Pasca Lebaran, SITM Resmikan Komunitas Antikorupsi untuk Perkuat Pencegahan KKN di NTB

Rabu, 26 Maret 2025 - 23:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pimpinan SITM, Syamsuddin (Bung Syam). (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

Pimpinan SITM, Syamsuddin (Bung Syam). (Foto: Lombokini.com/Dok. Pribadi).

LOMBOKINI.com Sasak Integrity & Transparency Movement (SITM) semakin gencar memperkuat gerakan antikorupsi di Nusa Tenggara Barat (NTB). Pimpinan SITM, Syamsuddin (Bung Syam), segera meluncurkan komunitas antikorupsi usai Lebaran bulan depan.

SITM akan menggelar peluncuran komunitas tersebut di sebuah hotel berbintang di Mataram. Acara ini menunggu terbitnya Surat Keputusan (SK) Kementerian Hukum terkait legalitas perkumpulan itu.

Bung Syam menegaskan bahwa gerakan ini selaras dengan visi Indonesia Emas yang digaungkan Presiden Prabowo Subianto.

“Kami ingin menumbuhkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya integritas dan penolakan terhadap KKN. Ini sejalan dengan visi Indonesia Emas yang mengedepankan pemerintahan bersih,” tegasnya dalam keterangan tertulis, pada Rabu 26 Maret 2025.

Baca Juga :  Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan

Sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional (DPN) SITM, Bung Syam menekankan bahwa gerakan ini bukan sekadar wacana. SITM segera menjalankan berbagai program pendidikan antikorupsi sebagai langkah pencegahan.

Program tersebut akan melibatkan pakar pemberantasan korupsi serta tokoh-tokoh peduli masa depan bangsa.

Tak hanya itu, SITM juga akan berkolaborasi dengan sejumlah lembaga, seperti Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK),Indonesia Corruption Watch (ICW), Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI), Kejaksaan, Kepolisian, serta organisasi masyarakat NTB yang konsen pada pemberantasan korupsi.

“Kita harus bersinergi. Pemberantasan korupsi tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak,” tegas mantan Gubernur Lira NTB itu.

Baca Juga :  KPK OTT Bupati Lombok Barat dan Amankan 18 Orang

Bung Syam juga mengingatkan masyarakat agar tidak terjerumus praktik korupsi, mengingat dampaknya yang sangat merusak.

“Jaga keluarga kita dengan menjauhi korupsi. Jangan sampai terlibat kejahatan luar biasa yang merugikan negara dan bernilai dosa besar,” pesannya.

Dengan kehadiran SITM, Bung Syam yakin semangat integritas dan transparansi akan semakin menguat di masyarakat.

“Kami ingin menciptakan budaya antikorupsi yang mengakar. Ini bukan gerakan sesaat, tapi perjuangan jangka panjang,” tegasnya.

Selain memimpin SITM, Bung Syam juga menjabat sebagai Ketua Sahabat Polisi Indonesia (SPI) Provinsi NTB.***

Penulis : Ruby Rabbani

Editor : Najamudin Anaji

Berita Terkait

Koresponden tvOne Datangi Ponpes Al-Ishlahuddiny dan Sampaikan Maaf atas Polemik Pemberitaan
Gubernur NTB Dukung Penuh Pelaksanaan UKW SMSI 28-29 Juli
Kapolda NTB Kunjungi Kajati, Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Kapolda NTB Rotasi 8 Pejabat Utama dan 4 Kapolres Tindak Lanuti Telegram Kapolri
Presiden Prabowo Tegaskan Komitmen Berantas Korupsi dan Tutup Kebocoran Anggaran
Besok, Presiden Prabowo Kunjungan Kerja Perdana ke NTB
Cetak Wirausaha Muda Mandiri, PW Pemuda NW dan BAZNAS NTB Gelar Pelatihan Manajemen Bisnis
Kejati NTB Periksa Mantan Sekda Lalu Gita atas Dugaan Korupsi Motocross 2023

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:28 WITA

Londo Ireng dan Malu Menjadi Indonesia  (terbuka untuk Prabowo Subianto)

Minggu, 19 Juli 2026 - 18:13 WITA

Iqbal-Dinda: Mengentaskan Kemiskinan Ekstrem di NTB      

Minggu, 19 Juli 2026 - 10:53 WITA

Dinas Kebudayaan NTB Tak Mampu Mengurus Kebudayaan

Rabu, 8 Juli 2026 - 14:44 WITA

Bangkitnya Kelas Menengah: Kurva Gajah   

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:11 WITA

Mendedah Era Reformasi: Sebuah Refleksi   

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:12 WITA

Krismon 1997-1998 Bakal Terulang Kembali? 

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:48 WITA

ESAI Khaerul Majdi: Oase Sejarah’ dan Tahun-Tahun yang Sial: Melihat HIMMAH NWDI dari Timur

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:33 WITA

Esai Yuspianal Imtihan: Menilik Sikap Seniman di Era Artificial Intelligence 

Berita Terbaru