Sosialisasi Pekan Imunisasi Nasional Polio 2024 di Lombok Timur

Jumat, 5 Juli 2024

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto bersama sosialisasi pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) usai penyerahan bantuan di halaman kantor Dinas Kesehatan Lombok Timur. (Sumber: www.lombokini.com)

Foto bersama sosialisasi pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) usai penyerahan bantuan di halaman kantor Dinas Kesehatan Lombok Timur. (Sumber: www.lombokini.com)

LOMBOKINI.com — Dinas Kesehatan Lombok Timur menggelar sosialisasi pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio yang akan dilaksanakan pada 23 Juli 2024. PIN Polio ini menyasar 219.458 anak usia 0 sampai 7 tahun.

Sosialisasi ini diawali dengan senam bersama yang dihadiri oleh Pj Bupati Lombok Timur HM Juaini Taofik, Pj Sekda, pimpinan OPD, Camat, dan petugas kesehatan di halaman Kantor Dinas Kesehatan Lombok Timur pada Jumat, 5 Juli 2024.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Lombok Timur HM Juaini Taofik mengajak seluruh komponen untuk menyukseskan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024.

“Jumlah sasaran yang cukup besar ini menjadi tantangan tersendiri. Oleh karena itu, semua komponen harus bekerja keras dan melakukan kolaborasi,” kata Juaini.

Baca Juga :  LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS

“Mari kita gas bersama-sama, sukseskan PIN Polio,” sambungnya mengajak para ASN dan petugas kesehatan yang hadir.

Juaini berharap, pada tanggal 23 Juli nanti, semua pihak mendukung suksesnya PIN Polio.

“Harapan saya pada tanggal 23 Juli itu, kita semua guyub mendukung suksesnya PIN Polio,” imbuh Pj Bupati yang akrab disapa Kak Ofik.

Menurutnya, beberapa faktor yang harus menjadi perhatian dalam menjaga derajat kesehatan di masyarakat adalah lingkungan, perilaku sehat, dan kualitas pelayanan kesehatan.

“Kenapa ada virus, salah satunya karena faktor lingkungan,” ucapnya.

Perilaku sehat harus terus disosialisasikan ke masyarakat. Menjadi tantangan hari ini bukan hanya berbicara tentang jumlah fasilitas kesehatan, tapi kualitas pelayanan kita yang paling utama.

Baca Juga :  LKKS NTB Perkuat Kapasitas Penerima Manfaat Desa Berdaya di Pijot, Dorong Usaha Naik Kelas dan Keluar dari Kemiskinan Ekstrem

“Jadi kata kunci yang harus kita perjuangkan adalah kualitas pelayanan,” terang Juaini.

Kepala Dinas Kesehatan Lombok Timur Dr. Pathurrahman menambahkan bahwa meskipun belum ditemukan kasus polio di Lombok Timur, upaya pencegahan tetap penting dilakukan.

“Polio sangat bisa dicegah dengan imunisasi,” terangnya.

Oleh karena itu, sosialisasi sangat dibutuhkan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat.

“Kami mengundang banyak media hari ini supaya informasi ini bisa tersebar luas,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Pj Bupati Lombok Timur juga menyerahkan bantuan 37 laptop untuk mendukung kelancaran entri data petugas gizi, 2 ambulans ke puskesmas, dan 140 unit oksigen konsentrat dari Kementerian Kesehatan RI. (lk)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS
Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan
Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
RSUD Selong Terapkan Mobile JKN untuk Antrean Poli Mulai 1 Oktober 2026
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:22 WITA

LK2T Apresiasi Bupati Ganti Direktur RSUD, Minta Evaluasi Menyeluruh dan Klarifikasi Kebijakan BPJS

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:29 WITA

Tembus 1.297 Pasien, IGD RSUD Soedjono Selong: 55 Persen dari Jalur Rujukan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:51 WITA

Influenza A, Berbahaya, kah? Begini Penjelasan Dokter Ario

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA