Bupati Lombok Timur Tekankan Pentingnya Informasi Akurat di Era Digital

Sabtu, 29 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur Tekankan Pentingnya Informasi Akurat di Era Digital. (Foto: Lombokini.com/Najamudin Annaji).

Bupati Lombok Timur Tekankan Pentingnya Informasi Akurat di Era Digital. (Foto: Lombokini.com/Najamudin Annaji).

LOMBOKINI.com – Bupati Lombok Timur (Lotim), H. Haerul Warisin, mengundang sejumlah wartawan dari berbagai media untuk buka puasa bersama di Pendopo Bupati, Sabtu, 29 Maret 2025.

Dalam acara tersebut, Bupati menekankan pentingnya peran media dalam menjaga kondusivitas daerah serta menyebarkan informasi tentang pembangunan dan kebijakan pemerintah.

Ia menyatakan bahwa media memiliki peran vital dalam menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

“Tidak ada satu pun pemerintah yang ingin menutup-nutupi informasi. Media harus menyampaikan kebenaran kepada masyarakat,” ujar Bupati.

Baca Juga :  Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Ia juga menyoroti kecepatan penyebaran informasi di era digital. “Dengan teknologi, berita bisa tersebar dalam hitungan menit, berbeda dengan masa lalu,” tambahnya.

Bupati mengingatkan agar media waspada terhadap berita hoaks. “Informasi yang tidak sesuai fakta bisa menimbulkan kebingungan di masyarakat,” tegasnya.

Selain itu, ia memaparkan program prioritas pemerintah, seperti efisiensi anggaran dan pembangunan infrastruktur kesehatan.

“BPJS Kesehatan harus menjadi prioritas agar pelayanan kesehatan maksimal,” jelasnya.

Pembangunan fisik Kota Selong juga menjadi fokus. “Kota Selong harus menjadi contoh dalam kebersihan dan penataan lingkungan,” ungkapnya.

Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Bupati meminta dukungan media untuk mensosialisasikan kebijakan pemerintah, termasuk di sektor tembakau. “Kami butuh peran media untuk menyampaikan kebijakan ini ke masyarakat,” katanya.

Di akhir acara, ia menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, media, dan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Lombok Timur.

“Kondusivitas daerah bergantung pada media yang menyampaikan informasi secara bijak dan akurat,” pungkasnya.***

Penulis : Najamudin Anaji

Editor : Najamudin Anaji

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Berita Terbaru

Dr. Maharani, peneliti Lombok Research Center (LRC), memaparkan materi tentang penguatan kapasitas pemerintah desa dalam mitigasi dan adaptasi perubahan iklim di Seco Cafe, PTC Pancor, Lombok Timur, Selasa (20/10/2026). (Foto: Lombokini.com)

Opini

Ketika Suhu Naik, Orang Miskin Membayar Harga Termahal

Rabu, 21 Okt 2026 - 08:44 WITA