Tim SAR Temukan Balita Hanyut di Selong dalam Kondisi Meninggal di Pulau Moyo

Jumat, 27 Februari 2026 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Azril Filah Busairi (4) di Pulau Moyo, Jumat 27 Februari 2026. (Foto: Lombokini.com/Tim SAR Gabungan).

Tim SAR Gabungan Evakuasi Jenazah Azril Filah Busairi (4) di Pulau Moyo, Jumat 27 Februari 2026. (Foto: Lombokini.com/Tim SAR Gabungan).

LOMBOKINI.com – Tim SAR Gabungan menemukan jenazah balita yang sebelumnya dilaporkan hanyut di saluran drainase Selong, Lombok Timur. Korban bernama Azril Filah Busairi (4) ditemukan di wilayah Sebotok, Pulau Moyo, Kabupaten Sumbawa, Jumat 27 Februari 2026.

Koordinator Lapangan SAR Kabupaten Lombok Timur, Samsul Padli, membenarkan penemuan tersebut setelah menerima laporan dari kepolisian setempat.

“Informasi kami terima dari Polsek Labuhan Badas. Jenazah yang ditemukan di Sebotok Pulau Moyo adalah anak laki-laki bernama Azril Filah Busairi, usia 4 tahun,” ujar Samsul.

Baca Juga :  Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta

Sebelumnya, korban dilaporkan hilang pada Selasa 24 Februari 2026 usai terseret arus drainase saat hujan deras mengguyur wilayah Selong. Tim SAR langsung melakukan pencarian sejak hari pertama, namun terbentur arus deras dan jarak tempuh yang jauh.

Samsul menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Polsek Labuhan Badas dan Polres Sumbawa untuk proses evakuasi. Jenazah korban direncanakan akan dievakuasi secara resmi besok, Sabtu 28 Februari 2026, oleh tim gabungan.

“Kami membenarkan adanya korban hanyut dari Lombok Timur hingga ke Pulau Sumbawa. Saat ini, keluarga korban sudah dikonfirmasi dan akan berangkat ke Sumbawa untuk proses pengambilan jenazah,” katanya.

Baca Juga :  Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg

Ia juga memastikan bahwa proses evakuasi dan penyerahan jenazah akan berjalan sesuai prosedur. Pihak keluarga diimbau untuk tetap tenang dan mempercayakan proses ini kepada tim SAR dan kepolisian.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, terutama yang tinggal di daerah rawan banjir dan drainase, untuk meningkatkan kewaspadaan saat musim hujan. Arus deras di saluran air dapat membahayakan keselamatan, khususnya anak-anak. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Tumpahan Solar Sebabkan Truk Box Tergelincir, Armada Tua Damkarmat Lombok Timur Kesulitan Nanjak
Bupati Lombok Timur Minta Maaf soal Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg
Ratusan Warga Segel Kantor Desa Kerongkong, Desak Kades Mundur karena Pinjam Dana Kas Masjid Rp 170 Juta
Liburan Berakhir Tragis, Lisa Pratiwi Hilang Terseret Arus di Tibu Ijo
Pemuda Asal Masbagik Terseret Ombak di Tanjung Beloam
Tewas Setelah Hilang Sejam, Penyelam Asal Inggris Ditemukan di Perairan Gili Air
Tragis, Petugas Damkar Tewas Saat Padamkan Kebakaran Permukiman di Sumbawa
Hujan Lebat Picu Banjir di Jerowaru Lombok Timur

Berita Terkait

Kamis, 16 April 2026 - 20:14 WITA

Merintih dari Tanah: Catatan H Rachmat Hidayat Tentang Pangan, Rakyat, dan Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 12:55 WITA

Urgensi Muktamar Ke-35 NU di Lombok

Sabtu, 21 Februari 2026 - 16:17 WITA

Perampingan Birokrasi NTB: Jalan Senyap Menuju Pemerintahan yang Lebih Substantif

Minggu, 18 Januari 2026 - 11:18 WITA

Watak Jahat Mengurus Kebudayaan

Sabtu, 17 Januari 2026 - 09:52 WITA

Program ‘Ngopi’ di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Rabu, 14 Januari 2026 - 11:28 WITA

Melankolia Musik Pop Sasak: Kehilangan yang Tidak Pernah Selesai

Senin, 5 Januari 2026 - 14:07 WITA

Lombok Barat: Kabupaten Pariwisata yang Makin Tertinggal?

Minggu, 4 Januari 2026 - 12:06 WITA

Januari 2026: Kegelapan Venezuela dan Dunia Makin Cepat

Berita Terbaru