Polda NTB Berhasil Ungkap Kasus Pencurian dengan Modus Unik

- Penulis Berita

Selasa, 25 Juli 2023 - 12:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Reskrimum Polda NTB, Kombes Pol. Teddy Rustiawan, S.I.K., saat mengungkap modus yang dilakukan oleh kedua tersangka. (Istimewa)

Direktur Reskrimum Polda NTB, Kombes Pol. Teddy Rustiawan, S.I.K., saat mengungkap modus yang dilakukan oleh kedua tersangka. (Istimewa)

LOMBOKINI.com – Kepolisian Daerah Nusa Tenggara Barat (Polda NTB) berhasil mengungkap kasus pencurian dengan pemberatan (curat) yang terjadi di Kabupaten Lombok Tengah. Dalam pengungkapan kasus ini, dua orang tersangka berhasil ditangkap oleh tim Jatanras dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB.

Direktur Reskrimum Polda NTB, Kombes Pol. Teddy Rustiawan, S.I.K., mengungkapkan bahwa modus yang dilakukan oleh kedua tersangka, yang diidentifikasi dengan inisial EW (28) dan FI (35), sangat unik dan mencuri perhatian.

“Tersangka inisial EW melempar kaca mobil menggunakan kelereng keramik, yang terbuat dari pecahan bahan busi,” ungkap Kombes Pol Teddy Rustiawan dalam konferensi pers yang dilakukan pada Senin (24/7/2023) di Mataram.

Setelah kaca mobil pecah, tersangka EW kemudian mengambil uang yang disimpan oleh korban di atas jok mobil, sementara tersangka FI berperan sebagai penjaga, memantau situasi sekitar dengan menunggu di atas sepeda motor.

Baca Juga :  Seratusan Aktivis Galang Dukungan Karman Calon Wali Kota Mataram

Penyelidikan lebih lanjut oleh Dirreskrimum, mengungkapkan bahwa para tersangka juga mengakui telah melakukan aksi pencurian serupa sebanyak dua kali pada tahun 2022. Pertama, pada bulan Juli 2022 di daerah Bali, mereka berhasil mendapatkan hasil curian sebesar Rp. 130 juta yang tersimpan di dalam mobil Avanza warna putih.

“Aksi kedua dilakukan pada akhir tahun 2022 di depan Toko Kue Mirasa, Kota Mataram, dan mereka berhasil mendapatkan uang sebesar kurang lebih Rp. 230 juta, yang juga disimpan di dalam mobil Avanza warna putih,” sebutnya.

Kedua tersangka akhirnya berhasil dilacak dan ditangkap di sebuah kos-kosan di wilayah Gerung, Kabupaten Lombok Barat, sekitar pukul 16.00 Wita. Namun, penangkapan tidak berjalan mulus karena para tersangka melakukan perlawanan, sehingga petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur.

Baca Juga :  Seratusan Aktivis Galang Dukungan Karman Calon Wali Kota Mataram

Atas tindakan nekat yang dilakukan oleh kedua tersangka, mereka akan dihadapkan pada tuntutan hukum sesuai dengan Pasal 363 ayat (1) ke-4 dan ke-5 KUHP tentang pencurian.

“Ancaman hukumannya adalah pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling banyak enam puluh juta rupiah,” ucapnya.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Arman A. Syarifuddin, S.I.K., juga memberikan imbauan kepada masyarakat untuk tetap waspada terhadap aksi tindak pidana pencurian, khususnya tindak pidana 3C (curat, curas, dan curanmor) yang marak terjadi di wilayah hukum Polda NTB.

“Kepolisian akan terus melakukan upaya pencegahan dan penindakan, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” katanya.

Dengan pengungkapan kasus ini, diharapkan mampu memberikan efek jera bagi para pelaku kejahatan dan masyarakat dapat berkontribusi aktif dalam menjaga keamanan wilayah setempat. (*)

Penulis : Ong

Editor : Redaksi

Berita Terkait

Seratusan Aktivis Galang Dukungan Karman Calon Wali Kota Mataram
Ratusan Jamaah Ponpes Baiturrahman Gelar Unjuk Rasa di Kejari Lotim dan PN Selong
MA Berperan Penting dalam Sengketa Pemilu dan Diskualifikasi Calon
Tersangka DPO Kasus Dermaga Labuhan Haji Ditemukan di Bandung Jabar
Cek TKP Kebakaran Rumah di Desa Sembalun Bumbung
Polres Lombok Barat Tangkap Pencuri dengan Modus Pura-pura Bantu Korban Kecelakaan
Rumah RJ Diresmikan di Sukamulia Layani Sembilan Desa
PTUN Mataram Menangkan Gugatan Warga Lingkar KIHT, Begini Respon Bupati Lombok Timur

Berita Terkait

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:37 WIB

Pemda Lombok Timur dan DP3AKB Gelar Rakor Percepatan Penurunan Stunting

Kamis, 13 Juni 2024 - 14:08 WIB

Tahun 2024, Pemda Hapus Denda Tunggakan Pajak PBB-P2

Kamis, 13 Juni 2024 - 08:12 WIB

Penyuluhan dan Pemeriksaan Calon Pengantin di Lombok Timur untuk Kurangi Stunting

Rabu, 12 Juni 2024 - 10:38 WIB

Dua OPD dengan Potensi PAD Tinggi Malah Terendah di Triwulan Kedua 2024

Selasa, 11 Juni 2024 - 21:37 WIB

Mobil APV Suzuki Matic Seruduk Pejalan Kaki dan Puluhan Motor Depan Bank BCA Cabang Pancor

Selasa, 11 Juni 2024 - 18:30 WIB

Pilkada Lombok Timur 2024, RTGB Siap Perjuangkan Haerul Warisin Jadi Bupati

Selasa, 11 Juni 2024 - 17:54 WIB

KPU Lombok Timur Mantapkan Persiapan Coklit dan e-Coklit Melalui Bimtek

Selasa, 4 Juni 2024 - 14:49 WIB

Final, PKB Rekom Pasangan Luthfi-Wahid di Pilkada Lombok Timur 2024

Berita Terbaru

Kepala Bidang PBB-P2 Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lombok Timur, Muhammad Tohri Habibi. ( foto: www.lombokini.com)

Lombok Timur

Tahun 2024, Pemda Hapus Denda Tunggakan Pajak PBB-P2

Kamis, 13 Jun 2024 - 14:08 WIB