Pemkab Lotim Hadapi Tantangan Pengelolaan Anggaran dan Penyediaan Lapangan Kerja

Rabu, 5 Maret 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur Hadapi Tantangan Anggaran dan Lapangan Kerja, Usulkan Efisiensi untuk Kesejahteraan Masyarakat. (Foto: Lombokini.com/Humas DPRD Lotim).

Bupati Lombok Timur Hadapi Tantangan Anggaran dan Lapangan Kerja, Usulkan Efisiensi untuk Kesejahteraan Masyarakat. (Foto: Lombokini.com/Humas DPRD Lotim).

LOMBOKINI.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, H. Haerul Warisin-HM Edwin Hadiwijaya, menghadapi tantangan besar dalam mengelola anggaran dan menyediakan lapangan pekerjaan bagi 1,4 juta lebih penduduk Lombok Timur.

Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa Lombok Timur berpotensi menjadi kabupaten terkaya di NTB jika jumlah penduduknya lebih sedikit.

“Andai kita hanya memiliki 200 ribu penduduk, Lombok Timur akan menjadi kabupaten paling kaya, bahkan lebih kaya dari KSB yang memiliki tambang emas,” ujarnya dalam acara tasyakuran pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur di pendopo Bupati, Rabu malam, 5 Maret 2025.

Bupati menekankan pentingnya efisiensi anggaran. Dia memberikan contoh kebijakan pemerintah pusat yang memangkas pengeluaran kurang bermanfaat.

Baca Juga :  Polemik Seputar Hari Jadi Lombok Timur: 'Onder Afdeling'

“DPR RI memiliki anggaran perjalanan luar negeri sebesar Rp 42 triliun per tahun, lalu mereka memotongnya 50 persen. Dari yang biasanya satu anggota DPR berangkat 12 kali setahun, sekarang mereka hanya berangkat 6 kali. Ini tidak merugikan, dan mereka bisa mengalihkan anggarannya untuk keperluan lain,” tegasnya.

Dia menambahkan bahwa hasil efisiensi anggaran nasional telah menghemat Rp 900 triliun. Pemerintah mengalokasikan kembali sebagian dana itu ke kementerian dan BUMN, sementara Rp 300 triliun mereka gunakan untuk program peningkatan gizi anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui dalam program makan bergizi gratis (MBG).

“Kami ingin menerapkan konsep ini di Lombok Timur. BUMD yang akan kita bentuk nanti harus mampu membantu masyarakat, termasuk menyediakan dapur umum untuk sekolah, pondok pesantren, dan anak-anak SD hingga SMA agar mereka mendapatkan makanan sehat dan bergizi,” jelasnya.

Baca Juga :  Gema Alam NTB dan WRI Indonesia Libatkan Perempuan Desa Awasi Kawasan Hijau

Bupati juga menyoroti pemangkasan anggaran infrastruktur oleh pemerintah pusat. Ia mengungkapkan kekecewaannya setelah pemerintah mencoret anggaran untuk pembangunan jalan dan irigasi di Lombok Timur.

“Saya sampai angkat tangan kemarin, heran mengapa pemerintah mencoret anggaran jalan jaln. Kita ini kabupaten penyangga pangan nasional. Jika irigasi dan infrastruktur pertanian tidak kita perbaiki, bagaimana kita bisa mendukung ketahanan pangan?”, tanyanya.

Dia akan meminta Sekda untuk segera menyurati kementerian terkait agar mereka mengembalikan anggaran tersebut.

“Semoga pemerintah mengembalikan anggaran itu. Yang jelas, kami ingin masyarakat Lombok Timur lebih sehat, lebih baik, dan lebih sejahtera,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan
Kebakaran di Pasar Keruak Hanguskan Empat Toko, Kerugian Capai Rp 400 Juta

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 14:43 WITA

UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Jumat, 11 September 2026 - 22:05 WITA

Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Berita Terbaru

Kegaduhan Seputar Desil. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Kegaduhan Seputar Desil 

Sabtu, 19 Sep 2026 - 16:40 WITA

{"remix_data":[],"remix_entry_point":"challenges","source_tags":["local"],"origin":"unknown","total_draw_time":0,"total_draw_actions":0,"layers_used":0,"brushes_used":0,"photos_added":0,"total_editor_actions":{},"tools_used":{"addons":1,"transform":1,"effects":1},"is_sticker":false,"edited_since_last_sticker_save":true,"containsFTESticker":false}

Sastra

CERPEN-CERPEN YUSPIANAL IMTIHAN: Tetaring Hultah

Senin, 14 Sep 2026 - 05:52 WITA