Banjir Bandang Rendam Mataram, Rumah Tenggelam dan Kendaraan Hanyut

Minggu, 6 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir Bandang Rendam Mataram, Rumah Tenggelam dan Kendaraan Hanyut. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Banjir Bandang Rendam Mataram, Rumah Tenggelam dan Kendaraan Hanyut. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com – Hujan deras mengguyur Kota Mataram hampir seharian penuh pada Ahad, 6 Juli 2025, memicu banjir besar. Genangan air setinggi dua meter membanjiri rumah-rumah, memutus akses jalan, menghanyutkan kendaraan, dan membuat warga panik.

Seorang warga, Razak, melaporkan tembok TPST Modern Sandubaya roboh ke arah jalan akibat derasnya hujan dan limpasan air dari dalam.

“Temboknya nggak kuat nahan air dari dalam, langsung ambruk ke jalan,” ungkapnya, pada media, Ahad 6 Juli 2025.

Di Mahkota Bertais, banjir melumpuhkan akses jalan. Warga memperingatkan jalur tersebut karena jalan amblas diterjang air. “Jalan amblas, seperti dilibas banjir bandang,” kata seorang warga.

Sementara di Bendungan Bertais, aliran air meluap hebat hingga masuk permukiman. “Dinding-dinding rumah warga dihantam gelombang air. Kami juga khawatir karena ada kabar dinding bendungan ikut runtuh,” ujar Alimin.

Baca Juga :  Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Banjir juga menerjang Cakranegara. Sebuah video beredar menunjukkan satu unit mobil hanyut terbawa arus deras di sebuah perumahan. “Ya Allah mobil siapa itu?” pekik warga histeris.

Di Kebun Duren, Selagalas, air mencapai sepinggang orang dewasa. Gang Masjid Kebon Duren terendam air tinggi. Warga Cakranegara melaporkan air mengalir seperti sungai di sejumlah kawasan elite. “Kami naik ke lantai dua, lantai satu sudah tenggelam,” ujar seorang ibu.

Warga meminta bantuan segera perahu karet, logistik, dan alat evakuasi. Mereka panik karena banjir terjadi di luar musim hujan.

Baca Juga :  Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional

Wali Kota Mataram Mohan Roliskana langsung turun ke lapangan memantau kondisi, termasuk wilayah Kekalik yang lumpuh banjir.

Didampingi sejumlah pejabat, ia memerintahkan seluruh Satgas Penanggulangan Bencana turun penuh. Di lokasi, banyak warga tidak bisa mengeluarkan motor mereka.

Kepala Dinas Kesehatan dr. Emiral Isfihan mengerahkan Tim Gerak Cepat (TGC) Puskesmas Cakranegara. “Kami evakuasi satu warga lumpuh karena rumahnya terendam. Beberapa korban luka sudah kami tangani di IGD,” katanya.

Sebuah video juga menunjukkan mobil mewah hanyut terbawa arus. Petugas mengevakuasi lansia yang tak bisa berjalan dengan menggotongnya ke mobil evakuasi. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta
Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN
Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun
Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan
Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan
Gempa M5,2 Mengguncang Lombok Barat, Terasa hingga Denpasar, BMKG Ungkap Sumbernya
Bung Syam Siap Majukan ABUJAPI NTB secara Profesional
Logis NTB Minta Musyafirin Mundur dari Komisaris Independen Bank NTB Syariah

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 14:01 WITA

Wartawan Lombok Timur Studi Komparasi Peran Media di DPRD DKI Jakarta

Selasa, 20 Oktober 2026 - 20:21 WITA

Satgas MBG Lombok Timur Kumpulkan Dokumen 82 SPPG, Siap Ajukan ke BGN

Kamis, 15 Oktober 2026 - 14:41 WITA

Ulama Kharismatik NTB Tuan Guru Bagu Wafat di Usia 90 Tahun

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:14 WITA

Diskusi Publik Soroti Renovasi Masjid Agung Selong Rp 50 Miliar: Antara Prioritas dan Kemiskinan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 13:29 WITA

Konsultasi Publik Bahas Amdal Bypass Lembar-Kayangan, PPK Targetkan Rampung 4 Bulan

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA