Pemda Lotim Perketat Aturan Pendakian Rinjani Demi Keselamatan

Kamis, 17 Juli 2025 - 20:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dan Bupati Lombok Timur Haerul Warisin hadir dalam pembukaan Pelatihan Rinjani Rescue Vertical Evacuation di Sembalun, Kamis 17 Juli 2025. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal dan Bupati Lombok Timur Haerul Warisin hadir dalam pembukaan Pelatihan Rinjani Rescue Vertical Evacuation di Sembalun, Kamis 17 Juli 2025. (Foto: Lombokini.com/Tangkapan Layar).

LOMBOKINI.com Menanggapi serangkaian insiden jatuh dan tewasnya pendaki di kawasan Gunung Rinjani, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur memperketat pengawasan dan membuat regulasi ketat bagi pendaki Rinjani melalui jalur Pelawangan Sembalun.

Bupati Lombok Timur, Haerul Warisin, menegaskan komitmen Pemda Lombok Timur untuk menata dan membenahi sistem pendakian, khususnya jalur Sembalun sebagai gerbang utama menuju puncak Rinjani.

“Keselamatan pendaki Rinjani adalah prioritas utama. Kita tidak ingin lagi ada korban jiwa karena lemahnya sistem pengawasan dan manajemen jalur pendakian,” tegas Haerul Warisin kepada wartawan di Sembalun, Kamis 17 Juli 2025.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Timur Tak Merumahkan 1.748 Honorer, Gaji Tetap Berjalan

Pemda Lombok Timur bersama Pemprov NTB turun langsung ke lapangan. Mereka meninjau kondisi terkini di Sembalun dan berdialog dengan para petugas lapangan, relawan, serta komunitas pendaki. Kunjungan tersebut memfokuskan pada:

  1. Perbaikan tata kelola pendakian,
  2. Penguatan sistem registrasi dan monitoring pendaki,
  3. Penempatan tenaga kesehatan, SAR, dan petugas lapangan yang standby setiap waktu,
  4. Edukasi keselamatan bagi pendaki, terutama dari luar daerah dan luar negeri.
Baca Juga :  DPRD Lombok Timur Inisiasi Perda Pariwisata untuk Tata Kelola dan Dongkrak PAD

Bupati Haerul Warisin juga menginstruksikan seluruh stakeholder pendakian Dinas Pariwisata, BPBD, Dikes, dan pengelola TNGR untuk bersinergi membangun sistem terintegrasi berbasis keselamatan.

“Gunung Rinjani adalah anugerah, tapi juga tanggung jawab. Kita harus menjaganya dengan serius dan profesional. Tidak ada lagi toleransi terhadap sistem yang longgar,” tegasnya.

Dengan langkah ini, Pemerintah berharap tidak ada lagi kejadian tragis yang menimpa pendaki. Mereka bertekad menjadikan Rinjani destinasi aman, tertib, dan bermartabat. ***

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Polda NTB Periksa Kesehatan Ratusan Santri dan Warga di Dua Ponpes Lombok Timur
BKKBN Gelar Wisuda ‘S2’ untuk 140 Lansia di Lombok Timur
Puting Beliung di Kuangwai Lombok Timur Rusak 74 Rumah dan Lukai Lima Warga
Pemkab Lombok Timur Tak Merumahkan 1.748 Honorer, Gaji Tetap Berjalan
BPBD Lakukan Asesmen Darurat dan Bantu Korban Luka Pasca Puting Beliung Terjang Kuangwai
Puting Beliung Hancurkan Rumah di Lombok Timur, Warga Mengungsi
ASDP Kayangan Ajukan Tambah Kapal Baru untuk Tingkatkan Layanan
Pemkab Lombok Timur Fokus Kembangkan Kawasan Ekas sebagai Pusat Ekonomi Minapolitan

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 14:41 WITA

Polda NTB Periksa Kesehatan Ratusan Santri dan Warga di Dua Ponpes Lombok Timur

Senin, 12 Januari 2026 - 19:38 WITA

BKKBN Gelar Wisuda ‘S2’ untuk 140 Lansia di Lombok Timur

Senin, 12 Januari 2026 - 17:15 WITA

Puting Beliung di Kuangwai Lombok Timur Rusak 74 Rumah dan Lukai Lima Warga

Senin, 12 Januari 2026 - 06:51 WITA

Pemkab Lombok Timur Tak Merumahkan 1.748 Honorer, Gaji Tetap Berjalan

Minggu, 11 Januari 2026 - 17:33 WITA

Puting Beliung Hancurkan Rumah di Lombok Timur, Warga Mengungsi

Minggu, 11 Januari 2026 - 14:57 WITA

ASDP Kayangan Ajukan Tambah Kapal Baru untuk Tingkatkan Layanan

Minggu, 11 Januari 2026 - 12:56 WITA

Pemkab Lombok Timur Fokus Kembangkan Kawasan Ekas sebagai Pusat Ekonomi Minapolitan

Sabtu, 10 Januari 2026 - 10:23 WITA

PT GNE Dihidupkan Kembali, LSM Garuda Desak Audit dan Ganti Manajemen

Berita Terbaru

BKKBN Gelar Wisuda 'S2' untuk 140 Lansia di Pendopo Bupati Lombok Timur, Senin 12 Januari 2026. (Foto: Lombokini.com).

Berita

BKKBN Gelar Wisuda ‘S2’ untuk 140 Lansia di Lombok Timur

Senin, 12 Jan 2026 - 19:38 WITA

Bupati Lombok Timur Haerul Warisin berfoto bersama para PPPK Paruh Waktu usai menyerahkan SK mereka, Rabu 31 Desember 2025. (Foto: Lombokini.com).

Lombok Timur

Pemkab Lombok Timur Tak Merumahkan 1.748 Honorer, Gaji Tetap Berjalan

Senin, 12 Jan 2026 - 06:51 WITA