tidak berhenti sebagai seremonial. Ia berkomitmen untuk terus berkolaborasi dengan BPBD Lombok Timur guna membangun desa yang mandiri dan tangguh bencana.

Sinergi nyata ini diharapkan dapat menjadikan Desa Puncak Jeringo sebagai contoh desa yang sigap dan siap menghadapi berbagai ancaman di masa depan. ***

Editor : Najamudin Annaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menelisik Praktik Konservasi Inklusif Yayasan JARI di Wilayah Selat Alas
DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru

Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang jatuh pada Rabu, 28 Oktober 2026. (Foto: Lombokini.com/Sekretariat DPRD Lombok Timur)

Advertorial

DPRD Lombok Timur: Selamat Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:59 WITA