Pengamat: Kebijakan Paket Sembako Berhasil Kendalikan Inflasi Lotim

Selasa, 22 April 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Grafik Perkembangan Inflasi Lotim Minggu IV Februari 2025 s/d Minggu III April 2025. (Foto: Lombokini.com/LPKP).

Grafik Perkembangan Inflasi Lotim Minggu IV Februari 2025 s/d Minggu III April 2025. (Foto: Lombokini.com/LPKP).

LOMBOKINI.com – Pengamat Kebijakan Publik Ir. Lalu Muh. Kabul, M.AP., mengklaim kebijakan sembako di Kabupaten Lombok Timur Sukses Kendalikan Inflasi.

Dia mengatakan bahwa kebijakan paket sembako yang Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin dan Wakil Bupati H. Moh. Edwin Hadiwijaya tetapkan berhasil mengendalikan inflasi di Lombok Timur (Lotim) hingga kembali rendah dan stabil.

Kabul menegaskan, tingkat inflasi yang rendah dan stabil itu sesuai dengan target Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN 2025-2029, yaitu 1,5% hingga 3,5%.

Baca Juga :  HMPS SI FT Unham Gelar Seminar Pangan Hadirkan Sekda Lotim

“Indeks Perkembangan Harga (IPH) menunjukkan, inflasi Lotim sempat turun menjadi -1,19% pada Minggu IV Februari 2025 sebelum Ramadhan. Namun, saat Ramadhan tiba, inflasi naik menjadi 3,22% di Minggu I Maret 2025 dan terus merangkak ke 3,86% di Minggu II Maret 2025. Puncaknya, inflasi mencapai 4,84% pada Minggu III Maret 2025,” jelasnya pada Kamis, 22 April 2025, di Selong.

Kabul menambahkan, pasca-Lebaran 2025, inflasi Lotim turun menjadi 4,05% di Minggu II April 2025, lalu stabil di 3,20% pada Minggu III April 2025. “Kondisi ini membuktikan kebijakan paket sembako Bupati dan Wakil Bupati Lotim efektif mengendalikan inflasi,” tegasnya.

Baca Juga :  Festival Gawe Beleq Sakra Barat Resmi Ditutup Kapolres Lombok Timur

Terpisah, Plt. Camat Keruak, Sirah, S.Sos, M.AP., melaporkan, pihaknya telah mendistribusikan 11.000 paket sembako ke 15 desa di Kecamatan Keruak pada Minggu II April 2025.

“Total ada 20.267 KK di Keruak, dan lebih dari separuh (54,28%) sudah menerima bantuan,” ujarnya.

Sirah menekankan, inflasi yang stabil turut menjaga daya beli masyarakat Keruak.***

Follow WhatsApp Channel lombokini.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan
DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar
Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan
BAZNAS Lotim Tinjau Langsung Calon Penerima MAHYANI di Gili Beleq
Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun
Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?
Mahfud Yakin Prabowo Maju Lagi dan Menang di Pilpres 2029
Pemkab Lombok Timur Petakan Kebutuhan ASN, Ribuan Tenaga Honorer Masuk Usulan

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:48 WITA

Pemkab Lombok Timur Daftarkan 4.000 Marbot dan Guru Ngaji sebagai Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Rabu, 9 September 2026 - 18:38 WITA

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 September 2026 - 14:14 WITA

Pemkab Lotim Alokasikan Tambahan APBD 2026 untuk Infrastruktur dan Kesehatan

Selasa, 8 September 2026 - 14:42 WITA

Bapenda Lotim Kejar PAD Rp 600 M, Target 100 Persen Akhir Tahun

Selasa, 8 September 2026 - 06:24 WITA

Pemerintah Saling Tuding Soal Carut-Marut Data Desil, Masyarakat Harus ke Mana?

Berita Terbaru

Anggota DPRD Lombok Timur YS Diduga Pamer Miras di Media Sosial, Perindo Beri Teguran Keras. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar)

Gaya Hidup

Perindo Tegur Keras Anggota DPRD Lotim YS Usai Story Botol Miras

Kamis, 10 Sep 2026 - 13:31 WITA

Anggota DPRD Lombok Timur dari PAN, Ir. Baidullah. (Foto: Lombokini.com)

Lombok Timur

DPRD Lotim Sesalkan Pemkab: Pungut Retribusi, Lalai Rawat Pasar

Rabu, 9 Sep 2026 - 18:38 WITA