LOMBOKINI.com – Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) mengkaji ulang seluruh perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sebagai langkah penguatan tata kelola dan fundamental bisnis.
Managing Director Stakeholder Management Danantara Indonesia, Rohan Hafas, dalam keterangan resminya pada Kamis 5 Maret 2026, menyatakan langkah ini merupakan bagian dari proses konsolidasi manajemen baru. Danantara ingin memastikan pengelolaan aset negara berjalan secara transparan, bijak, dan berorientasi pada keberlanjutan jangka panjang.
“Sebagai manajemen baru dan pemegang mandat pengelolaan aset negara, Danantara Indonesia berkewajiban melakukan peninjauan menyeluruh terhadap kualitas aset, kebijakan akuntansi, serta disiplin tata kelola di seluruh portofolio. Governance reset ini kami lakukan sebagai langkah penguatan fondasi agar neraca perusahaan mencerminkan kondisi yang aktual, prudent, dan kredibel,” ujar Rohan.
Melalui entitas holding operasionalnya, Danantara Asset Management, tim manajemen mengevaluasi berbagai aspek perusahaan. Mereka meninjau kebijakan akuntansi, kualitas dan pencatatan aset, hingga penguatan tata kelola dan manajemen risiko.
Langkah ini bertujuan memastikan pengelolaan BUMN semakin solid, transparan, dan selaras dengan praktik pengelolaan perusahaan yang baik.
Menurut Rohan, fondasi keuangan yang semakin kuat dan disiplin manajemen yang lebih baik akan mendorong BUMN meningkatkan efisiensi, memperbaiki margin operasional, serta menciptakan nilai ekonomi yang nyata bagi negara sebagai pemegang saham.
“Pertumbuhan yang sehat harus berbasis pada produktivitas dan kinerja operasional. Dengan demikian, kontribusinya terhadap penerimaan negara benar-benar terukur dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Rohan menambahkan, ke depan Danantara tidak hanya mengukur keberhasilan BUMN dari besarnya angka dalam laporan keuangan. Pihaknya juga menilai dari kemampuan perusahaan menghasilkan kinerja yang nyata, seperti laba yang sehat, arus kas yang kuat, serta kontribusi dividen yang berkelanjutan bagi negara.
Danantara menegaskan, proses penguatan tata kelola dan fundamental perusahaan ini akan berlangsung secara bertahap. Pihaknya tetap menjaga stabilitas operasional dan kesinambungan bisnis di seluruh portofolio BUMN. ***
Penulis : Muhammad Asman
Editor : Najamudin Anaji







