BMKG Prediksi Cuaca Ekstrem Landa NTB Sepekan ke Depan

Minggu, 19 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Landa NTB, Waspada Banjir-Longsor. (Foto: Lombokini.com).

BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem Landa NTB, Waspada Banjir-Longsor. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Zainuddin Abdul Madjid (ZAM) memperingatkan masyarakat Nusa Tenggara Barat (NTB) akan potensi cuaca ekstrem yang akan melanda wilayah tersebut pada 19-23 Oktober 2025.

BMKG mencatat beberapa gangguan atmosfer, seperti Gelombang Rossby Ekuatorial, kelembapan udara tinggi, dan labilitas atmosfer kuat, yang memicu potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang.

Kondisi ini mengancam sejumlah wilayah, mulai dari Kota Mataram, Lombok Utara, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Dompu, hingga Kota Bima.

Baca Juga :  Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

Kepala Stasiun Meteorologi ZAM, Satria Topan Primadi, menegaskan bahwa cuaca ekstrem ini berpotensi menyebabkan bencana hidrometeorologi.

“Kondisi ini berpotensi memicu banjir, tanah longsor, genangan, dan pohon tumbang,” jelasnya, Sabtu 18 Oktober 2025.

Tidak hanya di darat, BMKG juga mengingatkan para nelayan dan pengguna jasa transportasi laut untuk mewaspadai gelombang tinggi.

BMKG memprediksi ketinggian gelombang dapat mencapai 2,5-4 meter di perairan Samudera Hindia selatan NTB, serta 1,25-2,5 meter di Selat Lombok, Selat Alas, dan Selat Sape.

Baca Juga :  DPC PDIP Lotim Siap Beri Sanksi Anggota DPRD jika Terbukti Kelola Dapur MBG

Karena itu, BMKG mengimbau seluruh masyarakat, nelayan, serta pengguna jasa pelayaran dan penerbangan untuk meningkatkan kewaspadaan.

Masyarakat sebaiknya menghindari aktivitas di daerah rawan bencana dan selalu memantau informasi terkini melalui kanal resmi BMKG.

“Kami minta semua pihak tetap waspada, siaga, dan memperhatikan potensi cuaca ekstrem yang dapat berubah dengan cepat,” tegas Satria Topan Primadi. ***

Penulis : Harry

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun
Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan
Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan
Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya
Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional
Logis NTB Minta Musyafirin Mundur dari Komisaris Independen Bank NTB Syariah
Bang Boy Minta ABUJAPI NTB Jaga Sinergi dengan Polda NTB Jelang Musda III
Satpol PP Tertibkan Lapak di Labuhan Haji, Temukan Kuitansi Nama Perempuan Bertarif Rp 50-200 Ribu

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:14 WITA

Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:29 WITA

Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 07:07 WITA

Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya

Senin, 5 Oktober 2026 - 22:00 WITA

Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Berita Terbaru

Berita

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Kamis, 15 Okt 2026 - 14:41 WITA