Potensi Retribusi Sampah Dapur MBG di Lombok Timur Ditaksir Capai Ratusan Juta Rupiah

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Salah satu sektor potensial yang belum tergarap optimal adalah retribusi penanganan sampah dan limbah dari operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Salah satu sektor potensial yang belum tergarap optimal adalah retribusi penanganan sampah dan limbah dari operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

LOMBOKINI.com — Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) dinilai perlu lebih jeli dalam menangkap peluang inovasi untuk mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Salah satu sektor potensial yang belum tergarap optimal adalah retribusi penanganan sampah dan limbah dari operasional dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Mantan Ketua DPRD Lombok Timur yang juga Ketua Dewan Pembina Himpunan Mitra Dapur Generasi Emas NTB, H.D. Paelori, mengungkapkan bahwa kehadiran lebih dari 200 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) MBG di Lotim saat ini menghadapi kendala serius terkait pengelolaan limbah domestik.

“Dua hari saja sampah tidak terbuang, pengelola pasti pusing. Selama ini kami bahkan harus mengalokasikan hingga Rp800.000 per bulan kepada pihak ketiga untuk mengangkut sampah dan menangani limbah cair,” ujar Paelori kepada media, Selasa (9/6/2026).

Baca Juga :  Lombok Timur Gelar O2SN, Siapkan Atlet Muda untuk Porprov 2026

Paelori menegaskan, para pengelola dapur MBG siap membayar tunai kepada armada kebersihan resmi milik pemerintah jika pelayanan tersebut diakomodir dengan baik. Dengan jumlah ratusan dapur yang beroperasi, potensi perputaran uang dari retribusi ini ditaksir mampu menyumbang ratusan juta rupiah per bulan bagi daerah.

Ia pun mengkritik lambatnya respons Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis yang dinilai minim inovasi dalam memanfaatkan fasilitas armada pengangkut sampah dan penyedot limbah yang sudah dimiliki daerah.

Baca Juga :  Bupati Lombok Timur Buka Pelatihan Petugas Sensus Ekonomi 2026

“Armada angkutan sampah dan penyedot limbah kita punya, tinggal ditambah kalau kurang. OPD terkait semestinya bergerak cepat mengambil peluang ini, bukan malah pasif,” tegasnya.

Lebih lanjut, Paelori memaparkan bahwa tidak semua sampah dapur MBG harus berakhir di Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Sisa makanan dan lauk-pauk sebetulnya masih dapat dipilah kembali untuk diolah menjadi pakan ikan maupun ternak warga.

Pihaknya membuka pintu bagi Pemkab Lombok Timur untuk duduk bersama menyepakati formula pelayanan kebersihan ini, mengingat program strategis Presiden Prabowo Subianto tersebut dirancang untuk memberikan dampak berganda (multiplier effect) bagi kesejahteraan masyarakat lokal.

Penulis : Paozan Azima

Berita Terkait

Polisi Pastikan Pria yang Ditemukan di Pinggir Jalan Pringgabaya Bukan Korban Begal
Ekonomi Lombok Timur Tumbuh Positif 7 Persen, Pertanian Jadi Penggerak Utama
Bupati Haerul Warisin Lepas Kafilah Lombok Timur ke MTQ XXXI di Lombok Tengah, Janjikan Bonus Tambahan Rp1 Miliar
Bapenda Wajibkan Parkir Lahan Pribadi dan Swasta Setor Pajak 10 Persen dari Omset
Siasati Keterbatasan Fasilitas, Lapas Selong Gandeng Pihak Ketiga Berdayakan Warga Binaan di Dapur MBG
Urus SIM Kini Lebih Praktis Lewat Aplikasi SINAR, Satpas Polres Lombok Timur Imbau Warga Manfaatkan Layanan Online
Kepala SMAN 1 Keruak Ajak Amalkan Pancasila dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila
Bupati Tegaskan Petugas Sensus Ujung Tombak Ketepatan Perencanaan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:30 WITA

Qoriah Asal Lombok Tengah Harumkan NTB di MTQ Internasional 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:19 WITA

Ali BD Kritik Pemborgolan Abah Uhel: Perkaranya Utang Biasa, Bukan Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 13:14 WITA

RSUD Praya Bekali 103 Sopir Ambulans Desa Bantuan Hidup Dasar

Jumat, 13 Februari 2026 - 17:13 WITA

Pemkab Lombok Tengah dan Lombok Timur Sepakati Kerja Sama Penanganan Kebakaran di Perbatasan

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:27 WITA

Gubernur NTB Prioritaskan Perbaikan Hulu untuk Atasi Banjir Berulang

Jumat, 28 November 2025 - 15:32 WITA

DLHK Lombok Tengah Soroti Alih Fungsi Lahan di Kawasan Hutan Pujut

Kamis, 30 Oktober 2025 - 18:49 WITA

BPBD Lombok Tengah Susun Payung Hukum Penanggulangan Bencana 2025-2029

Minggu, 12 Oktober 2025 - 16:56 WITA

Rumah Warga Rusak Diterpa Cuaca Ekstrem di Lombok Tengah

Berita Terbaru