Sekdis Dikbud: Sinergi Semua Pihak Kunci Tingkatkan Mutu Pendidikan di Lombok Timur

Selasa, 28 Oktober 2025 - 14:41 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur, Lalu Bayan Purwadi. (Foto: Lombokini.com).

Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur, Lalu Bayan Purwadi. (Foto: Lombokini.com).

LOMBOKINI.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Lombok Timur terus memacu peningkatan mutu pendidikan dengan berbagai strategi. Sekdis Dikbud Lotim, Lalu Bayan Purwadi, menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan ini memerlukan kerja sama semua pihak.

Lalu Bayan menekankan, berbagai pihak harus bersinergi untuk menghadapi kondisi lapangan yang kompleks. “Kami menghadapi kondisi lapangan yang kompleks, karena itu berbagai pihak harus bersinergi,” ujarnya pada Selasa 28 Oktober 2025.

Sebagai langkah nyata, ia langsung mengoordinasikan pertemuan intensif dengan seluruh kepala bidang, kepala UPTD, dan pengawas sekolah. Pertemuan ini bertujuan mengumpulkan data yang valid dan akurat.

Baca Juga :  Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid

“Melalui koordinasi intensif ini, kami berusaha mengumpulkan data riil sebagai dasar untuk memperbaiki mutu pendidikan,” tegasnya.

Pengalamannya sebagai mantan Kepala Seksi Sekolah Dasar membantunya menganalisis akar persoalan di lapangan dengan lebih mendalam.

Ia juga menegaskan bahwa dunia pendidikan harus beradaptasi dengan perkembangan zaman dan regulasi baru yang dinamis.

“Kita harus bersikap adaptif karena permasalahan pendidikan tidak pernah stagnan,” katanya.

Baca Juga :  Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS

Di sisi lain, ia mengakui bahwa program rehabilitasi sekolah masih belum menjangkau banyak lokasi. Untuk mengatasi kendala ini, Dikbud segera memperbarui peta dan data kondisi sekolah.

Langkah ini memastikan keakuratan informasi yang menjadi dasar perencanaan ke depan. Dalam prosesnya, ia mengoptimalkan peran aktif UPTD, pengawas, dan operator sekolah.

“Oleh karena itu, kami berharap data yang kami peroleh benar-benar riil dari tingkat bawah,” pungkasnya. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Wabup Lotim Tinjau SMPN 2 Selong, Soroti Fasilitas Minim dan Komite Vakum 6 Tahun
Di Sisi Megah Pendopo, Siswa SMPN 2 Selong Terpaksa Belajar Tanpa Meja dan Buang Air ke Toilet Masjid
Empat Mahasiswa Universitas Hamzanwadi Raih Juara I PEKSIMIDA, Siap Wakili NTB ke PEKSIMINAS
80 Sekolah Penerima Bantuan Revitalisasi 2026
Menulis untuk Merapikan Pikiran, Begitu Modal Dasar Meditasi yang Baik
Miris! Kepatuhan Berkendara di Lombok Timur di Bawah 50 Persen, Polantas: Biaya Operasi Kepala Rp 200 Juta, Helm Cuma Rp 150 Ribu
Sastra Bermutu Itu Bebas dari Ruang dan Waktu yang Fana: Karya yang Menentang Zaman
DPN SPI Rekomendasikan Bung Syam Ikuti Pendidikan Lemhannas RI

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:10 WITA

Pemerintah NTB Kaji Kelayakan Proyek Super Grid EBT untuk Hubungkan Kepulauan Sunda Kecil

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:50 WITA

Kerja Sama Bali-NTB dan NTT Masuki Fase Implementasi Nyata

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Opini

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:37 WITA