Pemkab Lotim Hadapi Tantangan Pengelolaan Anggaran dan Penyediaan Lapangan Kerja

Rabu, 5 Maret 2025 - 21:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur Hadapi Tantangan Anggaran dan Lapangan Kerja, Usulkan Efisiensi untuk Kesejahteraan Masyarakat. (Foto: Lombokini.com/Humas DPRD Lotim).

Bupati Lombok Timur Hadapi Tantangan Anggaran dan Lapangan Kerja, Usulkan Efisiensi untuk Kesejahteraan Masyarakat. (Foto: Lombokini.com/Humas DPRD Lotim).

LOMBOKINI.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lombok Timur di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati, H. Haerul Warisin-HM Edwin Hadiwijaya, menghadapi tantangan besar dalam mengelola anggaran dan menyediakan lapangan pekerjaan bagi 1,4 juta lebih penduduk Lombok Timur.

Bupati Haerul Warisin menegaskan bahwa Lombok Timur berpotensi menjadi kabupaten terkaya di NTB jika jumlah penduduknya lebih sedikit.

“Andai kita hanya memiliki 200 ribu penduduk, Lombok Timur akan menjadi kabupaten paling kaya, bahkan lebih kaya dari KSB yang memiliki tambang emas,” ujarnya dalam acara tasyakuran pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Lombok Timur di pendopo Bupati, Rabu malam, 5 Maret 2025.

Bupati menekankan pentingnya efisiensi anggaran. Dia memberikan contoh kebijakan pemerintah pusat yang memangkas pengeluaran kurang bermanfaat.

Baca Juga :  Sampaikan Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 ke DPRD, Bupati Lotim Paparkan Realisasi Pendapatan 101 Persen

“DPR RI memiliki anggaran perjalanan luar negeri sebesar Rp 42 triliun per tahun, lalu mereka memotongnya 50 persen. Dari yang biasanya satu anggota DPR berangkat 12 kali setahun, sekarang mereka hanya berangkat 6 kali. Ini tidak merugikan, dan mereka bisa mengalihkan anggarannya untuk keperluan lain,” tegasnya.

Dia menambahkan bahwa hasil efisiensi anggaran nasional telah menghemat Rp 900 triliun. Pemerintah mengalokasikan kembali sebagian dana itu ke kementerian dan BUMN, sementara Rp 300 triliun mereka gunakan untuk program peningkatan gizi anak sekolah, ibu hamil, dan ibu menyusui dalam program makan bergizi gratis (MBG).

“Kami ingin menerapkan konsep ini di Lombok Timur. BUMD yang akan kita bentuk nanti harus mampu membantu masyarakat, termasuk menyediakan dapur umum untuk sekolah, pondok pesantren, dan anak-anak SD hingga SMA agar mereka mendapatkan makanan sehat dan bergizi,” jelasnya.

Baca Juga :  80 Tahun Mengabdi, Polres Lombok Timur Komit Kedepankan Sisi Humanis dan Pelayanan Rakyat

Bupati juga menyoroti pemangkasan anggaran infrastruktur oleh pemerintah pusat. Ia mengungkapkan kekecewaannya setelah pemerintah mencoret anggaran untuk pembangunan jalan dan irigasi di Lombok Timur.

“Saya sampai angkat tangan kemarin, heran mengapa pemerintah mencoret anggaran jalan jaln. Kita ini kabupaten penyangga pangan nasional. Jika irigasi dan infrastruktur pertanian tidak kita perbaiki, bagaimana kita bisa mendukung ketahanan pangan?”, tanyanya.

Dia akan meminta Sekda untuk segera menyurati kementerian terkait agar mereka mengembalikan anggaran tersebut.

“Semoga pemerintah mengembalikan anggaran itu. Yang jelas, kami ingin masyarakat Lombok Timur lebih sehat, lebih baik, dan lebih sejahtera,” pungkasnya.***

Berita Terkait

KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara
Kapolres Lotim AKBP Ariakta Awali Masa Jabatan dengan Silaturahmi ke PBNW dan PB NWDI
Bupati Lotim Lepas Dandim dan Kapolres Lama, Sambut Pejabat Baru
BAZNAS Lotim Klarifikasi Pernyataan Anggota Dewan Syariah Soal Zakat DPRD
Target PAD 2026, Pemkab Lombok Timur Gali Potensi Pajak dan Retribusi Daerah
Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?
Perputaran Uang Capai Ratusan Miliar, Program MBG di Lombok Timur Soroti Akuntabilitas
Sasar TNI-Polri Jadi Muzaki, Baznas Lombok Timur Siap Bentuk UPZ di Polres dan Kodim

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 10:32 WITA

Lombok Barat Dikutuk Guru Dane

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:13 WITA

Iqbal-Dinda: Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di NTB      

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:53 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:44 WITA

Bangkitnya Kelas Menengah: Kurva Gajah   

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:11 WITA

Mendedah Era Reformasi: Sebuah Refleksi   

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:12 WITA

Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:48 WITA

ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Berita Terbaru