Keluarga Identifikasi Jasad Santri Riadi, Pemancing Lombok Tengah yang Terseret Ombak

Jumat, 7 November 2025 - 13:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan mengevakuasi jasad Santri Riadi, pemancing Lombok Tengah yang terseret ombak, dari perairan Gili Bungkak, Jumat 7 November 2025. (Foto: Lombokini.com/Basarnas).

Tim gabungan mengevakuasi jasad Santri Riadi, pemancing Lombok Tengah yang terseret ombak, dari perairan Gili Bungkak, Jumat 7 November 2025. (Foto: Lombokini.com/Basarnas).

LOMBOKINI.com – Seorang nelayan menemukan jasad pria mengapung di perairan Gili Bungkak, Desa Pulau Maringkik, Kecamatan Keruak, pada Jumat pagi, 7 November 2025. Keluarga kemudian mengidentifikasi jasad tersebut sebagai Santri Riadi (33), pemancing Lombok Tengah yang sebelumnya hilang terseret arus.

Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nicolas Oesmano, menjelaskan bahwa nelayan bernama Yuda melihat tubuh korban dalam posisi telungkup saat sedang memancing.

“Yuda segera menghubungi patroli Polairud yang saat itu sedang melakukan pencarian di wilayah tersebut,” jelas Oesmano.

Tim gabungan yang terdiri dari TNI AL, Polair Polres Lombok Timur, dan Basarnas kemudian mengevakuasi jasad korban ke Pelabuhan II Telong-Elong. Selanjutnya, pihak kepolisian membawa jenazah ke Puskesmas Jerowaru untuk proses identifikasi.

Baca Juga :  Viral! Ikan Oarfish Ditemukan Terdampar di Pantai Pink, Ini Kata DKP NTB 

Keluarga yang menyaksikan pemeriksaan jenazah memastikan identitas Santri Riadi berdasarkan ciri fisik dan pakaiannya. Kondisi jasad korban sudah membusuk dan hanya mengenakan celana kolor biru.

Keluarga korban menolak pelaksanaan otopsi dan telah membuat surat pernyataan resmi. Pihak kepolisian juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Akhirnya, kepolisian menyerahkan jenazah kepada keluarga untuk dibawa ke kampung halamannya di Lombok Tengah untuk dimakamkan.

Sebelumnya, Ombak besar menyambar tiga pemancing di perairan Dusun Tabuan, Desa Kwang Rundun, Kecamatan Jerowaru, Lombok Timur, pada Selasa 4 November 2025.

Baca Juga :  Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Seorang warga Kwang Rundun, Sihapari, mengungkapkan bahwa para pemancing itu telah menerima peringatan dari warga setempat.

“Beberapa warga yang sedang menyelam di pinggir laut sudah mengingatkan mereka untuk tidak melangkah lebih jauh karena ombak sedang besar. Namun, mereka mengabaikan peringatan itu dan melanjutkan perjalanan ke tengah,” tutur Sihapari.

Saat ketiga pemancing terseret ombak, warga yang melihat kejadian itu berhasil menyelamatkan dua orang.

“Dua orang berhasil kami selamatkan, sementara korban [Santri Riadi] tidak bisa kami gapai karena ombak sudah menyeretnya terlalu jauh ke tengah,” jelasnya. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Tim SAR Gabungan Cari Speedboat Bawa 5 Jurnalis dan 3 Awak yang Hilang di Selat Sunda
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta
Kebakaran Lahan Seluas Satu Hektare di Bukit Loco Senggigi Berhasil Dipadamkan
Pemkab Lombok Timur Gelar Rakor Evaluasi Program Pencegahan Korupsi
Lombok Timur Peringkat Pertama Penerima Program LSDP Bantuan Bank Dunia

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 06:48 WITA

Dukung Edaran Dikbud, Satlantas Polres Lotim Siap Tertibkan Pelajar Pengendara Motor

Sabtu, 5 September 2026 - 19:56 WITA

Melalui FTBI 2026, Dikbud Lombok Timur Bentengi Bahasa Sasak dari Arus Modernisasi

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:46 WITA

HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:55 WITA

Mahasiswa KKN ITSKes Muhammadiyah Selong Gelar Sosialisasi dan Pemberian Makanan Tambahan bagi 55 Balita Stunting

Selasa, 4 Agustus 2026 - 21:35 WITA

Wabup Lotim Tinjau SMPN 2 Selong, Soroti Fasilitas Minim dan Komite Vakum 6 Tahun

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:31 WITA

Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid

Sabtu, 18 Juli 2026 - 16:44 WITA

Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS

Minggu, 12 Juli 2026 - 21:59 WITA

80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026

Berita Terbaru