Skuri: Solusi Terpadu PUPR Lombok Timur Atasi Masalah Irigasi Pertanian

Rabu, 2 Juli 2025 - 13:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bidang Pengairan PUPR Lombok Timur, H. Zulpan. (Foto: Lombokini.com).

Kepala Bidang Pengairan PUPR Lombok Timur, H. Zulpan. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Lombok Timur segera melancarkan program irigasi terpadu guna meningkatkan produktivitas pertanian wilayah selatan.

Melalui program “Skuri” hasil kolaborasi pemerintah pusat dan Balai Wilayah Sungai (BWS), mereka mengintegrasikan sistem irigasi primer, sekunder, dan tersier secara menyeluruh.

Kepala Bidang Pengairan PUPR Lombok Timur, Zulpan, menegaskan program ini mengatasi persoalan irigasi yang selama ini terabaikan akibat penanganan parsial.

“Usaha pertanian terkonsentrasi di selatan, sementara suplai air hanya satu jalur. Akibatnya, masalah tak tuntas,” jelasnya Rabu 2 Juli 2025.

Baca Juga :  Truk Overload Galian C Merusak Jalan Utama Desa Kalijaga Timur

“Melalui Skuri, pemerintah pusat menangani irigasi dari primer hingga tersier sebagai satu kesatuan,” tambah Zulpan.

Anggaran program ini mencapai Rp 1 hingga 2 miliar per titik, belum termasuk alokasi sektor pertanian. Meski persetujuan dan pencairan dana masih berproses, pihaknya optimistis realisasi segera terlaksana.

PUPR Lombok Timur juga memprioritaskan rehabilitasi tujuh titik jaringan irigasi mendesak melalui Skuri.

Zulpan menekankan bahwa pengajuan perbaikan mengacu pada kriteria baku.

Baca Juga :  Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa

“Tingkat kemantapan jaringan irigasi harus di bawah 60 persen baru bisa diusulkan, mirip standar jalan,” tegasnya.

Pihaknya kini mengajukan perbaikan untuk tujuh titik yang kemantapannya di bawah standar. Nilai anggaran tiap titik bervariasi, dengan target kontrak dimulai pertengahan Juli 2025.

Langkah ini memperkuat komitmen PUPR menjamin ketersediaan air optimal bagi lahan pertanian.

“Dua program besar ini diharapkan memajukan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Kebakaran Menghanguskan Asrama Santri Ponpes NW Anjani, Tidak Ada Korban Jiwa
Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur
HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim
Temui Massa Aksi, Wabup Pastikan Jalan Kalijaga Timur Diperbaiki Lewat APBD Perubahan 2026
Pemkab Lotim dan PT Energi Selaparang Tandai Batas 25 Hektare Wisata Joben
Polres Lombok Timur Rotasi Sejumlah Pejabat Utama dan Kapolsek
Ratusan Warga Kalijaga Timur dan Mahasiswa Kepung Kantor Bupati Lotim, Tuntut Perbaikan Jalan Rusak Akibat Truk Galian C
Kapolri Beri Pin Emas ke Gubernur NTB dan Bupati Lotim atas Dukungan Swasembada Bawang Putih

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 09:38 WITA

Kebakaran Sade: Raffi dan The Dudas-1 Beri Bantuan, Pemerintah Siapkan Rekonstruksi

Minggu, 23 Agustus 2026 - 01:34 WITA

Material Jerami dan Bambu Picu Api Cepat Lalap Rumah Adat Sade

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 23:34 WITA

Api Melalap Desa Wisata Adat Sade

Kamis, 18 Juni 2026 - 16:43 WITA

Ormas Keris Sasak Protes Dokter Tak Ramah dan Minta Layanan Setara di RSUD Selong

Senin, 8 Juni 2026 - 14:38 WITA

Kesehatan untuk Semua Masih Jauh, Anggaran Kespro Lombok Tengah Anjlok

Senin, 25 Mei 2026 - 10:30 WITA

Qoriah Asal Lombok Tengah Harumkan NTB di MTQ Internasional 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 20:19 WITA

Ali BD Kritik Pemborgolan Abah Uhel: Perkaranya Utang Biasa, Bukan Korupsi

Kamis, 9 April 2026 - 13:14 WITA

RSUD Praya Bekali 103 Sopir Ambulans Desa Bantuan Hidup Dasar

Berita Terbaru