Haerul Warisin Tegaskan Jangan Seret Gerindra ke Kasus LAZ

Senin, 3 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Lombok Timur, H. Haerul Warisin. (Foto: Lombokini.com/Paozan Azima).

Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Lombok Timur, H. Haerul Warisin. (Foto: Lombokini.com/Paozan Azima).

LOMBOKINI.com – Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Gerindra Kabupaten Lombok Timur, H. Haerul Warisin yang juga menjabat sebagai Bupati Lotim, angkat bicara terkait kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Lombok Barat nonaktif, Lalu Ahmad Zaini (LAZ).

Ia dengan tegas meminta semua pihak untuk tidak membawa-bawa nama Partai Gerindra dalam kasus hukum yang sedang dialami oleh kader PAN tersebut.

“Jangan bawa-bawa nama Gerindra di kasus Bupati LAZ ini, kasus hukum yang sedang dijalankan LAZ di KPK itu tidak ada kaitannya dengan Gerindra dan petinggi-petinggi Gerindra,” tegas H. Iron.

Baca Juga :  Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat

H. Iron menegaskan bahwa Partai Gerindra tidak bisa diintervensi oleh partai manapun dalam menentukan kader yang akan ditempatkan sebagai pimpinan di tingkat daerah. Pernyataan ini disampaikan sebagai tanggapan atas pernyataan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPW PAN NTB, Muazzim Akbar.

Sebelumnya, Muazzim Akbar menyebut bahwa LAZ telah beberapa kali menemui pimpinan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra, termasuk Ketua Harian DPP Sufmi Dasco Ahmad, untuk melobi posisi Ketua DPD Gerindra NTB.

Baca Juga :  PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Menanggapi hal tersebut, H. Iron menjelaskan bahwa pertemuan LAZ dengan pejabat di kementerian semata-mata dalam rangka menjalin komunikasi untuk membangun daerahnya. “Sah-sah saja kalau seorang Bupati itu bertemu pejabat di Jakarta,” tegasnya .

Sikap tegas juga disampaikan oleh DPD Partai Gerindra Provinsi NTB yang menyayangkan pernyataan Muazzim Akbar yang dinilai menyeret nama partai mereka ke dalam polemik internal PAN.

Sekretaris DPD Partai Gerindra NTB, Nauvar Furqany Farinduan, menilai pernyataan tersebut tendensius dan berpotensi menimbulkan tafsir liar di ruang publik. ***

Penulis : Paozan Azima

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi
Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat
Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai
Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029
TGB: Elan Vital Bangsa Hidup Jika Mahasiswa Terus Bersuara

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:17 WITA

PDIP NTB Bulat Pecat Musyafirin, Polemik Komisaris Bank NTB Berujung Sanksi

Rabu, 14 Oktober 2026 - 23:14 WITA

Gema Akhmad Muzakir Bersilaturahmi dengan SBY dan Petinggi Demokrat

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:42 WITA

Dekan FH Unram Tegaskan Komisaris BUMD Tak Boleh Berstatus Fungsionaris Partai

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:50 WITA

Rachmat Pastikan PDI Perjuangan Berhentikan Musyafirin dari Keanggotaan

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA