Rembuk Stunting, Begini Pesan Bupati Lombok Timur

Rabu, 30 Agustus 2023 - 23:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lombok Timur, H.M. Sukiman Azmy.

Bupati Lombok Timur, H.M. Sukiman Azmy.

LOMBOKINI.com Tahun ke enam sejak Lombok Timur menjadi salah satu dari seratus kabupaten yang menjadi lokasi fokus percepatan penanggulangan stunting, kembali diadakan rembuk stunting.

Acara rembuk stunting ini, berlangsung pada Senin (28/8/2023) di Gedung Wanita Selong, dihadiri oleh berbagai elemen termasuk pimpinan OPD, organisasi perempuan, organisasi masyarakat swadaya, lembaga swadaya masyarakat, dan mitra pemerintah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Lombok Timur, H.M. Sukiman Azmy, membuka acara rembuk stunting konvergensi terintegrasi 2023 yang bertujuan mencapai target nasional penurunan stunting sebesar 14% pada tahun 2024.

Sebelum membuka kegiatan, Bupati mengingatkan pentingnya kolaborasi, keterpaduan data, dan program yang berkelanjutan dalam menangani stunting. Ia menekankan perlunya strategi kreatif dan diskusi untuk mencapai solusi terbaik.

Baca Juga :  KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara

“Jangan konvensional, harus berkreasi,” pesannya, “mari berdiskusi untuk menemukan solusi terbaik untuk mencapai target,”katanya.

Plt. Kantor Perwakilan BKKBN NTB, Lalu Makripudin, yang juga hadir dalam acara tersebut, memberikan apresiasi kepada Pemerintah Daerah dan masyarakat Lombok Timur atas kolaborasi dalam menangani stunting.

Ia mengingatkan tentang urgensi percepatan penanganan stunting mengingat target nasional 14% pada tahun 2024. Kendati, Data SSGI menunjukkan bahwa Lombok Timur masih memiliki angka stunting di atas 30%.

Dalam hal pendataan, Makripudin menekankan pentingnya pendampingan dari pemerintah Daerah pada pelaksanaan penelitian kesehatan dasar (Riskesdas) 2023 yang berlangsung dari Agustus hingga Oktober.

Baca Juga :  Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa

Tim Pendamping Keluarga (TPK) diharapkan dapat membantu dalam survei dan mengawasi pola serta asupan makanan anak-anak stunting yang diintervensi.

Ditekankannya pula untuk melakukan pengawasan terhadap pola serta asupan makanan anak-anak stunting yang diintervensi. Hal tersebut menurutnya dapat dilakukan oleh pendamping keluarga harapan (PKH).

Pembukaan rembuk stunting ditutup dengan penandatanganan komitmen percepatan penurunan stunting terintegrasi untuk tahun 2024.

Harapannya, komitmen ini akan meningkatkan kemajuan dalam penanggulangan stunting di Lombok Timur. ***

Berita Terkait

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Polres Lombok Timur Raih Predikat A Pelayanan Prima, Nilai Tertinggi se-NTB
Jumlah Penduduk Lombok Timur Tembus 1,47 Juta Jiwa, Pringgabaya dan Masbagik Terpadat
Ribuan Warga Lombok Timur Desak Polres Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Bupati
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Bapenda Lombok Timur Luruskan Redaksi SPPT PBB: Rumah Wajib Pajak Tidak Akan Disita
KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur
KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 17:24 WITA

Sempurnakan Program DAK 2027 dengan Mendata Penulis Lokal: Adakah Peluang Pengadaan Buku Karya Penulis Lokal?

Rabu, 1 Juli 2026 - 14:25 WITA

CERPEN Yuspianal Imtihan: Ada Kosnpirasi Di Cerita Ini 

Jumat, 19 Juni 2026 - 09:06 WITA

Viralisasi Berkelindan dengan Motif Ekonomi, Program Literasi Selalu Dilayakkan Proyek Belaka

Kamis, 18 Juni 2026 - 09:43 WITA

Penderitaan Modern di Era AI: Manusia dan Realitas Palsu, Sastra sebagai Penawarnya

Berita Terbaru

Warga memaksa penutupan dan merusak sejumlah fasilitas kafe Pantai Lungkak, Keruak, Jumat 7 Agustus 2026. (Foto: Lombokini.com)

Peristiwa

Warga Tutup Paksa dan Rusak Fasilitas Kafe di Pantai Lungkak

Jumat, 7 Agu 2026 - 19:43 WITA