Waspada Penularan Penyakit HFMD dan DBD Pasca Libur Lebaran 2024

Selasa, 16 April 2024 - 10:02 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasca Mudik lebaran 2024, penyakit HFMD dannDBD potensi penularan meningkat. (sumber:kemenkes.go.id)

Pasca Mudik lebaran 2024, penyakit HFMD dannDBD potensi penularan meningkat. (sumber:kemenkes.go.id)

LOMBOKINI.com Potensi penularan penyakit l Hand, Foot, and Mouth Disease (HFMD) dan Demam Berdarah Dengue (DBD) Pasca libur panjang lebaran 1445 H/2024 M, dikhawatirkan meningkat.

Data terbaru menunjukkan bahwa hingga pekan ke-14 tahun 2024, tercatat lebih dari 60.000 kasus DBD di Indonesia, dengan angka kematian mencapai 455.

Terdapat lima kabupaten/kota dengan kasus DBD tertinggi tahun ini di antaranya Kabupaten Tangerang, Kota Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Lebak, dan Kota Depok.

Sementara itu, beberapa kabupaten/kota juga mencatat angka kematian DBD yang signifikan, seperti Kabupaten Bandung, Kabupaten Jepara, Kabupaten Subang, Kabupaten Kendal, dan Kabupaten Bogor.

Baca Juga :  Prabowo Buka Baju dan Peluk Buruh Usai Pidato May Day di Monas

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengingatkan masyarakat Indonesia untuk tetap waspada terhadap potensi penularan penyakit HFMD dan DBD, selama arus mudik dan balik Lebaran 1445 H/2024 M.

Meski jarang menyebabkan sakit berat, HFMD memiliki kecepatan penularan yang tinggi, terutama di kalangan bayi dan balita.

Menurut Juru Bicara Kemenkes, dr. M Syahril, hampir 6.500 kasus HFMD telah tercatat hingga pekan ke-13 tahun 2024, dengan sebagian besar kasus terjadi pada anak-anak dan beberapa pada orang dewasa.

Kasus HFMD terbanyak dilaporkan terjadi di Pulau Jawa, khususnya di Jawa Barat, Banten, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah.

“Ditambah dengan arus mudik dan libur panjang, potensi peningkatan kasus flu Singapura juga menjadi perhatian,” ungkap dr. Syahril, seperti dikutip lombokini.com, Selasa,16 April 2024.

Baca Juga :  Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 

dr. Syahril menekankan, pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan selama perjalanan mudik dengan cara mencuci tangan secara teratur dan menerapkan etika batuk serta bersin.

Masyarakat juga diimbau untuk menghindari kontak langsung dengan orang yang terinfeksi HFMD.

Selain itu, pemudik diminta untuk memastikan kebersihan di kampung halaman guna mengurangi risiko penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD).

“Sekalian lakukan Pemberantasan Sarang Nyamuk di kampung halaman, mengerjakan kebiasaan baik supaya tidak tertular Demam Berdarah,” imbau dr. Syahril.***

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Sumber Berita : Kemenkes.go.id

Berita Terkait

Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 
Zulhas: Koperasi Merah Putih Menjadi Offtaker, Agen Pupuk Bersubsidi dan Penyalur Gas 3 Kg
Prabowo Keluarkan Keppres Satgas PHK untuk Lindungi Buruh
Prabowo Buka Baju dan Peluk Buruh Usai Pidato May Day di Monas
Prabowo Lantik Enam Pejabat, dari Aktivis Buruh hingga Penasihat Khusus
Pengamat Sebut Demokrasi Indonesia di Bawah Prabowo Masih ‘Belum Sempurna’ Versi EIU
Evaluasi Satu Dekade SDGs, Mahasiswa UMY Ajak Inovator Dunia Bertanding di KPM Competition 2026
Pendaftaran Sudah Ditutup, BGN Minta Masyarakat Waspadai Penipuan Jual Beli Titik SPPG
Tag :

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:10 WITA

Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan

Rabu, 13 Mei 2026 - 21:13 WITA

87 Kepala Desa Purna Tugas di Lombok Timur Terima JHT Rp 844 Juta

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:23 WITA

Bunda Literasi NTB Ingatkan Generasi Muda: Jangan Malas Berpikir karena AI

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:12 WITA

TNI Bersenjata Lengkap Kawal Unjuk Rasa Anti Korupsi di Kejari Lombok Timur

Senin, 11 Mei 2026 - 16:49 WITA

Pemkab Lotim Siapkan Lahan 2 Hektar, Incar Hibah Bank Dunia untuk TPST

Minggu, 10 Mei 2026 - 10:58 WITA

Kapolri Tunjuk Irjen Kalingga Pimpin Polda NTB Gantikan Irjen Edy Murbowo

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:52 WITA

Bendungan Pandandure Merenggut Nyawa Anak 12 Tahun Asal Kalimantan

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:32 WITA

Masih Kekurangan Dokter Spesialis, Faskes di Lotim Belum Dapat Akomodir Nakes Baru Lulusan Perguruan Tinggi 

Berita Terbaru

Dandim 1615 Lombok Timur Letkol Inf. Eky Anderson. (Foto: Lombokini.com).

Berita

Kopdes Merah Putih Jadi Solusi Terpadu Ketahanan Pangan

Kamis, 14 Mei 2026 - 00:10 WITA