UMKM Sembalun Minta Pemkab Lotim Usir Ritel Modern Alfamart-Indomaret

Senin, 31 Juli 2023

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aksi unjuk raya pelaku UMKM di Sembalun, untuk meminta ritel modern di wilayahnya di usir. (Istimewa)

Aksi unjuk raya pelaku UMKM di Sembalun, untuk meminta ritel modern di wilayahnya di usir. (Istimewa)

“Masyarakat sembalun minta pemerintah kabupaten Lombok Timur usir ritel modern dari Sembalun, hingga acam mengajukan aduan ke Ombudsman bila tidak direspon”

LOMBOKINI.com – Masyarakat Sembalun yang tergabung dalam pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) telah menyampaikan permintaan kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) agar mengusir ritel modern Alfamart atau Indomaret dari wilayah mereka.

Menurut perwakilan Pelaku UMKM dan pedagang kecil Kecamatan Sembalun, kehadiran ritel modern dianggap tidak pro rakyat dan mematikan kios-kios kecil yang dimiliki warga setempat.

Royal Sembahulun, sebagai perwakilan Pelaku UMKM dan pedagang kecil Kecamatan Sembalun, mengatakan  kehadiran ritel modern akan menciptakan persaingan tidak sehat dan berdampak negatif pada omzet penjualan masyarakat setempat.

Baca Juga :  DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Mereka berharap Pemerintah Daerah lebih berpihak kepada masyarakat dan tidak membiarkan investor membangun semaunya tanpa mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan, terutama bagi para pelaku UMKM yang hanya memiliki kios.

Royal menilai bahwa lokasi pendirian ritel modern tidak pantas, mengingat tempat tersebut sudah ramai dengan penjual.

“Ritel modern seharusnya berjauhan dengan usaha dagang atau kios milik masyarakat untuk mencegah persaingan yang tidak sehat,” katanya dalam orasi pada Sabtu, (29/7/2023).

Dia menegaskan bahwa tujuan dari kedatangan wisatawan seharusnya untuk membangkitkan ekonomi masyarakat lokal, bukan malah menghabiskan uang mereka dengan berbelanja di Alfamart atau Indomart

Baca Juga :  Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik

“Jika tujuan Pemerintah Daerah untuk memudahkan wisatawan, justru keliru karena uangnya akan berpindah ke luar daerah,”cetusnya.

Royal juga menolak asumsi bahwa masyarakat Sembalun menolak kemajuan dengan penolakan terhadap ritel modern.

“UMKM lokal ingin mendapatkan kesempatan untuk mencari rejeki dan membangun usaha tanpa persaingan yang sulit dengan ritel modern,”terangnya.

Sebagai langkah terakhir, jika tidak ada respon dari Pemerintah Daerah terkait masalah ritel modern, masyarakat Sembalun melalui para Pelaku UMKM berencana untuk mengajukan aduan ke Ombudsman.***

Penulis : Ong

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional
Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik
Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan
DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi
Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah
UAS Paparkan Tujuh Pelajaran dari Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid
Wabup Lombok Timur Ingatkan Warga Tak Salahkan Kadus hingga Bupati soal Bansos
333 Siswa Korban Keracunan MBG di Lombok Tengah Pulang dari Puskesmas, BGN Hentikan SPPG

Komentar

Tuliskan komentar terbaikmu dengan sopan 😊


Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:03 WITA

DKP Lombok Timur Soroti Kesenjangan Akses Digital dan Kendala Subsidi BBM Nelayan Tradisional

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:14 WITA

Perempuan Pesisir Lombok Timur: Mengawal Ekonomi Kelautan dan Pelestarian Mangrove Lewat Awik-Awik

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:53 WITA

Knalpot Brong dan Tanpa Helm Diburu, Satlantas Lotim Catat 1.009 Penindakan dalam Sebulan

Rabu, 30 September 2026 - 20:30 WITA

DPRD Lombok Timur Tetapkan APBD Perubahan 2026, Minta Pemda Percepat Realisasi

Rabu, 23 September 2026 - 20:56 WITA

Warga Ekas Buana Gelar Aksi, Soroti Dugaan Hubungan Sekdes dengan Perempuan hingga Hamil di Luar Nikah

Berita Terbaru

Ketua TP PKK Provinsi NTB Hj. Sinta Agathia M. Iqbal menyapa seorang anak dalam acara cegah stunting di Kantor Desa Pringgabaya Utara, Kecamatan Pringgabaya LombokTimur. (Foto: Lombokini.com)

Opini

Benarkan Stunting di Lotim Turun Empat Persen? 

Jumat, 23 Okt 2026 - 12:12 WITA