Pemda Ingkari Janji Perbaikan, Warga Kalijaga Timur Kembali Blokir Jalan

Senin, 17 Agustus 2026 - 00:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Kalijaga Timur memblokir jalan lintasan truk galian C menggunakan batang kelapa, Ahad 16 Agustus 2026. Aksi ini mereka lakukan untuk mendesak perbaikan jalan rusak di wilayah tersebut. [Foto: Lombokini.com]

Warga Kalijaga Timur memblokir jalan lintasan truk galian C menggunakan batang kelapa, Ahad 16 Agustus 2026. Aksi ini mereka lakukan untuk mendesak perbaikan jalan rusak di wilayah tersebut. [Foto: Lombokini.com]

LOMBOKINI.com – Ratusan warga Desa Kalijaga Timur, Kecamatan Aikmel, Kabupaten Lombok Timur, kembali memblokir ruas jalan penghubung Korleko-Bagik Nyaka Santri, Ahad 16 Agustus 2026. Mereka menuntut kepastian perbaikan infrastruktur jalan yang hingga kini tak kunjung jelas waktu pengerjaannya.

Kondisi jalan yang semakin memprihatinkan memicu aksi spontan tersebut. Warga menilai pemerintah daerah mengingkari janjinya. Mereka pun memblokir jalan sepanjang 2,5 kilometer menggunakan potongan batang pohon kelapa.

Selain persoalan jalan, warga menyoroti aktivitas truk dam pengangkut pasir dan hasil tambang galian C yang melintas di wilayah tersebut.

Baca Juga :  Ribuan Warga Lombok Timur Desak Polres Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Bupati

Warga menyebut kendaraan bertonase besar itu masih beroperasi tanpa menaati aturan yang telah mereka tetapkan.

Keresahan warga memuncak setelah salah satu truk pengangkut pasir galian C menabrak palang gapura desa. Kejadian itu menambah kekhawatiran warga terhadap keselamatan dan kerusakan fasilitas umum akibat aktivitas kendaraan berat.

Ketua Karang Taruna setempat, Nizomul Asfari, menegaskan aksi blokade tersebut murni inisiatif warga tanpa intervensi pihak mana pun.

Ia menyayangkan sikap pemerintah daerah yang dinilai abai terhadap usulan perbaikan dari pemerintah desa.

Baca Juga :  TGB Tegaskan Pemerintah Harus Jadi Fasilitator, Bukan Pesaing Rakyat

“Kata Pak Kades, sudah sering diusulkan. Bahkan di pemerintahan Iron-Edwin ini saja sudah ada 5 kali pak kades dijadwalkan oleh pak bupati tapi tidak terealisasi hingga saat ini. Dijanji-janji terus, kami muak,” ujarnya.

“Ini menunjukkan ketidakseriusan pemerintah daerah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, mereka mengingkari janjinya,” tegasnya.

Kepala Desa Kalijaga Timur, Hiswaton, membenarkan aksi warganya. Saat pemblokiran berlangsung, ia mengaku tidak berada di lokasi.

“Tadi saya ada kegiatan di luar. Saya ditelepon akan ada pemblokiran jalan, terus saya langsung pulang,” pungkasnya. ***

Penulis : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Resmi Diakuisisi Dua Putra Daerah, Ekas Breaks Berganti Nama Jadi Windy Ekas Breaks Resort & Villa
Polres Lombok Timur Raih Predikat A Pelayanan Prima, Nilai Tertinggi se-NTB
Jumlah Penduduk Lombok Timur Tembus 1,47 Juta Jiwa, Pringgabaya dan Masbagik Terpadat
Ribuan Warga Lombok Timur Desak Polres Tangkap Pelaku Ujaran Kebencian terhadap Bupati
BPBD NTB dan Lombok Timur Uji Ketangguhan Desa dengan SIK SIAGA
Bapenda Lombok Timur Luruskan Redaksi SPPT PBB: Rumah Wajib Pajak Tidak Akan Disita
KPK Pantau Implementasi Desa Antikorupsi di Lombok Timur
KPK Geledah Rumah Kontraktor di Lombok Timur Terkait OTT Bupati Lombok Barat, Pemilik Rumah Buka Suara

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 21:15 WITA

Update Gempa NTT: 47 Orang Meninggal dan 346 Rumah Rusak, BNPB Kirim 50 Ribu Paket Bantuan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 19:06 WITA

Korban Meninggal Gempa NTT Bertambah Jadi 38 Jiwa, 2.000 Warga Mengungsi

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:10 WITA

Pemerintah NTB Kaji Kelayakan Proyek Super Grid EBT untuk Hubungkan Kepulauan Sunda Kecil

Rabu, 28 Januari 2026 - 21:50 WITA

Kerja Sama Bali-NTB dan NTT Masuki Fase Implementasi Nyata

Berita Terbaru

Foto: Istimewa

Opini

Ate Bakat: Konseptualisasi Estetika Sasak

Sabtu, 15 Agu 2026 - 23:37 WITA